TMCBLOG.com – Pekan lalu Marc Marquez juara di GP Austin CoTA 2021 dan ini adalah catatan kemenangan ke 182 dan juga podium ke 450 buat kolaborasi Honda dan Repsol yang berlangsung semenjak 1995 baik dengan Honda NSR, RC211V, RC212V dan RC213V. Catatan ini jelas tidak juga terlepas dari raihan 15 kali juara dunia yang diraih oleh 6 nama pembalap semenjak 1995 sampai saat ini.

Sementara jika dihitung ketika kombinasi Honda-Repsol berada di era 4 tak MotoGP tercatat 58 kali juara seri plus juga 9 kali juara dunia. Namun begitu jika berbicara mengenai 450 kali podium sebagian besar catatan ini tidak disumbangkan oleh Marc Marquez, melainkan oleh rekan senegaranya Dani Pedrosa. Walaupun belum sekalipun pernah mencicipi gelar juara dunia di kelas MotoGP, Dani selama membalap di kelas primer ini telah menorehkan podium sebanyak 112 kali yang semua ditorehkan dengan Honda.

Mick Doohan menulis awal dari kisah sukses kombinasi kerja sama Repsol dan Honda di atas NSR 500 cc saat kelas masih bertajuk GP500. Dari 1995 hingga 1998 Doohan memenangkan empat dari lima gelar juara dunia 500cc dalam warna Repsol Honda. Selama itu juga Doohan menyumbang 48 podium, yang menempatkan dia di tempat ketiga di belakang Pedrosa dan Marc. Pada tahun 1999, rekan setim Doohan Alex Criville Pembalap Spanyol pertama yang menjadi juara dunia di kelas utama.

Marc Márquez telah melampaui raihan Doohan sejak musim debutnya di MotoGP pada tahun 2011 sampai seri terakhir di CoTA, Marc telah mempersembahkan 98 podium, 58 kemenangan GP dan enam gelar dunia untuk Repsol Honda.

Di awal era empat tak, superstar Valentino Rossi dan Repsol Honda membawa dua gelar juara dunia dengan motor RC211V (lima silinder 990 cc) pada 2002 dan 2003. Nicky Hayden di tahun 2006 mengalahkan Vale dan menjadi juara dunia.

Fakta cukup menarik adalah Repsol Honda jika dibagi berdasarkan jenis motor NSR500 menyumbangkan 5 gelar juara dunia, RC211V menyumbang 3 gelar, RC211V menyumbang 1 gelar dan RC213V menyumbang 6 Gelar. Berikut ini adalah catatan keberhasilan Repsol Honda di kelas primer semenjak kolaborasi keduanya di tahun 1995.

15 gelar juara dunia:
6 Marc Márquez: 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019
4 Mick Doohan: 1995, 1996, 1997, 1998
2 Valentino Rossi: 2002, 2003
1 Casey Stoner: 2011
1 Nicky Hayden: 2006
1 Alex Criville: 1999

182 kemenangan GP:
Marc Marquez: 58
Mick Doohan: 35
Dani Pedrosa: 31
Valentino Rossi: 20
Casey Stoner: 15
Alex Criville: 14
Tadayuki Okada: 4
Nicky Hayden: 3
Andrea Dovizioso: 1
Tohru Ukawa: 1

450 podium:
Dani Pedrosa: 112
Marc Marquez: 98
Mick Doohan: 48
Alex Criville: 44
Valentino Rossi: 31
Casey Stoner: 26
Nicky Hayden: 25
Tadayuki Okada: 21
Andrea Dovizioso: 15
Tohru Ukawa: 10
Sete Gibernau: 5
Max Biaggi: 4
Alex Barros: 4
Takuma Aoki: 3
Shinichi Itoh: 2
Alex Marquez: 2

 

38 COMMENTS

    • Dani Pedrosa itu pembalap yg jejaknya mirip VR46, JL99 dan MM93…..
      Mereka adalah tipikal pembalap yg bisa membuat perbedaan dan juara dunia dikelas yg mereka ikuti dari kelas bawah hingga kelas atas.

      Dani Pedrosa saja yg kurang beruntung, bisa karena cedera parah dan juga berada dalam masa/ waktu yg sama dengan para pembalap allien motoGP, sehingga tidak bisa dominan sendirian, harus berbagi.

      Makanya gelaran motoGP yg paling seru itu adalah saat era 4 allien motoGP (VR46, Casey Stoner, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo).
      Itu mirip jika saat ini ada 4 orang Marc Marquez berlaga dalam balap motoGP, terbayang serunya dan juga fans fanatiknya.

      Guest
  1. Mau gimana juga tetep tim paling sukses sejagat

    Duit banyak, ngeker talenta paling hebat
    Sejak hadir hampir semua jurdun dari 95, pernah nyicip pakai repsol honda kecuali kenny roberts jr dan joan mir

    Guest
  2. Repsol dan Honda bener2 entitas tak terpisahkan di dunia Motorsport, kok bisa ya ada sponsor yg sebegitu komitmennya terhadap sebuah tim/pabrikan,,,

    Guest
  3. Wak, izin bertanya, apakah telah terjadi typo atau saya yang salah penangkapan?

    Dalam satu alinea dijelaskan :
    Sementara Jika dihitung ketika Kombinasi Honda-repsol berada di Era 4 tak MotoGP tercatat 58 Kali Juara seri plus juga 9 Kali Juara Dunia.

    Di alinea lain dituliskan :
    Marc telah mempersembahkan 98 podium, 58 kemenangan GP dan enam gelar dunia Untuk Repsol Honda.

    Total kemenangan/juara seri Honda-Repsol = 58
    Total kemenangan/juara seri Marc = 58
    Apakah tidak salah hitung?
    Sepertinya juara serinya Rossi, Pedrosa, Hayden belum ditambahkan ke total juara seri Honda-Repsol..

    Guest
  4. Itu para pebalap Jepang pada kemana ya sekarang? Susah nyari infonya. Cuma Takuma Aoki aja yang up to date karena ikutan balapan mobil Le Mans 24 hours tahun ini.

    Guest
  5. Mohon do koreksi Wak Haji.

    Michael “Mick” Doohan (lahir 4 Juni 1965) adalah seorang pembalap asal Australia yang memiliki nama besar di dunia balap motor. Dia adalah pembalap yang memiliki rekor juara dunia GP 500cc dengan motor NSR 500 sebanyak 5 kali pada tahun 1994, 1995, 1996, 1997, 1998.

    15 gelar juara dunia:
    6 Marc Márquez: 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019
    4 Mick Doohan: 1995, 1996, 1997, 1998
    2 Valentino Rossi: 2002, 2003
    1 Casey Stoner: 2011
    1 Nicky Hayden: 2006
    1 Alex Criville: 1999

    Guest
    • Tulisan yang diartikel tidak memasukan Kemenangan Doohan di 1994 saat tidak berada dalam Tim yang dibentuk dengan kolaborasi Repsol dan Honda yang baru terjadi di 1995

      Administrator
  6. dragu, pengembangan rc213 tidak pernah berdasarkan masukan dan pengembangan MM. Justru MM itu tipikal rider yang sama dengan stoner dan cc, beri motor sekencangnya, urusan track serahkan ke pembalap. Kita tidak pernah membaca berita MM, stoner, dan c minta perubahan motor ini dan itu. Logika para hater seperti elu yang keliru. MM belum pindah ke pabrikan lain karena memang sudah dipagari mahal oleh HRC, lagian juga siapa yang sanggup bayar dia.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.