Pebalap MotoGP Mendiskusikan Kegunaan Leg Dangle ala Rossi

TMCBLOG.com – Pada tahun 2005, Valentino Rossi clash dengan Sete Gibernau di tikungan terakhir pada lap terakhir di Jerez. Dengan tabrakan di antara keduanya yang sudah di depan mata saat mereka mengerem mendadak, Vale dengan panik melepaskan kaki yang terletak di bagian dalam tikungan dari footpeg. Rossi berhasil menyalip dan melaju kencang menuju bendera finis — dan akhirnya memenangkan balapan.

Sejak saat itu, “Leg Dangle” telah menjadi manuver balap road race yang standar. Gerakan juluran atau lambaian kaki kini menjadi alat yang biasa digunakan oleh para pembalap di seluruh dunia, mulai dari MotoGP hingga balapan klub lokal.

Pada acara MotoGP Breakdown TNT Sport jelang GP Silverstone 2025 para pembalap yang jadi narasumber seperti Cal Crutchlow, Neil Hodgson dan James Toseland sedang mendiskusikan mengenai leg dangle (membuka kaki ke arah tikungan saat pembalap memasuki tikungan) yang dipelopori oleh Valentino Rossi. Cal Cruthclow yang pertama menyatakan opininya mengenai aksi di trek ini.

“Saya punya teori lengkap tentang hal itu. Saya sungguh-sungguh percaya itu seperti kepanikan yang Anda lihat ketika Anda masih kecil di atas sepeda motor dan Anda tidak akan berhenti.” Begitu kata Cal membuka opininya.

“Hal pertama yang Anda lakukan adalah meletakkan kaki ke luar dan melakukan hal seperti itu. Dan sekarang saya pikir pengendara sepeda motor saat ini sudah berada di batasnya. Hal pertama yang mereka lakukan adalah meletakkan kaki ke luar.”

“Mereka mengerem, mereka meletakkan kaki ke luar, berpikir ini tidak akan berakhir dengan baik. Anda tidak punya waktu untuk berpikir saya akan menggerakkan kaki kanan saya lima inci ke depan karena akan melakukan hal ini, tidak seperti itu cara kerjanya.”

Setelah Cal mengungkapkan opininya giliran James Toseland yang mengungkakan teorinya berdasarkan apa yang pernah ia tanyakan kepada Toprak Razgatlioglu mengenai leg dangle ini.

“Saya punya teori yang berbeda karena saya tidak pernah melakukannya, saya orang jadul, tetapi saya berbicara dengan Toprak tentang hal itu, dan ia salah satu pembalap yang tinggi dan Valentino adalah salah satu pembalap yang tinggi juga karena memiliki kaki yang lebih panjang. Sedikit lebih tidak nyaman untuk memiliki kaki yang lebih panjang di footpeg, dan dia mengatakan dengan membuka kaki itu jauh lebih nyaman pada saat mengerem.”

” Dia (Toprak) juga mengatakan cara itu menghilangkan banyak tekanan dari lengan saat mengerem, dia mengatakan segera setelah menjulurkan kaki seperti itu, kekuatan angin itu mendorong tubuhnya ke belakang sehingga mengurangi beban dari lengan saat mengerem.”

“Namun dia juga mengatakan hal terpenting adalah karena roda belakangnya tidak pernah menyentuh aspal saat mengerem, dia mengatakan bahwa dirinya tahu bahwa ban belakang itu terkadang akan turun tidak sejajar dan ketika itu terjadi maka ada kemungkinan roda untuk melompat dan mengalami high side.”

“Jika dia menjulurkan kaki itu di sana, itu seperti ekor kucing yang bisa menopang sepeda motor dan bereaksi sedikit untuk menyeimbangkannya. Karena ketika Anda meletakkan kaki di footpeg saat bagian belakang mengalami high side maka tidak akan berhenti.” Jelas Toseland yang mengutip jawaban dari Toprak. – @tmcblog

21 COMMENTS

  1. Biker indo, motor bebek mah dah dari dulu ini… Kalo keterusan/nyelonong dari titik mau stop ya pasti “LegDangle” 😁✌🤟, naluri nya biker kali ya biar ga jatuh✌

  2. yg pernah saya baca yg pertama kali menggunakan teknik leg dangle ini di motogp itu Alex Barros, Rossi yg mempopulerkan..

  3. Coba buat penemuan baru, kaki kiri kanan dua duanya menjulur keluar saat mau masuk tikungan 🤣

    • Kemungkinan bakal disangka emak-emak yg entry corner masuk ke gang komplek rumah 😂😂

  4. Mnurut sy sih lebih condong ke toseland opininya masalah keseimbangan dn distribusi bobot ktika mngerem krn sy jg pas ngetrek lebih nyaman klo melepaskan kaki dr footpeg ke bagian dalam corner

  5. Sama kaya atraksi sirkus berjalan diatas rope. Kadang ada bagian tubuhnya yg keluar buat mengendalikan badannya.

  6. Menurut saya, menjulurkan kaki atau anggota tubuh lainnya ke ARAH DALAM TIKUNGAN itu lebih untuk mendapatkan gaya untuk melawan atau mengurangi gaya sentrifugal yg diderita akibat menikung.

    Gaya sentrifugal ini arahnya ke arah luar tikungan, yg menahan gaya ini adalah luas tapak ban yg menyentuh aspal/jalan dgn perkalian parameter lain seperti sudut kemiringan, kecepatan, berat, dll.

    Dengan bahasa/ perumpamaan sederhana, kira-kira feeling-nya seperti saat kita berselancar angin.

    Anggota badan yg kita julurkan itu untuk keseimbangan, membantu feeling dalam mengetahui limit/ batas optimum gaya-gaya yg diderita.

      • Mungkin mereka benar2 blm tau teori sebenarnya dari leg dangle ini. Mereka merasakan manfaatnya tapi blm bisa menerjemahkan nya dlam sebuah teori.

        Apakah blm ada yg bikin tesis atau penelitian ilmiahnya tentang Leg Dangle ini?

        • Naahhh….tidak semua orang/ rider bisa menjelaskan secara rinci tentang apa yang dirasakannya terhadap motornya, terutama penjelasan yang lebih bersifat atau berupa angka-angka.

          Padahal teknisi atau insinyur (engineer) itu banyak bekerja dengan data-data berupa angka-angka yg membantu mereka mengeksplor perhitungan dan analisa fisika dari paket motor yang mereka kerjakan.

          Yang sederhana, coba kita tanya rider motor atraksi Tong Setan, mereka rata-rata hanya menjelaskan dengan feeling atau perasaan saja agar motornya bisa tetap melaju dan tidak jatuh ke dasar Tong Setan.

  7. Yang cebol sih sebenarnya gak guna guna amat yaa?? Lebih ke sugesti motor stabil

  8. Sebenarnya sih lebih baik dengar pendapat motovlog karena dia 24jam diatas motor trek jalan raya, menstabilkan kamera konten dengan cewe imut, motornya pun besar kapasitas 1500cc helm kaca datar,

  9. Kalau menurut gw ini lebih ke menyeimbangkan bobot agar stabil dan membagi beban,,
    Gampang saja praktekinnya, angkat saja galon berisi air penuh, alau angkat pakai tangan kanan, pasti tangan kiri secara reflek melebar ke kiri, untuk mengurangi dan mengimbangi beban di tangan kanan.

  10. saya setuju dengan Cal … secara naluri leg dangle dilakukan untuk menyeimbangkan motor dan kemudian jika perlu menjejakkan kaki ke aspal yang akhirnya menjadikan kenyamanan secara psikologis bagi rider

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP