TMCBLOG.com – Dua pebalap Muda Indonesia binaan Astra Honda racing team di Balapan RedBull Rookies Cup; Kiandra Ramadhipa dan Veda Ega Pratama tampil cukup Kuat di dua sesi Latihan Pada jumat Seri Mugello 2025.danBahkan Veda berhasil Raih Grid 2 di sesi Kualifikasi.
Dari Dua sesi Latihan, Pebalap Jepang Zen Mitani tampil tercepat dengan catatan 2:01,011 yang ia torehkan pada Sesi FP2. Sementara itu Kiandra ramadhipa menorehkan Laptime FP2 yang hanya 0,024 detik lebih lambat dari Mitani dan berada di Posisi tiga. Veda Ega Sendiri berada di Posisi lima dengan Laptime terpaut 0.081 detik dari Mitani.
Sesi Jumat ditutup dengan sesi Kualifikasi kelas Kadet ini. Di tengah teriknya cuaca Mugello, Brian Uriarte mengakhiri penantiannya untuk meraih posisi pole dan akhirnya memimpin KTM hari ini dan besok untuk balapan Red Bull MotoGP Rookies Cup seri ke-7 tahun ini.
Pembalap Spanyol berusia 16 tahun itu mencatatkan waktu 0,109 detik di atas Veda Pratama dari Indonesia dan 0,063 detik di atas Kristian Daniel Jr. dari Amerika, sehingga barisan terdepan diisi oleh tiga pembalap berusia 16 tahun.
Veda Pratama P-2 “Saya merasa lebih nyaman di Kualifikasi karena di FP1, saya tidak nyaman. Di FP2, lebih baik dan Kualifikasi, lebih baik lagi. Saya mencoba berbagai hal, mencari jalur terbaik, posisi tubuh terbaik untuk Kualifikasi dan hasilnya menjadi lebih baik.
” Motornya bagus, tetapi saya pikir mungkin bisa lebih baik, jadi kita akan membicarakannya dan melihat apakah kita harus mencoba beberapa perubahan kecil. Motornya sekitar 80%, hampir siap untuk balapan. Tetapi saya senang dengan hasilnya, senang berada di P2.”
Carter Thompson dari Australia memimpin barisan kedua dengan pemimpin poin Piala Hakim Danish di urutan ke-5. Pembalap Aragón yang naik podium ganda David González di urutan ke-6. Sementara Kiandra Ramadhipa akan start dari Grid ke-16.
@tmcblog






Gaaazzz…jurus veda indonesia…makin mantab dn konsisten aja ni bocah josss
mantep
Tidak ada yang mustahil. Suatu saat ada pembalap Indonesia mengaspal di kelas premier MotoGP.
dan harapannya yang beneran siap ditarungkan ke kelas para raja yang masuk, bukan sekedar nongol dengan pasrah di tiap sesi dan sirkuit
Jgn ngikutin contoh nyata chantra skrg..
Kurang pengalaman jam terbang di akhir2 balap buat memposisikan ditempat yg tepat aja sih