TMCBLOG.com – Jika sobat sekalian ngeh, di IMOS 2018 yang lalu Yamaha Indonesia ( YIMM ) memajang deretan motor MT Series mereka di booth ( cek video di atas ). Lengkap banget mulai dari pendahulu MT15 ( saat itu Xabre ), MT25,Β  MT07, MT09 sampai MT10. Nah sepertinya itu adalah kode bahwa di tahun kedepannya YIMM akan mulai kembali memasarkan motor motor MT series mereka di tanah air. Dan via artikel ini TMCBlog mau share fakta terbaru yang memperkuat sinyalemen bahwa YIMM akan menjual Yamaha MT07 dan MT09 dalam waktu dekat, Cekidot deh..

Yap faktanya TMCBlog peroleh dari list nilai jual kendaraan bermotor yang ada di situs Dispenda DKI jakarta. Di list NJKB tersebut ada beberapa kode motor yang selama ini tidak pernah hadir sebelumnya yakni Yamaha yakni :

Yap kodenya adalah Yamaha RM172 dan RN435. Yamaha RM172 adalah kode untuk Yamaha MT07 sedangkan Yamaha RN435 adalah kode untuk sosok Big bike Yamaha MT09. Sedangkan Kode Yamaha RN497 itu biasannya mengacu pada Superbike YZF-R1/R1M.

Cukup menarik melihat angka NJKB dariΒ  Yamaha MT07 yang ditetapkan 156 Juta rupiah dan untuk Yamaha MT09 dibanderol 195 Juta rupiah. Bakal berapa nih kedua motor ini dibanderol OTR nya ya sob ? Fokus ke Yamaha MT07, mesin twin cylinder yang disandang MT07 bukanlah mesin twin Inline biasa. Yamaha menuliskan sebagai mesin CP2 atau mesin CP ( Cross Plane ) series . . .

Yap kalau biasannya motor Inline Twin memiliki firing order 180 derajat, mesin Inline twin MT07 memiliki firing order 270 derajat . . Pada dasarnya ini merupakan firing order yang nggak lazim. Yamaha memilih firing order ini dan menganggap mesin MT07 adalah mesin Twin dengan Konsep CrossPlane.

Secara Umum firing order 270 derajad ini akan membuat Mesin Inline Twin ini mirip mesin Twin V 90 derajad. Jika sobat mau mencari video video MT07 dengan knalpot racing, Maka Suara MT07 akan berbeda, lebih dalam dan Mirip harley. Jika ER6N, Z650, CB500F jika dipakaikan Muffler racing maka suaranya akan memiliki tone yang nggak jauh beda dari tone Ninja 250, R25 ataupun CBR250RR. Kasus firing order MT07 mirip kasus firing order dari Honda Vultus.

Hadirnya Rumor bahwa Yamaha Indonesia akan membawa MT07 ini cukup menarik. Pertama karena selama ini sudah pernah hadir info bahwa mulai tahun 2017/2018 beberapa pabrik Yamaha di Indonesia sebenarnya menjadi basis produksi mesin big bike mereka, terutama MT07. Kedua, karena selama ini belum ada lagi penjenjangan moge sport Yamaha Setelah R25 / MT25 dengan harga di bawah 200 Juta rupiah. Dengan NJKB 156 Juta rupiah, kira-kira bakal berapa ya OTR nya ?

Taufik of BuitenZorg

44 COMMENTS

  1. wah ternyata artikelnya ada neh,btw klo nyentuh 200jt MT07 lokal bakal susah bersaing. secara Kawasaki Z900 ada di angka 240jutaan. 4 silinder 948cc. semoga saja MT07 yamaha bs positioning harga lbh baik.Hanya pendapat pribadi seh.

    Guest
    • apa iya lokal?, Indonesia kan cuma kebagian bikin mesinnya doang
      sedangkan bikin sasis,kaki2 dan perakitannya tetep aja paling dekat ya di Yamaha Thailand,tetep aja sampe sini status tuh mt07 tetep CBU,
      cmiiw ya!

      Guest
      • klo dr njkb kyknya cbu brow, harusnya klo lokal harga jualnya diangka itu. hemmm kita tunggu saja harga kluarnya brp. yamaha klo main moge,sekalian lokallah. krn ada kawasaki yg kluarin moge dgn harga yg mendekati moge dinegara lain.

        Guest
      • Kalau tidak salah tetap kena, karena PPNBM melihat berdasarkan kubikasi bukan pembuatan apakah itu ikd, ckd, atau CBU. Hanya saja mungkin ada beberapa pos yang dapat ditekan, contohnya dipajak impor. Mohon koreksinya jika salah. Hehe

        Guest
        • mungkin nanti di 2021 perhitungan pajak berubah karena didasarkan produksi emisi gas buang (CO2, NOx, dan HC). kan motor ini udah euro 4/5 yang jauh lebih ramah lingkungan

          Guest
      • Satu lagi hal yang unik dari Kawasaki di segmen moge. Terkadang mereka memiliki harga yang lebih murah dibanding kompetitor. Berbeda dengan segmen dibawah yang cenderung lebih mahal dari kompetitor.

        Guest
  2. nah udah ma dimasukin sini tuh,yg kemarin ngarap ngarep ngarap ngarep dibeli ya!kasihan Yamaha nya klo gak dibeli
    500 series aja yg dibilang super operpret masih banyak yg beli terutama cb500x,bahkan goldwing yg harganya 1 miliar lebih dan dikasih unit terbatas langsung ludes

    Guest
  3. Saya penasaran kalau noken as salah satu silinder dibalik jadi jarak firingnya cuma 90 derajat, bakal gimana ya suara dan karakternya?

    Guest
  4. MT07 generasi pertama ini sudah cukup berumur, dan waktu2 ini benernya pas untuk ganti model, jadi curiga ni kalo ntar yg dijual disini sekalian yang model baru nya, hmmm…………..

    Guest
    • Yg masuk generasi kedua bro. Mirip ama yg pertama. Minornfavelift, salah satu bedanya di air intake sebelah tanki. Madepnya ke atas, bukan ke bawah ky yg gen 1

      Guest
  5. jadinya masih cbu wak? berarti mesinnya diekspor dulu terus diimpor lagi ya? wkwkw kapan nih full rakit di Indonesia?

    Guest
      • ibaratnya kaya bahan tambang di Indonesia. contohnya bijih bauksit ditambang di Indonesia, terus diekspor ke cina, lalu diproses di sana sampai jadi almu, terus diimpor oleh Indonesia. muter2 aja, tapi yang rugi kita karena nilai tambahnya enggak ada sama sekali

        Guest
    • ibaratnya kaya bahan tambang di Indonesia. contohnya bijih bauksit ditambang di Indonesia, terus diekspor ke cina, lalu diproses di sana sampai jadi almu, terus diimpor oleh Indonesia. muter2 aja, tapi yang rugi kita karena nilai tambahnya enggak ada sama sekali

      Guest
  6. Wak haji pernah bikin artikel lengkap tentang firing ordermotor 2, 3, dan 4 silinder belum ya?
    saya masih penasaran ama firing order motor 250cc 2 silinder umumnya (Ninja 250, R25, CBR 250RR) berapa derajat? lalu gimana firing order di motor benelli 250cc 2 silinder yang firing ordernya disebut-sebut sebagai flatplane bisa bersuara mirip 4 silinder?

    Guest
    • 250 2 silinder macem ninja, cbr, er6n, r25 semuanya pakai crank 180. kalau benelli 360 jadinya kedua piston naik turun bersamaan

      Guest
    • FYI, mungkin yg anda maksud firing order 360Β°, bisa cek contohnya Beneli TNT250. Dan yg dimaksud flatplane itu ya jenis firing order pada umumnya dengan jarak pin 180Β° di crankshaft, kalo crossplane kan jarak pin 90Β° di crank dan dari samping akan terlihat menyilang (cross : menyilang). #CMIIW

      Guest
  7. Wak haji, mungkin gak YIMM masukin secara CKD? Frame, body etc. dari Japan namun mesin dari Indonesia? Bisa jadi lebih murah daripada impor balik mesin.

    Guest
  8. Percuma jg dijual di indo. Secara desain ky dagelan..terus fb nya jazjezjoz doank..kgk beli! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    Headlamp nya itu lho…gilani…

    Guest
  9. saya jadi agak bingung…kemaren kemaren ketemu karyawan yamaha yang kerja di perakitan…katanya dia yakin banget MT07 bikin disini…Saya tanya, bukannya mesin aja? Dia yakin banget ngomong, kalau MT07 bikin full….ngelindur atau apa ya…

    Guest
  10. Saya rasa kedepan seluruh pabrikan bakal buat moge lokal, tinggal nunggu waktu saja. Mengingat dulu 2 silinder 250cc banyak bilang gak mungkin,toh sekarang dah lokal. semoga saja ,biar jalanan banyak moge.

    Guest
  11. wak data di situs Dispenda DKI jakarta emang udah fix YIMM yg bakal masukin MT ini ?bisa jadikan bukan YIMM melainkan IU

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.