[Share] Kalo Yamaha Nggak keluarin Fino . . . Mio Mau diapain?

Bro Sekalian menarik sekali peryataan bro helmi perdata a.k.a kill bill di account facebook saya : ” Untuk di Indonesia kecil kemungkinan Yamaha (selama berprinsip pada strategi differensiasi) terganggu -(dengan hadirnya Scoopy-red) dan ikut-ikutan memasarkan model retro skutik dengan menjuwal Fino. Lebih baik menggenjot pemasaran Xeon dan mempertahankan dominasi Mio ” . Okelah kita ikutin, Kita akan belajar management strategi nih. Misalnya Bro sekalian adalah Manager Yamaha dan dengan kehadiran Scoopy ternyata Posisi Mio benar-benar dalam keadaan Under Preassure

Dan Pilihannya adalah tetep keukeuh nggak berjibaku terapin red Ocean Strategy dengan ngeluarin Contra Product seperti Yamaha Fino. Misalnya dikarenakan nggak ada dana untuk memperluas kapasitas terpasang yang ada sekarang. Nah Strategi apa kira-kira yang akan diterapkan untuk memperkuat brand positioning Mio kembali. Yahh itung-itung mempersiapkan Plan B githu . . . Ini Mio Mau dipermak? . . . atau menciptakan mio segment entry level baru? atau apa? . Sudah pasti setelah berbagai upaya publikasi iklan telah digenjot maksimal . . . silahkan share komentar bro semua . . . Artikel ini murni sharing pengetahuan

Taufik of BuitenZorg

661 COMMENTS

  1. Mercon

    lah mimbar ya TMC ini……
    cuma sayang pengunjung di Aula TMC saat ini tidak tecatat pada sidebar……. paling tidak TMC sudah menyediakan aula untuk presentasi kedua kubu yang lagi adu urat….

  2. Yamaha pasti ngeluarin fino kok,(dr sumber terpercaya).lexam dan byson (ini yg msh simpang siur).
    Xeon : boros,ga ada fitur safety,ganti baju doang.
    Techno:irit,fitur lengkap dan safety.
    Masa beli barang belasan juta perlu diajarin ya?
    Ibarat beli hp yg cm 1 – 2jt aja nyari fitur2 lengkap dan ga mao rugi.
    Sayang nya konsumen kita msh milih tampilan drpd kebutuhan secara teknis.
    Ada harga ada kualitas.
    Harga H lbh mahal krn ada kualitas.
    Harga Y murah krn ga ada kualiatas.

  3. @ predik 393.

    bro, ini komen gw di 389. :
    sadar dunkz….Honda lebih parah jadulnya . (kalo gak percaya, bandingin aja deh teknologi xeon dengan sutekno fitur ecek-ecek)

    ini komen lo di 393.

    SEBUTKAN SECARA DETIL, DIMANA LETAK JADULNYA MIO…
    DETIL LOH YA… BIAR KITA TERCERAHKAN

    emang xeon dan mio sama ya…?

    diatas yang gw bandingin xeon dengan sutekno bro. kenapa lo nyasar ke mio..?

  4. Pak Moderator, narasumber salah tangkap nih…. harusnya pertanyaan untuk nobita sebutkan secara detil dimana letek ecek2 fitur sutekno malah dijawab pertanyaan untuk Ndaru…..

  5. lah…., saya atau moderatornya yang oneng ya…?

    tadi kayaknya gw dengan ndaru mbandingin sutekno dengan xeon d., bukan mio.

  6. sembalap dalam hal ini sebagai sikuriti………
    siap2 ada narasumber mulai lepas kendali pak Satpam……

  7. itu tadi sekilas pandangan dari narasumber pertama……..
    sekarang kami panggil dengan hormat sdra Ndaru untuk naik diatas mimbar dan membawakan kilas pandang tentang kejadulan Mio

  8. @predik
    boleh boleh … sekalian ini lagi jagain ibu yg lagi sakit
    @mercon
    gak due anak buah aku cak, aku ngirasswasta gak due atasan gak due bawahan tp kadang diatas kadang dibawah
    tp tetep aja suka pas dibawah karo merem melek….. gubrak!!

  9. @mercon
    waduh jgn eek sembarangan con! mambu :p …. pernyataanku bisa dipertanggungjawabkan

  10. Karna saudara Ndaru belum juga nongol, atau masih demam berdarah..
    kita kembali pada sdra Nobita….

    sdra Nobita, silahkan perjelas dimana letak ecek2 fitur sutekno waktunya dipersilahkan

  11. lapor! ternyata nobita baru menjalankan tugasnya sebagai pejantan dan bisa dipastikan dia bakal tertidur pulas
    sedang ndaru tadi pamitnya ke belakang tp sampe sekarang belum nongol2 menurut ‘predik’si saya makalah akan disampekan besok setelah artikel berikutnya terbit
    laporan selesai!

  12. lapor! ternyata nobita baru menjalankan tugasnya sebagai pejantan dan bisa dipastikan dia bakal tertidur pulas.
    sedang ndaru tadi pamitnya ke belakang tp sampe sekarang belum nongol2 menurut ‘predik’si saya makalah akan disampekan besok setelah artikel berikutnya terbit
    laporan selesai!

  13. wah pak Satpam dah kebelet bikin PR dirumah nih……. cepet2 buat laporan…..trus ikutan pulang

  14. mataku juga dah lima watt nih……….
    gimana? pak Moderator mo buat kesimpulan atas kedua narasumber?

  15. belum pak …. karna istri saya lagi hamil tua, kasihan dia…. hiks hiks bakalan puasa puannnjaaaaaanggg … huaaaaa huaaaa

  16. baiklah saudara2, dalam hal ini gw nobita, pacar dari sisuka, mewakili ymki untuk mempresentasikan ecek2nya alias gak penting2 amatnya sutekno.

    pertama sss., sudah di bahas panjang lebar di trit sebelah.

    kedua., combi rem. ora mudeng aku tujuannya opo tuh combi rem.
    klo rem depan di tarik/aktif maka rem belakang juga ikut aktif,

    lah wong ada tuas rem belakang di stang kiri., buat apa rem depan di combi ke belakang.
    atau untuk apa ada tuas rem belakang (kiri) klo roda belakang udah bisa di rem dari tuas rem depan (kanan) ya mending di lepas aja tuas kirine.

    beban pengereman motor yang benar adalah 70% depan dan 30 % belakang.
    bahkan untuk motor besar, rem depan harus double disc diameter besar dan belakang hanya single disk lebih kecil.

    jadi untuk apa rem belakang di combi atau di double…?
    ora penting2 amat to…?

    itu salah satunya.

    silahkan di tanggapi dulu pernyataan saya.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP