TMCBLOG.com – Jika kita sempat jalan jalan ke daerah Sumatera Utara khususnya di wilayah Pematang Siantar, akan sangat beruntung jika bisa menemukan sisa-sisa kehadiran brand motor legendaris asal Eropa BSA (Birmingham Small Arms). Motor ini di sana yang sempat menjadi bagian dari masyarakat sebagai alat transportasi umum. Nahh, untuk di era modern ini, setelah sukses meluncurkan kembali Gold Star 650, yang kemudian diikuti oleh B65 Scrambler — BSA Motorcycles telah memperluas portofolio internasionalnya dengan memperkenalkan produk baru ketiganya, Bantam 350, di Bike Shed Moto Show yang sedang berlangsung di London.
Meskipun baru saja debut, peluncurannya yang akan datang akan menandai momen krusial bagi BSA karena akan menjadi langkah krusial dalam diversifikasi portofolio produknya, menjadikannya tidak hanya lebih mudah diakses, tetapi juga meningkatkan penetrasi pasar secara keseluruhan dengan kubikasi mesin yang lebih rendah.
Namun, sebelum terpancing dan mulai berasumsi salah, BSA Bantam 350 yang baru diluncurkan ini sebetulnya bukan motor yang sepenuhnya baru. Pada dasarnya, motor ini merupakan versi ‘modifikasi’ dari Jawa 42 FJ, dengan estetika khas seperti bendera Union Jack di tangki bahan bakar dan emblem “Three Gun Salute” di bagian bak mesin.
Bantam 350 terbaru ini ditenagai oleh mesin Alpha 2 berkubikasi murni 334cc yang sama dengan yang digunakan pada model-model seperti Jawa 350 dan 42 FJ. Mesin satu silinder ini menghasilkan tenaga 29hp dan torsi puncak 28,95Nm, dipadukan dengan transmisi enam percepatan.
Tentu saja, perbedaan terbesarnya terletak pada knalpotnya yang hanya memiliki satu pipa knalpot, berbeda dengan knalpot ganda yang digunakan pada Jawa. Dari segi fitur dan sasis Bantam 350 juga memiliki kemiripan yang erat dengan 42 FJ.
Emblem Bantam 350 memiliki arti khusus dalam sejarah BSA karena dipasarkan pada era Perang Dunia. Saat itu, mobil ini merupakan mobil roadster yang ringan, tangguh, dan digunakan oleh militer. Saat ini, BSA hadir di dua belas pasar di seluruh dunia – India, Inggris, Turki, Selandia Baru, Filipina, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.







Macam royal enfield India ya
Kurang klasik, seperti halnya TVS Ronin
Pabriknya dikuasai peaky blinders 100 tahun lalu. Wkkk
Rasa Ronin
Kirain resmi rilis di Batam, sampai mikir “wah,bebas pajak nih” 😂
ini seperti kelas petinju wkwk
Ni motor yg Wira wiri di pematang Siantar,emangnya masih rame dan part-nya masih gampang y nyarinya?
Pas tau harganya d india bikin gedek pasti wkwkwkwkk… Kaya RE yg bekasnya ada 22jt d india barunya cuman 35jutaan dtg kesini jd ratusan juta, pajak oh pajak…