TMCBLOG.com – Keinginan untuk Ngepoin Yamaha R1 WSBK yang Musim 2019 diperkuat 4 Pembalap kayaknya Logis. Lihat saja hasil test Pra-Musim jerez yang baru usai beberapa Hari yang lalu. Alex Lowes berhasil menjadi yang etrcepat di hari pertama dan berhasil membayangi Rea dari dekat di hari kedua. Yap tahun 2019 ini Yamaha Eropa memperkuat team WSBK menjadi 4 Orang. Selain team utama Pata Yamaha dengan Duo Alex Lowes – Michael van Der Mark ada team Satelit factory, GRT Yamaha yang mengkombinasikan Marco melandri dan Sandro Corteze. Diperkirakan perbedaan Spek antara Yamaha R1 Pata Yamaha dan GRT yamaha Tetap ada namun tidak terlalu signifikan.

Sama seperti tahun tahun lalu Yamaha lebih mengedepankan Nama Yamaha R1 ketimbang Yamaha R1M. Padahal jika ditelisik, secara spek bisa jadi Motor yang dipakai Pembalap ini lebih dekat ke spek Yamaha R1M ketimbang Yamaha R1.

dari Foto di atas terlihat bahwa soal Clutch, sama seperti di WSSP300, Yamaha R1 memperoleh Paket gearbox Kopling racikan Suter. Untuk Protector Crank case mereka menggunakan Produk GB racing

Sama seperti superbike superbike lain Untuk Bisa ikut WSBK, yamaha harus melakukan Homologasi Motor yang akan dipakai di kejuaraan ini. Homologasi R1 adalah Upaya FIM dalam mengecek apakah Yamaha Memproduksi Motor produksi masal ini untuk umum dalam jumlah tertentu yakni 500 Unit.

Namun angka 500 unit ini ternyata dihitung bertahap sob. 125 Unit Yamaha R1 Harus diproduksi Pabrikan saat Inspeksi Homologasi awal sebelum Musim berjalan. 250 Unit Yamaha R1 Harus sudah diproduksi Oleh pabrikan. Satu lagi Yamaha R1 Khusus WSBK dipasaran umumΒ  tidak boleh melewati Harga Maksimum 40 ribu euro.

Balik Lagi Mengenai Part Part yang dipakai oleh Alex Lowes, van Dermark, Sandro corteze dan marco melandri boleh dibilang kelas atas semua dalam Dunia balap. Suspensi Ohlins, Rem Brembo, Velg Marchesini, Muffler sistem dari Akrapovic adalah empat Nama produk balap premium yang disandang yamaha R1 ini. Melihat hasil test Pramusim yang positif Bisa jadi Perolehan Podium Yamaha di WSBK Tahun 2019 akan lebih baik dari 2018 yang lalu.

taufik of BuitenZorg

49 COMMENTS

    • Krupuk unyil awal tahun delapan puluhan. Chiki uda ada sih. Baru rasa cheese waktu. Mantab Gandhozzz Djiwa Snack cak reekkk

      Guest
    • Montor balap pasti dikasih wadah minum kecil di stangnya. Ada yg cuma satu. Klo ini dua. Mungkin disesuaikan dengan performa ridernya. Mungkin bukan air minum, karena cuma dikit itu. Bisa jadi madu atau cairan cairan suplemen penambah stamina pebalap.

      Guest
  1. Karena yang di pakai di WSBK memang R1, bukan R1M. Kan beda R1 dengan R1M cuma elektronik dan kaki-kaki juga bodi, sementara mesin dan rangka sama persis. Beda sama BMW HP4 dengan RR yang beda spek mesin, juga V4R dan V4S yang malah beda kapasitas. Mungkin itulah kenapa Yamaha lebih pilih R1 ketimbang R1M toh semua fitur pembeda R1 dengan R1M dilepas semua dan diganti dengan part untuk WSBK.

    Guest
    • bukannya SP2 juga sama?,kaki kaki doang yg beda tapi yg dicantumin tetep SP2 bukan RR biasa

      eh ama bahan tangki n crankcase yg lebih ringan ya?

      Guest
    • sebetulnya engga cuma kaki-kaki doang tapi tangki R1M sudah alumunium, plus fairing carbon tapi kalo secara basis mesin dan chasis sama persis dengan R1

      Guest
  2. Mw tanya…tuk ketinggian shock depan tue mang disesuaikan ma keinginan pembalap ato gmn???kok difoto atas kliatane da selsih smua ukurane….trims

    Guest
  3. cmiiw kenapa ya superbike2 bahkan motor MotoGP all class itu cakram depannya model biasa bukan wave? padahal waktu dulu Wak haji pernah bikin artikel tech talk kalau cakram dengan model dapat membuang panas berlebih
    ada yang tau kenapa? anyone???

    Guest
    • Mungkin untuk memperlebar luas permukaan cakram itu om..
      Makin banyak permukaan yg bersentuhan dgn kampas rem kan makin pakem..
      *Pendapat awam

      Guest
    • nah, itu tuh. gak pernah gw liat motor high performance pakai cakram wave, mau motogp, wsbk, superbike, ataupun superbike. tau kan siapa yang pertama kali pakai cakram wave di mocil? alasannya supaya pelepasan panas yg lebih baik, padahal buat harian. kan lucu

      Guest
    • mungkin durabilitas nya jadi berkurang,apalagi kalo balap tuh cakram disiksa abis2an (jadi inget cakram Alex Marquez nyangkut ampe nyala terang)

      Guest
    • Beda kualitas bahan setau saya, kalau di mocil kan bahannya biasa dan cakram tidak boleh terlalu panas makanya dibuat banyak lubang dan wave. Kalau di WSBK dan motoGP bahannya dah bagus tahan panas tinggi dan lebih mengejar luas gesek cakram dengan kampas rem dari pd proses pendinginan. Terlebih di MotoGP yang berbahan carbon justru tidak boleh terlalu dingin untuk mendapat gesekan yg maksimal.

      Guest
    • coba bantu jawab tidak bentuk wave karena dipakai untuk road racing kalo dirttrack lebih baik wave karena mengurangi kotoran pada dics tapi kontak antara disc dengan kampa rem jadi berkurang jadi semakin banyak kontak antara disc dengan disc akan lebih baik kalo untuk lubang terlalu banyak lubang pada disc ketika panas bisa membuat crack di discbrake jadi sedikit aja lubangnya

      Guest
  4. fungsi tombol di bagian stang kiri apakah sama / mirip seperti di Moto GP, sepertinya kurang lebih sama yah hanya beda fungsi saja mungkin

    Guest
    • Ya, itu pake Wet clutch. Karena motor standarnya pakai kopling basah, sesuai regulasi.
      Maka dari itu, Ducati perlu buat V4R versi khusus dry clutch supaya mesin WSBK nya bisa pake kopling kering.
      CMIIW.

      Editor
  5. Superbike dengan bentuk paling normal setelah suzuki gsx sama honda cbr. Ninja, v4r, sama bmw bentuknya agak radikal wkwkwk

    Guest
  6. saya cma nggu gmana marco melandri yang sangat pengalaman pakai yamaha dulu. Dia sangat kencang..kyknya bisa selevel Lowes klo spek motor sama.Smoga ada siaran ditv ya. kyk motogp.

    Guest
  7. R series yg paling besar nih. Btw dri ke 4 R itu r25 yg beda ekornya, apa itu sbagai pmbeda bahwa R25 satu2nya kluarga R yg tidak pkai deltabox ya makanya dikasih ekor yg beda

    Guest
    • Swing arm kebalik bikinan Suter bikin ngiler, kenapa produk massalnya malah balik ke arm konvensional ya? Padahal R1 sebelumnya malah udah pakai model kebalik. Ngomongin Suter, jadi inget vlogger sotoy tapi entah kenapa banyak yang nyanjung. Mungkin karena dia sering nyentil pemerintah dengan teori dia tentang kebijakan2 roda 4. Di salah satu vlog-nya yang unboxing HP4 dia bilang bobot HP4 cuma 145kg, juga dia nyebut Suter jadi “sater”. Dalam hati pede bener nih anak ngaco-nya hahaha

      Guest
    • Yang satunya tuas kopling satunya lagi tuas buat netralkan gigi(kalo lagi ndorong) perseneling.Soalnya gak ada gigi N(netral) kayak motoGP…koyok’e ngono le..

      Guest
  8. Swing arm kebalik bikinan Suter bikin ngiler, kenapa produk massalnya malah balik ke arm konvensional ya? Padahal R1 sebelumnya malah udah pakai model kebalik. Ngomongin Suter, jadi inget vlogger sotoy tapi entah kenapa banyak yang nyanjung. Mungkin karena dia sering nyentil pemerintah dengan teori dia tentang kebijakan2 roda 4. Di salah satu vlog-nya yang unboxing HP4 dia bilang bobot HP4 cuma 145kg, juga dia nyebut Suter jadi β€œsater”. Dalam hati pede bener nih anak ngaco-nya hahahaha

    Guest
    • salah 1 atau 2 hal doang langsung nge-hate nih bapak?!?!?
      kalo ada yg salah mah kasih tau yg benernya pak..
      mmg pola pikir warga negara berkembang kaya gini nihh ghahahaaaa….

      Guest
      • Salah 1? Salahnya banyak anak muda, dan gak cuma di video itu. Point-nya buka ngehate karena salah tapi saya komentari pede nya dia padahal gak menguasai bidang itu (cuma pandai baca majalah kemudian belagak pakar). Ngehate? Gak juga, cuma agak menyayangkan yang model begini modal pede doang udah dianggap pakar. Memang pola pikir seperti anda itu yang bikin negara jadi berkembang gak maju2. Point-nya gak dapet, tapi cuma kepancing.

        Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.