Bro sekalian, Menarik menelisik petanyaan bro Arif Rahman alias bro B Jomblo Ati saat Buka Puasa bersama Honda akhir pekan lalu. pada Intinya bro BJA menanyakan kenapa Honda Tiger yang notabenenya berada di segmen yang lebih premiunm dari pada Honda new megapro tidak memiliki fitur sedemikian ‘wah’ seperti yang dibenamkan ke Honda new megapro. Honda menjawab dengan cukup apik dan diplomatis yang pada intinya mengacu pada kandungan Lokal Honda Tiger yang masih sekitar 60% bila dibandingkan dengan NMP yang sudah mencapai angka 90-an % . . . Tapi bukan itu menurut saya . . .

Jawaban nya adalah mengacu pada Pasar. Besar dari segmen pasarlah yang menjadi variabel terbesar keputusan pembenaman fitur wah tersebut. Kita ketahui di kubu Honda siapa dulu yang diberi fitur injeksi, Motor cub atau Motor laki/sport? Siapa dulu yang diberi fitur rem belakang cakram . .. Motor cub atau Motor sport?. Itu Udah lintas segmen . . . nah kalo masih di dalam segmen itu sendiri Gimana? Jawabannya sebenarnya sudah ditampilkan Honda dalam slidenya saat penjelasan market positioning NMP kepada Bloggers. Honda menegaskan latar belakang perilisan NMP adalah salah satunya karena dikategori MID-END sport sangat ketat dan Pangsa pasar Honda cenderung menurun . . . nah coba garis bawahi kata-kata mid end sport yang mengacu motor sport ber cc di bawah 200 cc, cmiiw

🙄 nih grafik pergerakannya bro

dari data-data dan Grafik di atas dapat kita ketahui bahwa pergerakan pasar sport itu relatif stabil per-segmenya dimana segmen Kategori MiD END sport atau segmen sport dibawah 200 cc menguasai antara 80-90% pangsa pasar segmen sport . . . Oleh Karena itulah Honda dan Yamaha terlihat sangat getol mati-matian membela segmen ini dengan beragam strategi yang mereka berdua gelontorkan. Karena mereka lihat kategori sport secara keseluruhan trendnya tetap dari tahun-ke tahun (atau boleh dibilang kecil, cuma terus eksis)  Nah salah satu ikhtiar untuk bisa kompetitif di segmen Mid-End sport yaaa . . . dibenamkalah fitur-fitur yang bisa jadi nggak ada di segmen Hi-end Sport seprti spedo digital, dan Injeksi . . .silahkan share pendapat bro semua . . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

1 COMMENT

  1. kalo fitur wah ada di motor up 200cc,, ntar byk yg make, trus pada kebut2an dah… dan itu gk sesuai dengan karakter indo yg jalan dah penuh, sempit, byk lobang. hehehe…

    Guest
  2. wah…
    penjelasan yang bagus Bro..
    Btw apakah varian tiger terbaru pun akan ditambahkan fitur2 yang lebih eksklusif untuk mendongkrak kualitas penjualan..
    Jujur sih lebih tertarik dengan motor tger di banding NMP..

    Guest
  3. betul….!
    karena waktu H mengeluarkan tiger,dari pihak lawan blom ada motor yang ber-cc sama atow seimbang!!jadi ya`biasa aja!
    dan untuk motor dikelas 200cc kebawah,mau ga mau H harus berjibaku melawan kompetitor dengan seabreg fitur wah….!
    kita tau,Y punya vixi dengan keunggulan teknologinya!….(heuheuheu….bener ga ya,aku ngetik!?)

    Guest
  4. Soalnya bisa dijangkau semua kalangan, Klo buat kalangan bawah, walaupun agak berat tpi masih bisa karena kepincut sama fitur n performanya. Bt kalangan menengah emang pasnya itu. Bt kalangan atas, mungkin dia kepincut sama kepraktisannya….

    Guest
  5. Wah sales Honda belum ada yang dateng ke kantor nih, jadi ketauan siapa yang profesional – siapa yang bener-bener fans Blog… maklum belum ada kemenyan buat NMP nih

    Guest
  6. Jadi…biarpun pangsa pasarnya kecil, tapi pasar sport mid-end ini yg punya ceruk pasar paling besar dikelas motor sport…. jadi reasonable juga berarti langkah H n Y btelor motor yg full fitur…

    Guest
  7. cie..cie…kang maskur ngeksis abiz nih (keturutan ketemu juragan warung), lha yang nanya2 tema artikel ini potonya kok malah ga ada? :mrgreen:

    Guest
  8. atau dengan kata lain selama pasar motor sport sgitu2 aja…. jangan harap bakalan ada motor ber-cc besar & hi tech masuk Indonesia. Karena jualan yg cc kecil2 lebih untung dibanding yg cc gedhe… trus disinyalir dari warung sebelah, karena NMP dah pake 95% parts lokal maka H bisa ngambil profit margin yg lebih besar dibanding Y…
    emang klo Jepun itu pinter2 jualannya…. xixixixi

    Guest
  9. atau dengan kata lain selama pasar motor sport sgitu2 aja…. jangan harap bakalan ada motor ber-cc besar & hi tech masuk Indonesia. Karena jualan yg cc kecil2 lebih untung dibanding yg cc gedhe… trus disinyalir dari warung sebelah, karena NMP dah pake 95% parts lokal maka AHM bisa ngambil profit margin yg lebih besar dibanding YMKI…
    emang klo Jepun itu pinter2 jualannya…. xixixixi

    Guest
  10. Mungkin Yamaha ngikutin Honda juga ya soal Scorpio Z, jadi apdetnya juga palingan cuma baju aja, kayak spaysot yang dah beredar,,,,

    Jadi gak terlalu berharap lebih buat New Scorpio Z ( kalo ada ) , sementara puas2in pake Scorpio Z 2008 aja deh.

    Guest
  11. Segmen ini memang nantinya jadi
    tulang punggung Honda di Mid-End
    Sport….
    Apalagi mesin ini sudah dibekali dengan
    mesin baru XRP Engine (X-tra Responsive
    Performance Engine) 150cc, 4 tak SOHC,
    5 percepatan yang bertenaga untuk ber
    kendara di perkotaan, hemat bahan bakar
    dan ramakh lingkungan.
    Juga menggunkan Low friction Parts seperti
    Piston bertekstur (Rough Surface Piston)
    Juga Roller Rocker Arm & Crankshaft Bearing
    yang berfungsi mengurangi gesekan sehingga
    membuat mesin menjadi lebih efisien dan
    menghemat bahan bakar.
    Selain itu juga dibekali CECS (Crankcase
    EmissionControl System) yangmengatur gas
    buang dari crankcase sehingga mencegah
    pelepasan emisi ke udara serta SASS (Secondary
    Air Supply System) Euro 2 yang memberikan
    suplay udara bersih (O2) yang mengurangi emisi
    dengan membakar gas-gas sisa pemkaran di
    exhaustnya.
    Mesin baru NMP juga dilengkapi dengan Throttle
    Position Sensor + CDI with Idnition Mapping yang
    dpt meningkatkan ketepatan respon mesin
    terhadap putaran throttle dan membuat
    pembakaran lebih sempurna. Sehingga tenaga dan
    konsumsi bahan bakarnya akan lebih optimal,
    terutama untuk kondisi stop and go.

    Saya kutip dari yang saya baca….
    🙂
    Hmmm…kayaknya teknologinya lebih sip nih

    Guest

  12. @cak poer
    iy anih ketem kah topik
    yang nanya tentang tiger, lha itu foto paling atas kan kang Arif Rahman alias bro Jomblo Ati (yang foto wanita disebelah kanan jauh kang JA itu istrinya)

    Guest
  13. Jadi ingat tahun 90-an. Saat itu Honda sudah ada GL-Pro dan Tiger, diatas sedikit ada NSR, Kawasaki punya Ninja, dan Yamaha punya RX Family dan RZR, diatasnya ada TZM. dan Suzuki punya RGR.
    Perbandingan antara kelas ini dengan kelas Bebek tidak sejauh saat ini saya rasa. karena masih mindset “Motor Laki” dan Motor Bebek. IMHO

    Ada yang mau menambahkan di tahun 90-an? atau bahkan 80-an itung-itung nostalgia.

    Guest
  14. sebelum buka lapak, intermezo dikit lah.. penjajakan.. iseng2 pengenalan fitur dulu.. (seperti demo yang diutarakan maz bozz dani diatas)

    hahaha :mrgreen:

    *sales detected

    Guest
  15. biar ga oot

    Kenapa Segmen Mid-End Sport jadi perhatian Utama?

    karna segmen ini cukup lumayan dijadikan ladang / ceruk pengeruk uang (selain ladang bebek + skutik2 tengil) :mrgreen:

    Guest
  16. Jadi inget sama nexian…hebat sekarang…main di kelas ratusan ribu…1 thn terakhir pesat sekali perkembangannya…jadi inget juga sama nokia…di smartphone udah dihajar iphone dan bb…untung ada kelas low end dan mid end..

    Guest
  17. pagi2 udah berbaris rapih. terlempar baris belakang, pasar mid end memang menggiurkan karena memang harga gak terpaut jauh dengan bebek premium, jadinya ya konsumen yang mau tranformasi dari bebek ke motor laki ya pasti milih ke segmen ini lebih banyak, harga 11-12 tapi dapat hadiah jadi lebih ganteng keliatannya. motornya maksudnya

    xixixix

    Guest
  18. semoga yg didapat konsumen lebih baik lg kedepanx, ditunggu ya para motor dohcx hahahae…..(diberi hati,maux jantung)

    Guest
  19. di kasih bebek minta matic, di kasih matic minta motor sport, di kasih motor sport malah pengennya naek sepeda onthel lagi..dasar manusia gak pernah puas..kabur ah hihiiihi

    Guest
  20. kayaknya mid end paling laris di sektor sport, krn konsumen yg beli mtr sport menginginkan sesuatu yg lebih dr motor bebek dan rela mengeluarkan uang sedikit lebih, shg kls low endnya gak begitu laku spt thunder & plsr125….
    klo utk yg high end, IMHO kayaknya sebentar lg juga diupgrade kok mas spt scorpio & tiger facelift dgn fitur yg lebih dr skarang, cuman krn pagsa psr nya lebih kecil, jd tidak mendesak utk dikeluarkan spt mid end…. CMIIW 😆

    Guest
  21. Hmmmm…
    Memang betul,, semua itu strategi marketing dah tergantung kemauan masyarakat,, lho wong buktinya, masih banyak yg beranggapan lebih baik pake carburator dibanding injeksi, soalnya katanya lebih mudah dibersihkan – sendiri pun bisa, dan memang demikian, karena pembersihan injeksi itu agak sulit dan biayanya lumayan,, pihak yamaha pun baru menetapkan “standar operasi prosedur” untuk pembersihan sistem injeksi vixion baru beberapa bulan yang lalu koq..
    yaaaa Let’s the Time Answer lah 😀

    Guest
  22. New MegaPro,

    Motor Lelaki Sejati & Pemberani,

    Ini Pilihan Motor Saya,

    Makasih Honda mengerti keinginan Saya

    One HEART

    Guest
  23. @bro tofik.(BROTO) HEHE..
    ngemeng2 simarun udah selesei di modif blom?
    brp hri yang lalu ane liat vixi lagi di pom bensin warnanya merah marun udah pake fairing swing arm banana(kayaknya sih punya aprilia rs125),plus box givi samping kiri – kanan dan atas.
    di pom bensin jalan kh.sholeh iskandar sebelum pertigaan yasmin,Bogor.
    jangan2 itu punyanya BROTO y..?!
    hayo ngaku..!!

    Guest
  24. …semua sudah clear…
    …semua sudah jelas kelebihan dua streetfighter ini…..

    …tinggal kembali ke kantong masing2…..
    …apakah THR masih ada…..?…
    …apakah ini moment tepat…?…

    ….masih sabar menunggu 4 gacoan AHM ampe tahun 2011…..

    cekidot…..

    1. PCX,
    2. Scoopy,
    3. Revo Techno..
    4. NMP
    5………
    6……..
    7………
    8……….
    ,

    ….welcome CBR125/150………….?
    …..welcome CB300R……………….?

    …welcome to the jungle………? 🙂

    Guest
  25. kemarin itu yang nanya duluan tentang tiger siapa yah? saya lupa… 😛

    nambahin ah…
    pertanyaan #2 : tentang kualitas tangki bengsin
    jawab (Pak Nyoman) : tangki bensin telah mengalami perbaikan kualitas welding dan perbaikan material. kalo masih ada masalah silakan telp Customer Service Honda 500989, akan ditangani langsung.

    Guest
  26. kebalikan dari mobil nie, yg kelas premium biasanya malah fitur2nya berjibun, tp mgkn karena disini yg kelas atasnya belon pada update kali, klo di kawasaki, ninja 250R kan jelas fitur2nya berlebih dibanding yg 150RR/150R, kalo gak di-update2 si mending kaga usah jualan yg sebangsa tiger/scorpio kali ya

    Guest
  27. @ mas taufik

    Menurut inyong….
    Masa iya H tigor yg udah berkiprah sejak tahun 96an (cmiiw) kandungan lokalnya cm 60% sedangkan NMP yg baru mak petungul udah 90% lebih…. Hmmmm kurun waktu yg panjang masak tidak membuat H berpikir meningkatkan kandungan lokal untuk meningkatken laba. Inyong agak ragu tuh sama alesan harga tigor yg punya fitur kalah mewah disbanding NMP tp dijual jauh lebih tinggi dr NMP cm gara2 kandungan lokal 60%. 😀

    Tigor hampir menyentuh angka 25jt adalah karena selama itu dia sm sekali tdk ada lawan sebanding. Pabrikan lain sama sekali tidak ada perlawanan berarti dikelas sport, sampai Y meluncurkan vixy 10 tahun kemudian menjadi giant killer. meski memang tidak sekelas secara cc tp secara performa bisa dikatakan merajai dikelas motor sport 4tak dan menjadi pilihan paling value di kelas motor sport. Ada juga sih S menluncurkan thunder 250 cm karena image S yg dikatakan layanan purna jual dan sss tidak sebaik kompetitornya ditambah promosi yg tidak gencar jadi gagal bersaing di pasaran. 😀

    Pada akhirnya harga tigor terus meroket karena tingginya permintaan pasar karena sampai era vixy tak ada lawan berarti. Jd alasan kandungan lokal 60% karena itu fitur lebih seadanya di banding NMP yg lebih wah…. Masak sih??? :mrgreen

    Guest
  28. jd intinya lebih karena H terpaksa harus competitive…. kalau harga megy lawas dan tigor adalah wajar lebih masuk akal harga minimal NMP sejajar dg megy lawas. karena secara performa dan fitur NMP lebih baik dr megy lawas. 😀

    tp ternyata NMP bisa seting di bawah megy lawas. jd kalau kesimpulannya harga tigor dan megy lawas over price (bukan masalah kandungan lokal) lebih masuk logika dah. meski menurut inyong kalau overpricepun bukan masalah mengingat tinggi permintaan pasar dan itu wajar (bila tidak ada kompetitor yg berarti) dg tujuan meningkatkan laba. 😀

    Makanya sebaiknya jangan deh hujat2an produk kompetitor buat fbH atau fbY toh harusnya kita seneng bila terjadi kempetisi produk antar pabrikan. pada akhirnya sewaktu kalian punya duit dan perlu mongtor baru, mongtor yg kalian beli itu punya kualitas yg competitive. :mrgreen:

    Guest
  29. @Kanjeng Raden Mas Juragan Wiro Dani Lemoz Ramadian Poerwoko Ing ngarso sung tulodo Ing madyo mangun karso Tut wuri handayani gemah ripah loh jinawi mangku rondho limo….

    aaaah cm logika berfikir kok. inyong juga ngerti masak pembesar H terang2an ngomong over price khan ga etis.

    inyong gak niat jelek2in kok gak usah sensi laaaagh itu khan cm pendapat menurut inyong alias imho…. tp kalo logikanya terlalu kuat dan masuk akal ya mohon dipersorry….. :mrgreen:

    Guest
  30. Ternyata hasil survei yamaha itu, 98% gak suka motor ngebut…hemm…berarti bakalan keluar iklan deddy mizwar lagi nih…isinya kira-kira: jangan ngebut-ngebutan..bahaya! Jalan pelan-pelan aja..kalo ngebut bisa jatoh, bisa nabrak, kasihan keluarga yg nunggu di rumah…makanya…pake bison..cocok untuk jalan-jalan santai…kalo nggak santai, mana keliatan motornya…byson, menjawab semua impian!!! (Cuma sy nggak tau, jawabannya benar semua atau ada yg keliru…hehehe)

    Guest
  31. 108. bejo
    Mudah-mudahan AHM sudah merancang solusinya. Berharap solusinya 11-12 dengan NMP. Fitur meningkat, harga turun/tetap.
    Dijamin vixi pun lewat.

    Guest
  32. Kabar baiknya, klo NMP lbh murah dri Megapro lama, Tigor baru nanti PASTI lebih murah dari tigor skrg. Mmmm … nggak kali yah.

    Guest
  33. tapi memang kalo udah baca semua fiturnya,,memang sepertinya NMP jauh lebih baik dan berkualitas dibanding Byson..menurut gw, Byson ,mengandalkan desain. bener nggak yah?

    Guest
  34. Honda n Yamaha kyaknya akan btul2 habis2 an di segmen sport….pergerakan pasar sport itu relatif stabil. Siap2 aja dg strategi ny masing masing..

    Guest
  35. KALAU BOLEH JUJUR!

    Intinya adalah honda n yamaha ketinggalan jaman ttg teknologi digital pd motor…

    Yang menjadi pencetus awal menggunakan teknologi digital yaitu produk dr india yg selama ini dipandang sebelah mata (PULSAR n TVS)..

    karena seperti kebakaran jenggot, barulah honda n yamaha latah alias ikut2an mengeluarkan produk digital.Bs dikatakan honda n yamaha seperti mencuri suatu teknologi gitu hehhehe.. ayo ngaku!!!

    Tetapi yg aneh,walaupun telat mengeluarkan produk yg berdigital tetapi harganya ikut2an lebih mahal dr pd produk india tersebut.

    PAYAH DEH HONDA N YAMAHA!!!

    WASPADALAH!!! (kyk yg di rcti hihihi…)

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.