TMCBLOG.com – Miguel Oliviera adalah salah satu dari 4 Rookie yang hadir di Kelas MotoGP 2019 ini. Di artikel yang allu sudah tmcblog hadirkan perbandingan performa dalam hal ini laptime dan Top Speed antara ke empat Rookie ini. Dari kedua data tersebut soal laptime terlihat bahwa Di setengah race awal pace Oliviera mirip pace Joan Mir, namun memang soal Top Speed, RC16 yang dibesutnya belum bisa mendekati Top Speed GSX-RR. Namun begitu tidak mengurangi rasa ketertarikan dari seorang Pit Beirer ke Rookie asal portugal ini.

Dalam pengakuannya kepada speedweek, Direktur Motorsport KTM ini mengaku bahwa ia sudah cukup senang dengan debut pertama Oliviera ini. Menurut Beirer, Runner-up Moto2 2018 ini kian waktu semakin lebih baik dengan KTM RC-16 bahkan dibandingkan dengan Johann Zarco sekalipun.

Beirer pun menyukai karakter Oliviera yang menurutnya cukup Cool. Di test pertama Valencia 2018 Oliviera tertinggal 3 detik, Namun angka 3 detik ini tidak masalah buatΒ  Oliviera dan tidak membuatnya merasa tertekan. Dan hasilnya setelah test demi test dilakukan maka jarak antara Oliviera dengan pembalap tercepat pun semakin terkikis. Sampai akhirnya capaian terbaik sementara Oliviera adalah di sesi FP3 MotoGP Qatar 2019 dimana jarak antara dirinya dan Marc Marquez hanya terbentang 0,88 detik saja.

Bicara Soal kenyataan bahwa akhirnnya Miguel Oliviera bisa mensejajarkan diri level pacenya dengan Johann Zarco selain bagus Buat Oliviera namun juga menghadirkan pertanyaan lain yakni soal Paket Motor yang disiapkan Buat Johann Zarco. there is something fundamentally wrong in our package with Johann Zarco begitu kata Beirer. Jika seorang Rookie berada pada level yang sama atau bahkan lebih baik, maka sesuatu ada yang tidak beres, begitu Pungkas Pit Beirer.

Taufik of BuitenZorg

52 COMMENTS

    • Btuh duit cepek, bro?
      Napa g sklian 2.5M… HP4, bro πŸ˜‚πŸ€­
      Tp jgn mnta k aq y, dr nickq ja udh trjwab…
      Tp klw bntu doa y blh lh, aq bantuin biar kyk ARRC250… King Of Oprek, blm slsai Oprek sblm juara 🀣

      Guest
    • MEmang ini motor kATEEM yang belum bagus
      gak ada point yang menonjol dari motor ini
      kayaknya mereka belum tau arah pengembangan untuk KATEEM RC16

      Kalu cara kerja suzuki kayaknya mirip mirip sama honda, mempertahankan point yang bagus dan memperbaiki sedikit sedikit kekurangan mereka

      Guest
    • Bntr lg jg sembuh… Bntr lg jg kyk Sisuki, bs bkin pnas ati pbrikan DEWA d lintasan πŸ˜‚πŸ€£πŸ€­

      Guest
      • @algembel: setuju..tinggal tunggu ilmu dari pedrosa aja ktm bisa berbahaya kedepannya tuh…hondol kalo ngga ada pedrosa ngga bakal bisa kayak sekarang hueehehhehe…apa lo hah???

        Guest
        • iya,tapi harus ngopeni selama 13 tahun juga kayak Hondo,sanggupkah KTM? (niru tantangan Puig)πŸ˜‚πŸ˜‚

          Guest
    • @saitbaisait: semua tuh butuh proses,emangnya gampang apa ngembangin motor?..
      Emangnya kayak MM yang tinggal nyemplak aje menikmati jerih payah sang legend predosa…uuehehehhehe..

      Guest
      • makanya harus sabar walaupun memakan waktu sampe 13 tahun,gak boleh ngeluh
        apa ada yg salah dr komen ane diatas? 😁
        gak ada tim yg bs lama nge keep pembalapnya sampe selama itu lo Selama ini

        Guest
  1. Motor dangak model ktm, rcv, gsxrr itu ndak maksimal kalo pakai gaya balap knee down, motor itu dikembangkan untuk gaya balap elbow down. Kalo m1, rsgp, gp19 itu memang dirancang maksimal pakai knee down.

    Zarco saja yg memang tidak bisa memahami,, zarco seakan2 memaksa ktm membuat motor depan lebih nungging seperti m1 yang memang maksimal untuk knee down. Padahal motor dirancang ndangak atau nungging itu memang punya kelemahan dan kelebihan masing2.

    Guest
    • Mgkn prlu d bkin 2 pket yg brbeda, liat spa yg lbh tajem instingny, plus bntuan polesan Pedrosa…. Psti lbh seru! Hehe…

      Guest
    • Suzuki RC? F4 RC? 🀭
      Otakq dr dl trs trbayang, bs juara k 10 jk naik Hondut (lg) & pnsiun dlm damai… Asal tdk dkat2 Agostini ja πŸ˜‚πŸ€£

      Guest
  2. zarco baru 2 tahun pake M1 langsung kesusahan pakai V4 yak. emang kayanya bener kalau rookie lebih mudah adaptasi dibandingkan pembalap berpengalaman yang ganti jenis mesin. mirip2 Fabio jadinya, dia belum tahu bagaimana karakter M1, jadi dia langsung menyesuaikan diri dengan motornya. kalau pembalap yang sudah paham motornya malah sensitif sama perubahan2 kecil, enggak enak dikit langsung melambat πŸ˜‚ tapi kalau udah pas, yang rookie pasti ketinggalan πŸ˜‚

    Guest
  3. malah lebih mengkhawatirkan si Syahrin,kayaknya bareng tech3 KTM bakal 1 tahun doang ini,binder udah siap buat menggusur tempatnya

    andai aja di petronas mungkin nasibnya bakal lebih baik,orang Malaysia apa nggak protes tuh entar kalo sampe Syahrin didepak dr MotoGP, penggantian Zulfahmi di Petronas moto2 dgn orang Australia aja sempet jadi perdebatan sama orang sana

    Guest
  4. Kira in cuma malaysia yg ada pembalapnya di motogp,ternyata indonesia pun ada..miguel oliveira bocah portugal peranakan purwokerto tegalπŸ˜€

    Guest
  5. Pit berer nyinggung pedrosa nih, jika ada rookie yg lebih cepat dari pembalap yg sudah lama bawa motor motogp brati ada yg salah…motogp 2013 yg salah buanyak brati…darno salah,fim salah,semua pabrikan salah…hahaha

    Guest
  6. mo nyalahin motor atau zarco ni ?
    kalo zarco merasa nyaman pake rc16 yg kita liat zarco vs crutclow

    lah ini motor model desmo gp7 kok msh dipakek

    Guest
  7. sebenarnya olivera adalah pembalap bagus dan bahkan musim lalu adalah lawan paling berat Bagnaiya.

    Guest
  8. Pantesan Jarko gak jadi ke Hondut.
    Skill memang apa adanya, terbantu ama sasis YZR-M1 yang friendly ditambah Crossplane yang lembut jadinya ketika dikasih paket “kasar” langsung gak muncul lagi batang hidungnya.
    Mending JL99 (menurut Hondut) karena berhasil menaklukkan V4 paling ganas hanya bermodal penyangga k**thol padahal sama2 lulusan Crossplane Yamama.

    Guest
    • Namanya juga manusia mas sob.
      Sodara sedarah sebapak ibu saja berbeda kok. Gak cuma phisical appearance. Skill & performance
      Itu laaagh Sunnatullah……. Di dunia balap pun klo kita peka, banyak laaagh…. hal yang membuat kita berdzikir menyebut Asma Allah.
      Kita terlahir di dunia penuh dengan perbedaan & dikaruniai kebebasan untuk menciptakan kerukunan ketentraman ayom ayem gemah ripah loh jinawi. Bukan saling caci, cari menang ninggalin perbedaan

      Guest
  9. Puas
    Puas sangat mirip, mungkin identik malah, dengan the so called kenikmadlan.
    Klo dianggap berbeda, mungkin kudu melalui semacam scrutinizing.
    Betul kan?
    The next step adalah mensyukuri. Betulll?
    Apa kaaagh…… (triatmono’s style) cukup dengan hamdallah?
    Besok kita bahas bersama sama ya sobs. Ciaoowww

    Guest
  10. baru satu seri udah mau ambil kesimpulan tuh bos KTM…. gak belajar dari JL99 & Ducati bos.

    pppffffftttttt 😁😁😁

    Guest
  11. miguel oliveira seorang pembalap yang aslinya berprofesi sebagai dokter gigi diportugal, eh yang sampingannya dokter gigi apa pembalap nih ? πŸ˜‚

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.