TMCBLOG.com – Marc Marquez saat ini pasca Race MotoGP Silverstone 2019 telah mengumpulkan Nilai 250 point dan berjarak 78 point dari Kompetitor terdekatnya Andrea Dovizioso dalam upaya perebutan gelar Juara Dunia MotoGP 2019. Setelah Podium dua di Silverstone banyak yang mengatakan bahwa MotoGP Thailand 2020 mungkin jadi tempat Marc Marquez kunci Gelar Juara 2020 ini ..  apa benar hitungannya Bisa begitu ?

Oke jadi 3 seri terdekat Setelah Silverstone akan hadir Race seri Misano, Aragon dan Buriram ( Thailand). Bicara ekstrapolasi seperti ini mau nggak mau kita harus sementara switch dan berperan sebagai bani ‘jikalau ‘ dan Untuk itu tmcblog mau berangan angan dengan skenario paling tipis yakni Jikalau saja Marc Bisa memenangkan (P1) tiga Seri berikutnya di Misano, Aragon dan Thailand dan Jikalau saja juga Di ketiga race ini Andrea Dovizioso berhasil finish di posisi P2 terus ( tentu sangat banyak komutasi dan jikalau jikalau lainnya)  . . dengan skenario ini Maka Marc akan ketambahan 75 point sementara Dovi ketambahan 60 point

Ini artinya ‘Jikalau’ skenario di atas benar benar kejadian, Point total Marc akan 325 point sementara point total Dovizioso akan 232 atau keduanya akan berbeda sejauh 93 Point. Dan angka 93 Point ini masih lebih kecil dari 100 point maksimum yang bisa diperoleh Marc di empat race berikutnya ( Jepang, Australia, Malaysia dan Valencia ) dan artinya Marc Sebenarnya dengan skenario Marc P1 dan Dovi P2 terus maka Titel Juara 2019 tidak di Buriram, melainkan ( lagi lagi ) di Motegi – Jepang

Secara umum pasca Silverstone akan ada 7 Seri ke depan Yang artinya maksimum masih akan ada 175 point ke depan. Ini artinya siapapun pembalapnya jika pasca Silverstone masih punya jarak point lebih kecil 175 dari Marc Maka ia masih punya kesempatan berkompetisi dengan Marc dalam perebutan Titel Juara DUnia 2019 ini ( sekecil apapun kesempatan itu ada) . Yap masih ada 8 Pembalap : Dovizioso, Rins, Petrucci, Vinales, Rossi, Miller, Quartararo dan Cutchlow. never say never.

Taufik of BuitenZorg

73 COMMENTS

    • Japan lagi

      Tahun lalu..
      RSM: dovi marq
      Ara: marq dovi
      Thai: marq dovi

      Cuma plus 5..

      Bisa lebih cepat karena adanya ada Rins plus F1/4 dan dovi baru jatuh hebat…

      Guest
  1. Mgkn wak Haji kurang minum Aqua…

    2019 wak bukan 2020… :mrgreen:

    Mudah2an 2020 lebih menarik dengan semakin matangnya Quartararo dan konsistensi Rins..

    Guest
  2. semakin cepat markes jurdun, semakin baik untuk tontonan balapan berikutnya.

    tim-nya markes menghitung angka dan mencari lokasi party untuk jurdun, si ‘itu’ menghitung apa dan mencari lokasi untuk apa ya ??

    hehe..

    Guest
    • ini beliau mengulas ‘….dengan sekenario paling tipis…’ loh ya. bayangkan bila diulas ‘…dengan sekenario paling tebal…’, si ‘itu’ auto deleted. ngeri sekali loh ini.
      lebih baik saya menikmati mendoan yang masih hot saja mas. hehe…

      Guest
    • saya menantikan strategi ‘kotor dan agresip’ ala markes setelah jurdun tercapai di sisa race untuk mengganggu dan menggoda rins atau dovi mas.
      kalau si ‘itu’ sudah tidak enak untuk dikerjain, daripada nantinya diseruduk dengan brutal mendingan si ‘itu’ dijauhi saja, biar bertarung dg rekannya sendiri, vina atau fabio atau morbi.
      hehe…

      Guest
      • betoll pak bangun, yang ditunggu itu aksi markes selepas gelar sudah dikunci. pasti awut2an racenya.
        btw akhir2 ini pak bangun kenapa gancor banget ya? biasanya komennya kalem, cocok ya pak krotonya wkwkwk… piss pak

        Guest
  3. Marc P1 terus?
    Ngimpi…
    Dovi P2 terus?
    Ngayal…
    Masih ada pantes pantesnya ngimpi marc juara P1 terus melihat track record kalau ga P1 ya P2. Lah mbayangin dovi P2 terus? Khayalan Berat..

    Guest
  4. Mending Marc cepetcepetin jurdun. Jadi di sisa race bisa ngekor di belakang pembalap calon pesaing tahun depan buat tau gaya riding sama kelemahannya.

    Karna selama ini Marc selalu berusaha untuk tidak disalip. Saat selalu kalah duel ama Dovi atau Rins, Marc selalu diperhatiin ridingnya sepanjang race dan dikentutin di last lap.

    Guest
  5. Btw Wak, konsistensi Marc musim ini.. Bisa dipaksa samasamain sama konsistensi mendiang Hayden dulu gak pas jurdun ?

    Guest
    • tidak sama bro @RichardGN
      bahkan untuk statistik DNF nya walaupun sama2 sekali, tapi beda sebab… ?
      Hayden di “kill” sama teammate nya di seri kedua terakhir yg langsung bikin keringet dingin di Championship… ?
      MM jatuh di seri kedua awal yg masih bisa banyak kemungkinan planning Championshipnya…

      Guest
    • tapi kayanya menurut ane konsistensi 69 dlu jd pelajaran penting ke depan buat HRC (bagian dari strategi team untuk championship). makanya sekarang puig sering muncul untuk meredam marc dari pinggir track, supaya ga overpush dan lebih mentingin posisi klasemen. CMIIW

      Guest
  6. Makin cepet Marc jurdun 2019, makin besar pula peluang dia jurdun 2020 juga.. Lho??

    Anggaplah Marc mengunci juara di Buriram, maka 4 seri berikutnya Marc bisa coba semua new part, new chassis buat 2020..Nothing to lose..

    Bahkan kalo mau nakal, boleh2 aja pake mesin 2020 meski dengan konsekuensi penalti dari grid belakang..

    Artinya Marc memulai musim 2020 duluan di saat yg lain berjibaku buat runner up.. Saat tes pra musim, tinggal memantapkan setup final doank..

    Guest
  7. ikutan bani …. jikalau andaikata seumpama smua raja di motogp ..
    race pakai moto2 / based engine semua sama seru ga ya ….
    saling sundul2 smua kali yaa

    Guest
  8. Di sisa race ini cuma berharap paduka bs perform lagi biar makin rame,kangen smug face nya walaupun nyebelin juga sih ?

    Guest
  9. klaupun misalny marc ngunci glar jurdun d buriram, dia tetap punya bebn d seri2 berikutnya, krna d klasemen konstruktor honda walaupun masih memimpin tpi masih blum aman, dan klasemen tim repsol honda masih tertinggal dgn gap poin yg lumayan dan msih blum perform ny jorge lorenjo, berharap sih lorenjo dan duo lcr honda bisa konsisten d top 10 race2 berikutya biar honda bisa sapu bersih glar juara d semua kategori(kecuali glar rookie of the year)

    Guest
  10. Jikalau ga hanya sementara Wak, kalimat yg umum itu “Kalau/andai kamu ga jadi dokter mau jadi apa” itu kebanyakan omongan orang tua sama anaknya, kecuali yg masih bujang, cuma contoh kecil aja,

    Guest
  11. Hasil race musim lalu di tiga seri tersebut sbb:
    Gp san marino : 1. Dovi 2. Marc
    Gp Aragon : 1. Marc 2. Dovi
    Gp Thailand : 1. Marc 2. Dovi

    Tahun ini sepertinya 2 nama itu lagi yang ngisi posisi 1 dan 2

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.