TMCBLOG.com – Lontaran Perang Olah kata kata di MotoGP tidak jarang terdengar dari Mulut Para Petinggi Pabrikan. Ducati Misalnya, terutama Paolo Ciabatti selalu Bilang Bahwa Faktanya Ducati Desmosedici GP19 adalah Motor yang bisa mengantarkan Dua pembalapnya ( Dovizioso dan Petrucci ) Naik ke Podium Tertinggi alias Juara seri, Sementara Paolo selalu mengemukakan Fakta Bahwa Honda RC213V hanya bisa menang Via Marc Marquez sementara pembalap yang lainnya Strugle, dan benar memang Faktanya Hanya Cal Crutchlow pembalap Honda – Non Marquez yang berhasil naik ke Podium Seri Di musim 2019 kemarin.
Selama ini Pabrikan yang kerap bicara Bahwa Honda bukan merupakan Motor yang mudah dikendarai adalah Ducati. Tmcblog nggak ngerti Maksud tujuan dari Paolo Ciabatti Selalu ngomong seperti itu, Selalu Marc yang di kedepankan, di atas nama Honda, Dan selalu membuat seakan Inferior ada di Honda, Dan Honda sangat bergantung pada Marc Apakah ada Hidden Agenda pembidikan Marc Marquez agar pindah ke Ducati dengan mengusik keteguhan Hati Marc ?
Ataukah Ini lebih merupakan upaya untuk terus ‘membesarkan’ Nama Ducati di depan Sponsor mereka. Phillip Moris tentu Butuh pembuktian dari Ducati karena mereka telah menggelontorkan Uang yang tidak sedikit dan Bisa jadi Cuitan Paolo Ditujukan Untuk terus berupaya memposisikan Ducati sebagai Tempat yang tepat untuk berinvestasi Buat para Sponsornya dibalik dari Fakta bahwa selama tiga tahun berturut turut mereka selalu dikalahkan Oleh Honda.
Dan sepertinya Sosok Alberto Puig pun bisa panas mendengarkan hal hal tersebut sob. Para petinggi pabrikan lain ( contohnya Ducati ) Selalu mempergunakan fakta Marc Marquez finish 18 Kali di Posisi Podium 1 dan 2 di total 19 Seri sebagai peluru untuk bilang Honda Hanya Marc Saja yang bisa kendalikan, Honda RC213V adalah Motor yang sulit. Dan untuk menjawabnya, untuk melakukan serangan skak, Alberto pakai cara yang unik sob ..
” Menurut saya itu bukan Fakta, Itu cuma Opini, dalam 18 tahun terakhir Honda telah memenangkan Totel Juara dunia selama 10 kali dengan empat pembalap yang berbeda ( Rossi, Hayden, Stoner, dan Marc Marquez ). Yamaha dengan dua Pembalap ( Lorenzo dan Rossi ) sementara Ducati dengan satu orang ( Stoner ). Berdasarkan fakta fakta ni, siapapun akan bilang Honda Merupakan Motor yang paling mudah di kejuaraan Dunia “
Wedyan, statistik satu musim dilawan sama statistik 18 tahun cuyyy. Seakan belum puas dengan satu paragrap, Via corsedimoto, Alberto pun melanjutkan . . .
” Saya tidak mengerti apa yang dimaksud team lain ( Ducati ), kami nggak peduli. Performa keseluruhan dari sebuah team tidak hanya bergantung pada Motornya atau Pembalapnya, Namun pada semua struktur. Setiap team berusaha semaksimal mungkin. Jika kita memiliki satu pembalap yang tidak bisa menggapainya, pembalap lain bisa coba menggapainya. Honda telah memenangkan Titel dengan beberapa pembalap termasuk Rossi, Hayden, Marc dan Casey. Jadi menurut saya Hal itu (Yang dikatakan Ciabatti) Hanyalah sebuah Ide, Bukan fakta “
Yang dimaksud oleh Alberto Puig dengan ‘Ide’ ini Mungkin Ide dari Ducati Untuk membangun Opini Publik bahwa Motor terbaik adalah Motor yang bisa berpotensi dimenangkan (kemenangan seri) oleh siapa saja . . . Wah panasss
Taufik of BuitenZorg




Tetap aja diluar mereka masih adaEddie lawson 1x, wayne gardner 1x, freddie spencer 2x, alex criville 1x yg juara makai honda.
kurang setuju dengan pendapat si Puig, bursa transfer pembalap honda lebih sering dibanding yamaha, jadi kurang apple to apple, kalo dengan ducati, lebih seimbang, malah ducati lebih banyak berganti pembalap, jadi bisa dibandingkan, dan so far memang ducati cuma menang 1x
Hm… cukup lucu
1. Sejak zaman motogp tim factory
Duc : 13 rider (jurdu 1 rider) 7%
Hon : 9 rider (jurdu 4 rider) 44%
Yam : 8 rider (jurdu 2 rider) 25%
Selisih 1 orang signifikan dgn selisih 19%?
2. Big question is… emang ngaruh? Kalo pergantian rider memang mempengaruhi jurdu, ganti aja tiap tahun
Gw juga gak 100% setuju ama omongan puig
Tp logika ente cukup menggoda untuk dibantai… eh dibantah
hahaha statistik ente malah menguatkan pendapat sini, selisih 1, tetep aja jumlah pembalap yamaha lebih dikit dari pembalap honda, inti pembahasan disini kan itu
Wkwkwk…
Silahkan tanya ke ahli statistik…
Dgn data diatas apakah signifikan
Dan bagaimana mungkin 9vs13 lebih seimbang dr 8vs9
intinya adalah logika ente ngaco
Lagu MetallicA
Kalau ane jd Puig,ane bakal blg “sejak kapan motor balap mudah dikendarai?kalau mau mudah naik scooter aja,nenekmu jg bisa bawa.”