TMCBLOG.com – Bro sekalian, Melalui artikel ini tmcblog mau share ke sobat sobat seklaian mengenai 3 jenis sistem Pengereman ber-kombinasi ( Combined Brake system ) yang sempat di infokannOleh AHM dalam acara Bedah teknologi PCX beberapa hari yang lalu . .. Oleh karena materinya sangat banyak sehinga butuh waktu 2 jam untuk mas Winar dari AHTC menjelaskan maka TMCBlog pikir mungkin akan lebih efesien Jika kita pecah pecah menjadi beberapa fokus pembahasan . . dan kali ini Kita akan membahas soal CBS . . . Namun untuk sobat sekalian tahu, walaupun menggunakan contoh dari Honda, Namun CBS sendiri sudah mulai banyak di aplikasikan oleh Brand Brand lain .. . so silahkan simak pengenalan beberapa jenis sistem CBS . . .

Mechanical CBS

Sistem ini etrmasuk sistem paling sederhana untuk CBS, namun Masih tetap menghadirkan feeling Pengereman Kombinasi dimana saat rider menggunakan Tuas rem belakang pada skutik Maka ada bagian yang meneruskan ke rem Tromol belakang Via kabel baja dan ada juga meneruskan tekanan tuas rem ke bagian piston di Master rem depan sehingga ada pressure Juga dari master ke Kaliper rem depan sehingga ada kombinasi dimana Saat rem belakang di aktifkan, maka secara mekanik akan ada ‘upaya’ menyalurkan cairan rem ke sistem hidrolik pengereman depan . ..

Sistem CBS Mekanikal ini biasannya digunakan untuk Motor motor Entry level Honda seperti Honda beat sampai Motor versi Menengah Honda Vario Series sampai Vario 150.

Semi Hydraulic CBS

yang kedua adalah sistem Semi hydraulic CBS yang pernah di pakai di Honda PCX versi pertama dimana sobat bisa lihat di gambar atas, saat tuas rem belakang ditekan Maka kabel rem dari Tuas akan mengalir ke sebuah sistem yang dinamakan Equalizer Delay Spring dimana tarikan kabel ini selain mengaktifkan tarikan rem tromol belakang Juga akan mengaktifkan Pressure Cairan dari master Hidrolik untuk Juga mengaktifkan salah satu dari Tiga Piston Rem depan

Jikalau Tuas rem depan di aktifkan, maka Tuas rem depan ini akan mempengaruhi dua piston kiri dan kanan dari Kaliper depan. Kenapa disebut dengan Semi Hydraulic ?. . Karena menurut tmcblog sistem ini tidak Full dari ujung ke ujung mengguankan sistem tekanan hidrolis . . masih ada peran dari tuas mekanik yang berupa Kabel rem yang terbuat dari Baja

Combined ABS / C-ABS

Combined – ABS ini pernah digunakan di Honda CBR250R yang lampu tunggal dan Boleh dibilang sebenarnya merupakan sebuah sistem pengereman Tercanggih dari 4 sistem pengereman yang dibahas di artikel ini sob . . Jadi di sistem ini baik tuas rem belakang dan rem depan yang ditekan, akan diukur dan di rasakan dulu action ini di ABS Modulator .. dan Boleh dibilang ini adalah sistem pengereman Full Hydraulic

jadi di sistem ini Bahkan Tuas rem depan sekalipun tidak langsung berhubungan dengan kaliper rem depan jadi nyankut dulu di ABS Modulator untuk mengukur proporsional tekanan yang akan diteruskan ke rem depan maupun rem belakang. berapa pembagiannnya dan apakah sistem ABS nya akan dihitupkan sangat bergantung pada data yang diperoleh oleh sensor kecepatan ( speed sensor )

CBS Delay Valve

Nah Sistem CBS dengan Delay valve ini juga merupakan sistem CBS full Hydraulic . .. Sobat bisa lihat di gambar rem depan akan langsung mengeksekusi untuk menekan dua dari tiga piston kaliper rem depan .. sedangkan saat rem belakang ditekan maka cairan rem yang mengalir dari Master rem belakang akan masuk kesebuah Delay valve . ..

Disebut delay valve karena memang ada jeda perbedaan waktu ( walaupun cuma sedikit ) Dimana saat rem cairan rem dari master rem belakang dialirkan ke Delay valve lalu keluar via dua output . . satu ke rem belakang hydraulic yang satu piston, satu lagi mengalir ke satu piston rem depan yang berada di Posisi tengah . .. Sistem Rem CBS delay valve ini hadir di Motor seperti Honda PCX 150 MY 2018 Versi Indonesia

Taufik of BuitenZorg

44 COMMENTS

    • sistem cbs ini klo di warung sebelah dibully habis habisan…. fitur ga guna…sia2..padahal pabrikan sembahannya jg ikut2an ….. yameha brasil… sijuki pun sekarang juga ada diluar sono!!!

      Guest
    • BBS adalah B-graded Braking System. Yaitu pengembangan teknologi rem ABS. Namun kurang menunjukkan hasil yg optimal. Sehingga ditinggalkan oleh semua pabrikan automotive.

      ABS sendiri adalah tehnologi rem cakram yg pertama kali diaplikasikan pada sepeda motor, dunia otomotif menyebutnya A-graded Braking System. Disingkat menjadi ABS. Tentu masih banyak kekurangannya. Karena hanya bekerja menghentikan laju sepeda motor saja.

      Tehnologi Rem BBS pun belum menghasilkan signifikansi.
      Baru satu dekade yg lalu ditemukan laaagh…. Tehnologi Rem CBS atau C-graded Braking System, tehnologi terakhir sistem pengereman yg ditemukan oleh pabrikan honda Jepang. Pengembangan mutakhir dari rem ABS dan BBS.
      Sistem rem cakram yg tak sekedar menghentikan laju sepeda motor saja. Tapi dilengkapi dengan sensor-sensor elektronik yang menunjang faktor keamanan atau safety berkendara. Sensor anti-stucked/anti macet atau mengunci. Tehnologi anti panas bisa mencegah Ren Blong.
      Tehnologi CBS ini pertama kalinya diaplikasikan ke honda vario CBS.

      Honda memang terkenal performa mesin dan peduli faktor safety berkendara sobs…

      Guest
    • ABS, BBS, CBS, ente jenius. semakin tinggi gradenya. kalo kuliah pasti nilainya D, karena jauh lebih tinggi dari A, just kidding,

      Guest
    • Saya mocin rider berharap jarang2 ketemu pcx dari depan. Semacam eneg visual lah yg saya alami tatkala melihat perwajahan pcx. Akhir2 ini makin banyak/sering lihat dan itu semacam kengerian bagi saya.

      Guest
  1. Yang sistem combined ABS pemicunya hanya dari tuas rem belakang saja seperti 3 sistem yg lain atau bisa dari tuas rem depan untuk mengaktifkan rem belakang juga?
    Terus karena ini ABS yg pasti ada kontrol elektroniknya, apa ada pilihan/switch untuk pilih sistem combi brake atau tanpa combi brake

    Guest
    • Sama seperti sistem cbs lain, tuas depan untuk rem depan saja, tuas belakang untuk rem depan belakang seperti pcx cbs
      Bedanya karena dah abs kalo rem belakang ditekan max gak bakal ngunci ban depan maupun belakang

      Guest
  2. Honda sadar betul, salah satu skill riding yg paling susah itu braking.. Motor boleh mogok atau lemot, tapi gak boleh sama sekali gagal braking atau skill-less braking karena efeknya sangat berbahaya di jalanan

    Apalagi buat kaum hawa tuh yg seringkali salah kalkulasi timing maupun power saat menekan tuas rem..

    good job Honda

    Guest
    • coba nikung pake CBS dijalan kerikil. Gw liat ada itu yg lngs melintir di cikarang. lngs nyungsep. belok ke kiri kondisi basah dan berkerikil.

      Guest
  3. di brasil ymh sdh pake,

    yach tinggal di mareh aja nyususl.

    kaya fitur sss yg dianggap menyusahkan waktu panasin mesin, akhirnya dipake juga.

    tapi agak susah kaya CBSditerapka di ymh,

    karena remnya ymh dh terkenal super pakem, jadi mubazir juga nanti,

    mereka dah punya fitur andalan buat jualan, VVA

    Guest
    • CBS bagusnya pake EBD jd ada distribusi depan belakang. coba aja pas belokan memutar patah jalanan basah dan berkerikil pake CBS std, melintir yg ada. Mending non CBS atau ABS sekalian.

      Guest
  4. Ane malah ga nyaman make cbs kaya vario. Feeling rem depannya jadi ilang, apalagi kalo pas posisi turunan tajam, jalan berpasir atau licin

    Guest
    • Sependapat mas…tp mgkn krn sdh sangat terbiasa dg sistem rem independen depan belakang kali yaa…

      Guest
    • sependapat bro, dan takutnya kalo di sistem CBS ada Panic Brake bisa ndlosor lebih enak independent + ABS saya sempat bawa vario temen bingung ketika di tarik rem belakang malah depan slide

      Guest
  5. @Schwantz : setuju …. fitur ini bikin ilang feeling pas braking, apalagi hard braking.
    dan penggunaan fitur ini kayaknya bikin skill riding (terutama riding) jd menurun

    Guest
    • Kalo panic braking harus dikocok, depan belakang. Kalo pake cbs, bingung.
      Belakang ditarik, depannya kok ga ada tekanan?
      Kalo biker yg sedikit expert, mungkin cbs malah ga mmbantu.
      Tapi ane bonceng istri ane, terus terang takut. Kalo ngerem diremas semua, ga pake feeling. Mungkin cbs berguna buat emak2 yg kalo ngerem asal tarik aja

      Guest
    • karena mayoritas yg beli matic honda dan pemakainya dan gaya berkendaranya mirip emak2 jd wajar CBS itu lbih bagus dari ABS. malah ada yg bilang ABS itu CBS.

      nah

      Guest
  6. mantap honda, memang selalu terdepan,
    teknologi canggih,
    merk yang lain cuman bisa niru alias jiplak…

    Guest
  7. Saya beberapa kali nyaris dan akhirnya pun terjatuh akibat salah penggunaan CBS di Vario 125 LED PGM-Fi.
    Nantinya mohon untuk seles juga menjelaskan tentang cara penggunaan CBS, karena jika melakukan pengereman CBS saat hujan & jalan licin.
    Kedua rem depan dan belakan tuas ditekan dan selesai melakukan perlambatan dengan tuas Rem Depan sudah dilepas sedangkan Tuas Rem Belakang masih ditekan yang biasanya saya fungsikan untuk mengontrol laju kendaraan.
    Saat ini lah paking berbahaya.
    Karena Ren Depan masih bekerja dan dapat mengunci Rem Depan.
    Akibatnya saat berbelok dengan Ban Depan yang mengunci, akhirnya slip dan terjatuhlah saya.

    Karena kondisi jalan ga seutuhnya selalu dalam kondisi baik.
    Maka fitur CBS saya non aktifkan.
    Karena menurut saya pribadi menjadikan sumber Bahaya.

    Guest
    • kalau berkendara normal (ketika licin ya pelan2) tidak masalah, namun ketika kondisi tidak normal, memang CBS manual agak berbahaya. masalahnya kondisi tidak normal ini sering ditemui, misal ketika hujan, ngerem, ternyata aspal ada tumpahan oli (yang tak terlihat karena tertutup air). pada kondisi riskan dan tak menentu, sebaiknya jangan fokus ke rem depan, namun pakai rem belakang dulu perlahan. jika rem belakang roda terasa slip, jangan coba2 pakai rem depan. kuncinya di pengaturan speed. kalau kondisi speed terlalu tinggi rem secanggih apapun ya mubazir,

      Guest
  8. syukurlah selama 3 tahun make vario 125 led CBS ndk ada masalah, d bawa blusukan ke jalan tambang aman2 aja

    Guest
  9. kalau diperhatikan delay valve mengatur arah dan tekanan aliran hidrolik. mirip dengan proportioning valve pada mobil. adanya delay kemungkinan agar mekanisme abs bekerja sempurna. ketika direm, ada roda yang belum melakukan pengereman dalam kurun waktu sepersekian detik. roda itu akan berputar sesuai kecepatan aktual kendaraan. kecepatan aktual itu sebagai input modul ABS agar roda lain yang sudah melakukan pengereman tidak selip. jika semua roda langsung melakukan pengereman, dan jika ada roda yang sudah selip (kecepatan lebih rendah dari kecepatan aktual) maka fungsi ABS akan terganggu, bisa gagal.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.