Klarifikasi Acosta Mengenai “Marquez Who?”

TMCBLOG.com – Kantor berita Mundo Deportivo berkesempatan bertanya kepada talenta muda MotoGP, Pedro Acosta mengenai beberapa hal terutama dua hal yang berhubungan dengan kompatriot Acosta yakni Marc Marquez yang kini memimpin klasemen MotoGP sementara setelah 4 seri berlangsung. Yang pertama Acosta ditanya pendapatnya mengenai pernyataan Marc bahwa ia tak akan menghalangi jika Ducati mendatangkan Pedro Acosta.

Marc Marquez mengatakannya dengan lantang dan jelas bahwa jika Ducati benar-benar memutuskan untuk merekrut talenta seperti Pedro Acosta, dia tidak akan menghalanginya. Mengenai hal ini Acosta mejawab, “Jika legenda motor seperti Marc mengatakan itu, itu menyanjung dan positif. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan,” kata Acosta.

“Lebih dari sekadar ingin mengalahkannya, saya ingin bisa kalah melawannya. Bertarung dengan pembalap sekaliber dia sudah merupakan sebuah prestasi, termasuk saat Anda tertinggal.”

Akhirnya, Acosta diminta untuk mengklarifikasi sesuatu yang diucapkannya, yang langsung memicu ketidakpuasan para penggemar Marc, yaitu ucapan “Marc Marquez, Who?” yang diucapkannya beberapa bulan lalu dalam siaran “La Revuelta” RTVE.

“Sangat mudah untuk salah menafsirkan sesuatu dan, pada akhirnya, sebuah kasus dibuat darinya. Program David Broncano itu lucu, dan wawancaranya mempertahankan nada itu. Mungkin [orang-orang] harus belajar memahami kapan itu serius dan kapan itu lelucon,” katanya, mencoba menghentikan kritikan mereka akibat salah persepsi soal keberaniannya mengejek nama besar seperti jagoan dari Cervera tersebut. – @tmcblog

19 COMMENTS

  1. 1. Sepertinya memang dari awal konteksnya bercanda, tapi memang para media dan fans membesar-besarkan semuanya. Pada akhirnya semua dibuktikan di lintasan balap.
    2. Pedro kalo bisa memilih antara KTM, Honda, atau Ducati, kita semua tahu jawabannya. Mengincar juara dunia berarti harus naik motor juara dunia dan itu Ducati.

  2. kayaknya Acosta saat itu emang langsung sadar bahwa pernyataannya bakal jd kontroversi.. makanya buru2 menambahkan; sebenarnya saya fokus ke diri saya sendiri dan gak mau dibebani pikiran ke rider lain.. kira2 begitu ya tambahannya.. lagian kalo liat videonya dia mengatakan itu sambil senyum2/gak serius, berharap pemirsanya ketawa.. bukan senyum mengejek/merendahkan gitu, sesengak2nya bebisyark ini dia jg tau diri lah ttg Marquez.. tp ya biasa dah sama media dibesar2kan, yg ditekankan cuma soal “who?” nya aja.. ditambah Marquez masih jd idola publik internasional, otomatis banyak yg kena pancing wkwk..

      • mereka (bahkan pihak penyelenggara) juga akan butuh intrik2 permusuhan supaya MotoGp rame… sebab mungkin (ini mungkin yaaa. karena saya begitu) orang2 udah bosen nonton balapan yg seolah2 OMR dan yg menang dia lagi, dia lagi… gak ada intrik2 bumbu seru persaingan.. jadi ya, emang kudu ada sisi seperti ini, entah acosta, martin atau pecco dibenturkan juga perlu lah,.. biar ada seru2nya gituuuh…

  3. Taro dan Acosta sy ikuti dari Moto3 kayaknya pny skill diatas yg lain…tapi sayangny harus ketemu MM93 di masanya…dan MM masih diatas semuanya utk saat ini meskipun usianya juga diatas semuanya

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP