TMCBLOG.com – Bro sekalian, kabar hangat dan cukup menyedot perhatian dari pasar transfer pembalap MotoGP terus mengalir. Kali ini datang dari Fabio Quartararo. Setelah dipastikan bakal berpisah dengan Yamaha dan berseragam Repsol Honda untuk musim mendatang, Juara Dunia MotoGP 2021 ini mulai blak-blakan membuka suara mengenai alasan psikologis maupun teknis di balik keputusan besarnya melompat ke pabrikan sayap mengepak.
Salah satu poin paling menarik dari wawancara terbaru Quartararo adalah alasannya memilih Honda ketimbang opsi lain seperti Ducati yang saat ini memegang status sebagai motor paling dominan di grid. Pembalap asal Prancis tersebut mengungkapkan bahwa keyakinannya justru berlabuh pada investasi masif dan komitmen agresif yang sedang digelontorkan Honda Racing Corporation (HRC) dalam menghadapi transisi regulasi besar-besaran, termasuk menyongsong era regulasi mesin 850 cc dan regulasi aerodinamika baru serta penggunaan ban Pirelli.
Quartararo menegaskan bahwa Honda bukan sekadar nama besar yang sedang tertidur, melainkan pabrikan yang sadar betul akan kekurangannya setelah ditinggal Marc Marquez. Menurut Fabio, HRC telah melakukan evaluasi mendalam selama dua tahun terakhir dan berinvestasi habis-habisan secara struktur maupun finansial. Faktor inilah yang membuatnya percaya bahwa Honda sanggup menciptakan “kejutan” besar ketika peta kekuatan grid dirombak lewat perubahan regulasi teknis.
Dari sudut pandang teknis, keputusan Fabio ini cukup logis. Ketika sebuah pabrikan raksasa seperti Honda mengalihkan fokus dan sumber daya pengembangannya secara total ke proyek regulasi baru, potensi lonjakan performa (quantum leap) sangat mungkin terjadi. Era baru 850 cc bukan sekadar pemangkasan kapasitas mesin, melainkan reset menyeluruh pada kalkulasi balance sasis, penyaluran tenaga (power delivery), hingga konsumsi bahan bakar dan integrasi paket aerodinamika yang dipangkas.
Di sisi lain, Quartararo juga tidak memungkiri adanya pergolakan emosional usai delapan tahun kebersamaannya bersama Yamaha. Ia mengaku kerap memikirkan momen tes pertamanya bersama Honda di Valencia nanti. Rasa cemas dan antusias berbaur menjadi satu, namun ia menyikapi kepindahannya dengan realistis bahwa proses adaptasi tidak akan berlangsung secara instan dalam semalam.
Menarik untuk dicermati bagaimana HRC akan meracik pengembangan RC213V maupun prototype 850 cc mendatang dengan masukan dari pembalap berseri smooth namun agresif seperti Quartararo. Apakah pertaruhan Fabio pada proyek jangka panjang Honda ini akan membuahkan hasil manis di era baru kelak? Silakan bagikan pendapat sobat di kolom komentar.
Taufik of BuitenZorg | @tmclog




Repsol wak? Apakah ini bocoran halus Repsol balik ke HRC tahun 2027 nanti?
Kejutan opo
Yang ada terkejut kowe le
halah, bilang aja duite
Kejutannya kok sama aja ama m1 yak 🤣
In this economy. Mau motor juara juga mau gaji gede mimpi. Marc aja rela ga digaji demi dapet motor juara (waktu pindah ke gresini)