Johann Zarco Blak-blakan Ingin Jadi Pembalap Tim Factory Honda

TMCBLOG.com – Dimanapn posisi startnya, Johann Zarco terus berupaya menjadi finisher terbaik Honda dalam tiga gelaran pertama MotoGP 2025 dan juga di 2024 yang lalu. Pembalap Prancis ini terus mengetuk pintu Honda, mungkin bahkan dengan pandangan ke musim 2026. Seperti yang sempat ia katakan secara blak-blakan di konferensi pers untuk presentasi GP Prancis 2025 Rabu 2 April kemarin.

Meski sangat senang menjadi bagian dari tim Honda LCR dengan segala support kelas factory dari HRC, pria Prancis itu tak menyembunyikan fakta bahwa “prestise” yang dikaitkan dengan tim pabrikan Honda (Honda Castrol) telah membuatnya tertarik untuk musim depan, saat kosong untuk bertandem bersama Joan Mir bisa tersedia, mengingat kontrak Luca Marini berakhir di akhir tahun 2025 ini.

“[Hasil saat ini] memberikan kredibilitas kepada Honda. Tujuannya tetap untuk menciptakan ikatan yang sekuat mungkin, untuk tetap menjadi pembalap utama di Honda, mungkin membuka peluang untuk menjadi pembalap resmi di kemudian hari.”

Bagaimana menurutmu sob, Zarco pantas nggak di 2026 balapan di Honda Castrol factory team? – @tmcblog

19 COMMENTS

  1. Tetap stay aja di LCR tapi full support motor pabrikan..
    Menjalankan peran yang sama persis dengan CC35 sebagai pebalap pengembang..
    Apalagi mengingat usia juga, berikan seat pabrikan buat pebalap lain kayak Toprak..

  2. Pantas lah,lagian Castrol jg udah support factory,dgn datangnya zarco mungkin porsi sponsorship nya jg jadi lebih gede nama timnya jadi Castrol hodna mungkin
    Dan jika Castrol lepas dr lcr pasti diisi Givi lagi atau Hodna kasih ganti pelumas proHodna beres

  3. Sebaiknya mir saja yg di ganti…bosan lihat mir yg notabene pernah jurdun tapi alakadarnya

  4. Jika Zarco pindah ke Team HRC Castrol hal yang bagus, kemudian Marini di OFF kan dan posisi Zarco di LCR HONDA Castrol seatnya diisi Toprak, opsi yg bagus kalau begini….

  5. Zarco pantas masuk team Factory…Ayolah HRC berikan kesempatan Zarco buat masuk team utama

  6. Jelas pantas lah, ganti slot Luca atau bahkan nendang Mir sblm putus kontrak (which means keknya honda ga main begitu) pun pantas

  7. Usia udah senior, baiknya jd rider pengembang,
    Mendampingi aleix espar.
    Tp zarco sepertinya bukan tipe rider pengembang dan lebih cocok mengguanakan motor yang sufah jadi, setelah pengalaman gagal di KTM.
    Pengalaman di Ducati dan Yamaha Tech 3 yang merupakan motor dari Juara Dunia.

  8. itu adalah cita²nya dulu waktu logout dari KTM.
    sempet nyoba Honda juga kan.. tapi akhirnya tidak ada kontrak yang muncul dari Honda.

    mbah dorna tidak tinggal diam yang akhirmya bantu dia dapet kursi pramac.

    jadi memang zarwo sudah ngidam naik repsol (pabrikan honda) dari lama

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP