[Share] Kalo Yamaha Nggak keluarin Fino . . . Mio Mau diapain?

Bro Sekalian menarik sekali peryataan bro helmi perdata a.k.a kill bill di account facebook saya : ” Untuk di Indonesia kecil kemungkinan Yamaha (selama berprinsip pada strategi differensiasi) terganggu -(dengan hadirnya Scoopy-red) dan ikut-ikutan memasarkan model retro skutik dengan menjuwal Fino. Lebih baik menggenjot pemasaran Xeon dan mempertahankan dominasi Mio ” . Okelah kita ikutin, Kita akan belajar management strategi nih. Misalnya Bro sekalian adalah Manager Yamaha dan dengan kehadiran Scoopy ternyata Posisi Mio benar-benar dalam keadaan Under Preassure

Dan Pilihannya adalah tetep keukeuh nggak berjibaku terapin red Ocean Strategy dengan ngeluarin Contra Product seperti Yamaha Fino. Misalnya dikarenakan nggak ada dana untuk memperluas kapasitas terpasang yang ada sekarang. Nah Strategi apa kira-kira yang akan diterapkan untuk memperkuat brand positioning Mio kembali. Yahh itung-itung mempersiapkan Plan B githu . . . Ini Mio Mau dipermak? . . . atau menciptakan mio segment entry level baru? atau apa? . Sudah pasti setelah berbagai upaya publikasi iklan telah digenjot maksimal . . . silahkan share komentar bro semua . . . Artikel ini murni sharing pengetahuan

Taufik of BuitenZorg

661 COMMENTS

  1. @599 Martini
    Betul.

    Cuman hukum kelembaman dan Hukum Newton ke 3 ini hanya berlaku pada saat mesin di starter. he he he….sesudah jalan entah dengan rpm rendah atau tinggi ya sudah gak berlaku.

    Koefisien gesek statis tak lagi berlaku, gantinya koefisien gesek dinamis.

    Nah pertama kali mesin berputar khan gak ada pengaruh sama saat kendaraan dipake. Gak SOHC gak DOHC gak pengaruh dengan kasus ini.

    By the way, Good analysis Bro.

  2. yang saya tahu

    DOHC : Boros, Kencang, lebih mahal

    SOHC : lebih hemat, ga kencang2 amat, lebih murah

    hanya itu yg saya tahu hihihihi

    cupu numpang lwat

  3. diasil juga ada sainganya kok…punya silinder keramik-carbidanya ninja 150!! malah kepake sebelum mx nongol
    so..tetep..pengenya yang murah…..
    lanjoot ke kaskus 2nd market………..

  4. 585. Hyper Dash

    bukannya dohc yang gesekannya lebih besar bro..? keuntungan dohc adalah tidak memerlukan rocker arm untuk membuka katub, katup langsung di tekan oleh tonjolan/nok pada camshaft, sedangkan kalo SOHC masih menggunakan rocker arm.(penumbuk katub)karena camshaft cuma 1.

    keuntungan utama DOHC adalah bukaan katub lebih presisi karena ditekan secara langsung oleh camshaft. selain itu sudut in-ex nya bisa lebih lebar sehingga aliran campuran bbm lebih banyak/boros, tapi akibatnya Tenaga bisa lebih besar.. Top_End Power Lebih tinggi.

    kerugian dohc adalah koefisien geseknya lebih besar serta memerlukan daya yang lebih besar untuk memutar kedua poros cam-nya, akibatnya tenaga bawah n torsinya lebih kecil

    untuk SOHC, keuntungan dan kerugiannya adalah kebalikan dari DOHC. Power SOHC tidak sebesar DOHC namun tenaga bawahnya malah lebih baik, mesin jadi ringan, daya untuk memutar camshaft lebih sedikit serta Torsi lebih besar pada putaran mesin lebih rendah.

    untuk kasus SOHC vs DOHC, sebenarnya hampir sama aja, ada keuntungan dan ada kerugiannya
    yang paling penting dari kedua motor ini adalah sama2 sudah menggunakan 4 Katup.

    Untuk pemakaian SEHARI2 mesin SOHC lebih baik, tenaga atas tidak bagus tapi tenaga bawah lebih baik,torsi lbh baik dan juga lebih efisien.

    TAPI

    Untuk PERFORMA dan top speed, jelas DOHC lebih baik karena Power yg di hasilkan akan lebih besar.

    (mohon di koreksi kalo keliru).

  5. koreksi dikit.

    maksud ane :
    Untuk pemakaian SEHARI2 mesin SOHC lebih baik, tenaga atas tidak SEBAGUS DOHC tapi tenaga bawah lebih baik,torsi lbh baik dan juga lebih efisien.

  6. lanjooot ke VVTi dong……….secara kan koreksi antara SOHC dan DOHC……….apakah akan apllied di motor???
    ben komen nyampe 700!!!

  7. Sebagian besar setuju, kecuali masalah gaya gesek dan effesiensi element mesin yang bekerja.

    Knapa sering kali dianggap mesin DOHC tidak memiliki torsi yang besar?

    Seringkali Mesin yang dirancang bekerja pada rpm tinggi memakai konfigurasi Over Stroke. dan mekanisme klep yang paling bagus dan sesuai untuk mesin jenis ini adalah DOHC karena sangat efektif dan efisien di putaran rpm tinggi. Seperti kita tahu mesin over stoke emang menang di RPM tapi kalah di torsi.

    Sebaliknya mesin dengan konfigurasi Over Bore dirancang kuat di torsi. DOHC juga kurang efektif (kurang berefek) pada mesin jenis ini. SOHC lebih pas, selain lebih ekonomis toh kerugian gesek dan kelembaman mekanisme yang bekerja bolak-balik tercover oleh torsi yang besar.

  8. @611 nobita
    kalau statement yang ini;”Untuk pemakaian SEHARI2 mesin SOHC lebih baik, tenaga atas tidak SEBAGUS DOHC tapi tenaga bawah lebih baik,torsi lbh baik dan juga lebih efisien.”

    Setuju sekali, merunjuk dengan keterangan gue diatas.

  9. rada keluar nih…koefisien gesek akibat DOHC gak di cam doang…kalo ngomong elemen mesin..clutch yang DOHC lebih memiliki beban (gesek) yang tinggi…..pengaruh dari HP yang melonjak jika dibanding SOHC…

  10. wah jadi kembali ke bahasan jadul soal dohc sohc over bore dan over stroke lagi ya.
    Padahal treat ini kayaknya sama kang Taufik dibuat untuk komentar masalah marketing.

    huuuf huuf hufff

  11. @622 martini
    kalau statement yang ini saya setuju.

    tapi elemen mesin sistem nya khan gak hanya itu.

    lagian pada mesin SOHC dengan rpm yang sama pasti bebannya juga tinggi. karena itu jika mesin dirancang bermain di RPM tinggi pilihan sistem DOHC lebih bijak jika performa jadi targetnya. Lagian kalau mau bicara performa, pastinya motor dengan performa tinggi kiblatnya pasti bermain di rpm. kecuali motor performa untuk garuk tanah.

  12. @617 Seringkali Mesin yang dirancang bekerja pada rpm tinggi memakai konfigurasi Over Stroke. dan mekanisme klep yang paling bagus dan sesuai untuk mesin jenis ini adalah DOHC karena sangat efektif dan efisien di putaran rpm tinggi. Seperti kita tahu mesin over stoke emang menang di RPM tapi kalah di torsi.
    ==========================================
    Overbore adalah jenis mesin dengan ciri-ciri besar Bore lebihpanjang dari Stroke………………….,Motor dengan mesin seperti ini biasanya akan terasa sekali mudah dibetot untuk mendapatkan RPM yang tinggi. Motor Overbore biasanya banyak ditemukan pada motor-motor Balap dimana high dengan power sangat diagungkan http://ninja250r.wordpress.com/2010/05/10/over-bore-over-stroke-apaan-sih/

    komentar : kontra-produktif

  13. @martini.

    ups…iya Bro kebalik salah tulis…maklum dah malam kepala dah lemot.

    Pokoknya balik semuanya…he he he pasti pas. untung elo teliti Bro.

  14. Revisi:
    Seringkali Mesin yang dirancang bekerja pada rpm tinggi memakai konfigurasi Over Bore. dan mekanisme klep yang paling bagus dan sesuai untuk mesin jenis ini adalah DOHC karena sangat efektif dan efisien di putaran rpm tinggi. Seperti kita tahu mesin over bore emang menang di RPM tapi kalah di torsi.

    Sebaliknya mesin dengan konfigurasi Over stroke dirancang kuat di torsi. DOHC juga kurang efektif (kurang berefek) pada mesin jenis ini. SOHC lebih pas, selain lebih ekonomis toh kerugian gesek dan kelembaman mekanisme yang bekerja bolak-balik tercover oleh torsi yang besar.

    Kalau Bro Martini gak jeli, Gue juga gak sadar…maksud ama tulisan kok jadi kebalik.

    Thank You Bro Martini

  15. wah mantef nih komen mulai ngarah ke teknis,nyang giniyan nih demen. bisa nambah ilmu dan wawasan soal mesin.

  16. hebat ni ….percakapan hyper dash dan martini…serius, gak bercanda, tetap fokus dan santai…

    oh ya juga gak ada ‘icon-icon’ ketawa ketiwi itu….

    baru pertamakali saya serius baca yg begini…..dulunya sering scroll down spy cepat…

    o ya ada selingan lucu-lucuan dari MD dan aseen….good hua hahaha

    mantap….langsungken…sampe 700…

  17. ternyata sohc ymh benar-benar diiklankan secara cermat, bertahap dan berkesinambungan …..

  18. waduh masih rame aja ya tread ini.
    sampe geleng2 kepala gw baca komen2 sales2nya yamaha.
    ngotot banget ya belain motor jadul.
    eh tapi pantes sih.
    namanya juga sales.
    cuma buat konsumen yg pinter2 aja milih barang.
    kalau produk itu gak kompetitif, berbahaya, boros, gak aman ya gak usah dibeli.
    gitu aja kok repot……..

    kabur ach…
    takut ditimpukin salesnya motor yg gak kompetitif, berbahaya, boros, dan gak aman…….

  19. @hyperdash @martini
    wuiih mantab tenan ….

    @dhimazz
    cepet kabur aja … drpd kejaring dalmas lagian komen cerdas dikit napa.sih… ha ha ha ha

  20. @sembalap
    yupz..betul….. terlalu monoton….. dari hari ke hari, trit per trit itu aja yg di omongin…….. jadi bosen gityuu

  21. 90% jadi 45%…wah…kemana yg 40%nya?

    yg satu lagi dari 0% jadi 45%…darimana ini 45%?

    @634
    cuma buat konsumen yg pinter2 aja milih barang.
    kalau produk itu gak kompetitif, berbahaya, boros, gak aman ya gak usah dibeli.
    gitu aja kok repot
    ===
    iya bener sekali sodara….kata julius aslan, produk tadi cuma buat konsumen setia hnd….yang mendua, gimana?

  22. naah tadi kan presentasi dr pihak Y sdh membagi ilmunya, skr gantian pihak H bagi2 ilmu
    singkatnya gini aja, kenapa motor H bisa lebih irit dr motor Y pdhl teknologi sama2 maju

    *pengalaman pribadi punya H mulai grand, impresa, supra X, motor othok kowok supra V, karisma dll 1ltr=60km
    pakai Y, baru MX sih…. 1ltr=50km

    kenapa bisa begituuu??

  23. nah yg gini kan bisa nambah elmu, ketimbang ngeributin boros, irit, PBL, SKS, jadul, overprice dll mlulu tiap hari

  24. 640. sembalap
    Yg aku pernah punya saja ya. Kalau legenda (dan semua mesin 97cc dari H) krn ccnya kecil. Kalau karisma (termasuk kirana dan supra x 125) krn mesinnya efisien. Long stroke, roller rocker arm, piston berlapis molibdenum, dan perbandingan gigi yg panjang. Lebih kenceng tapi lebih irit dari generasi mesin sebelumnya. Kalau cs rata2 cuma 50kpl, rpm tinggi dan perbandingan gigi rapat.

  25. Nah gini doooong…. yg ngebahasa ngerti apa yg dibahas…. wkwkwkwkwkkkk… :mrgreen: oops! gak boleh pake icon kata hansip kampung sebelah… heuheuheu…

    Sniff… sniff…

  26. @640 Sembalap

    Sebab baru setelah pake MX, baru bisa ngerasain enaknya naik motor, trus maunya ngebuka gas terus merasakan power mesin. hua ha ha, pantes aja bensinnya lebih boros.

    Mungkin di motor sebelumnya gak enak diajak lari…maunya nyantai aja. he he he he.

    Terus coba lihat ccnya motor diatas 1 per 1….he he he.

  27. @Martini
    Nyambung lagi yuk…!
    Sorry kemarin rehat dulu…dah capek…mending main Counter Strike dulu. he he he he.

  28. sundulllllllll..dul..dulll

    btw, kemaren sapa yang bilang kalo parking brake lock tuh fitur ecek2 ya ?? Ternyata lexam juga aplikasi lho………..hehehehehe.
    lha lucunya lagi, tadi pagi liat lexam kehabisan bengsin, ngisi pake bengsin eceran, pas deket turunan buaran……….
    sebenernya pengen foto, tapi kok melas karo ridernya, entar kena tegur atasannya……wakakakak

    Untung tuh rider gak dorong aja ke pabriknya, kan dah deket bgt
    😀

  29. Ada yg jawab ilmiah banget, pakai rasa segala. Walau cc besar, long stroke harusnya irit, tapi ini tidak terjadi di mx, lebih aneh lagi tenaganya lebih kecil dari yg 125cc. Kenceng nggak, boros iya.

  30. sekarang eman jamannya retro
    mending buruan beli motornya biar ga dibilang katro
    motor yang duluan keluar pastinya bakal jadi hero
    yang g bisa ngikutin nantinya jadi zero
    hayooo sekarang indent scoopy, klo perlu ampe loro

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP