Tmcblog.com – Insiden Clash Veda Ega Pratama dan Munoz di Race Moto3 Austria yang membuahkan Penalti LLP buat Veda ternyata berlanjut, paling tidak di ranah Pembicaraan media sosial. Steward menyatakan Veda sebagai menyebabkan Munoz Crash, namun jika kita lihat ke Video Tayangan Ulang, Veda tidak melakukan Kontak apapun ke Munoz. Overtakenya menurut tmcblog sendiri cenderung Clean. . . Veda sendiri menyatakan Bahwa Ia tidak agresif dalam melakukan Overtake ke Munoz
“Ya Alhamdulillah saya bisa finish di zona poin lagi di posisi 13 dan ya jalannya balapan saya hanya mencoba untuk start bagus dan mencoba untuk improve di setiap lap nya dan ya akhirnya saya saya bisa fight sempat posisi empat dan ya jalannya balapan selama balapan saya memang normal
” dalam balapan ada kontaknya rider lain dan saya harus dikenakan long lap di tiga lap terakhir dan Dan ya, tapi saya tidak merasa terlalu agresif overtake rider lain dan saya hanya normal overtake. Cuman ya, saya hanya melakukan apa yang dikasih jadi long lap.
” Di lap ketiga saya mencoba untuk melakukan long lap. tapi saya gagal karena saya menginjak track limit dan akhirnya di last lap saya mencoba lagi dan ya senang bisa kembali fight di group dan saya juga punya feeling bagus di motor selama balapan dan juga saya rasa saya improve gimana saya riding dengan motor dan ya balapan selanjutnya akan di Asia Motegi dan pastinya saya sudah ada pengalaman di sana
” saya akan mencoba untuk tetap stay dan ya saya akan melakukan yang terbaik untuk di Motegi terima kasih “
Pratama has send Munoz for a hotdog 😮#MotoGP | #AustrianGP | Live on TNT Sports and HBO Max pic.twitter.com/htlaGbC4DI
— TNT Sports Bikes (@bikesontnt) September 20, 2026
Sampai Saat ini tmcblog masih menganggap bahwa Overtake Yang dilakukan Veda tergolong Clean. Veda Masuk dari Dalam, dan Munoz yang Pacenya sudah drop memang terlihat mencoba balik kembali ke racing Line setelah melebar di tikungan. Munoz lalu menemukan Veda sudah berada di racing Linenya dan Mau nggak Mau ia menggagalkan Manuvernya yang berujung ia harus masuk Gravel Trap dan Jatuh karena Space Gravel di tempat tersebut tidaklah Luas . . Kalau menurutmu Gimana sob ?
taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Kalo saya lihat mmg vega agak sedikit berbahaya krn mengambil racing line sempit di tikungan. Mudahan kedepan vega semakin matang
Ngawur km ,balap moto3 memang agresif dan line sempit sudah wajar ketika balapan, asalkan tidak sampai senggolan kasar,sampai crash, itu veda masih clean,munoz nya sj yg bodo,dikira kelas Moto2 dan motogp
joosss..setuju
di motobiji dah biasa aksi kyk gini, bedanya di reaksi pembalapnya, si munoz ini telat sadar veda masuk,
sebenarnya munoz bisa menghindari veda kalo dia mau narik tuas rem lebih awal,tapi malah adu mekanik late braking 😂
Asia dianggap kelas dua.. Ingat ketika ai ogura di moto2… Ia jarang disebut, pdhl sering memimpin didepan..mulai sering disebut ketika point dia sudah kuat
jatuhnya Munoz kayak orang ngantuk, mending tidur aja gak usah balapan… drama beut…
Dilarang agresif selain spanish
Betul sih,jadi khawatir jangan2 rasis di MotoGP memang ada, dilarang agresif selain Spanish,ketika Spanish agresif dianggap hebat,keren, sementara asia dianggap kelas 2 dan ketika agresif dianggap membahayakan rider lain dilintasan ,dan pantas dikasih LLP walaupun tidak ada senggolan
normal ah, siapa suruh lemot ditikungan ada celah, veda bisa masuk kecuali veda lebar juga berarti bener dia maksa. kalau gini tiap kali disalip mending pura2 kedorong ke gravel biar yang nyalip dapet LLP
ayo kita bully simon crafar