Yamaha Akan Wildcard di MotoGP Misano 2025 dengan M1 V4

TMCBLOG.com – Yamaha akan mengambil wildcard di MotoGP Misano 2025 dengan M1 1000cc bermesin konfigurasi V4. Ya betul, 1.000 cc dan karena Yamaha termasuk kategori konsesi Kelas D maka mereka diperbolehkan turun wildcard dengan mesin yang sama sekali berbeda dengan mesin yang dipakai pembalap reguler mereka.

Managing Director Yamaha Racing – Paolo Pavesio, mengungkapkan rencana Yamaha yang menugaskan pembalap penguji Augusto Fernandez untuk berkompetisi dengan motor baru tersebut selama entri wildcard untuk acara 12-14 September, plus juga mendampingi pembalap reguler pada tes Misano sehari setelah race Grand Prix.

Secara umum Paolo Pavesio mengungkapkan rencana ini pada saat mengulas akhir pekan Grand Prix Hungaria Yamaha di akun sosial media Yamaha Racing, dimana ia mengatakan: “Akhirnya, saya punya kabar penting untuk dibagikan.”

“Untuk Misano, kami menargetkan Augusto Fernandez untuk pertama kalinya membalap dengan prototipe M1 baru kami yang bermesin V4. Ini adalah tanda nyata komitmen kami terhadap masa depan. Kami terus berjuang dengan tekad untuk memberikan yang terbaik di setiap akhir pekan balapan.”

“Terima kasih kepada semua orang yang terus mendukung kami dan kami berharap dapat bertemu Anda [di lain waktu] di Barcelona.”

Selain Pavesio, Fabio Quartararo baru-baru ini mengonfirmasi bahwa ia akan menguji V4 baru untuk pertama kalinya dalam tes pasca-balapan hari Senin di Misano. Namun berbicara sebelum berita itu diumumkan, Quartararo tidak menutup kemungkinan untuk mengendarai V4 di kompetisi akhir tahun ini yang juga bisa dilakukan karena status konsesi Yamaha D.

“Tergantung seberapa bagus motor [V4] kami, tetapi bagi saya kami membutuhkan perubahan dan juga merupakan ide bagi kami untuk melihat di mana motornya,” ujar Fabio soal rencana tes Yamaha M1 V4 itu. – @tmcblog

17 COMMENTS

    • Harusnnya gitu dari pada tes tes tes, susah, kalo hanya time atttack M1 sudah kencang tapi untun race dimana banyak pembalap? M1 gabisa bersaing, jadi lebih baik V4 langsung turunin, nothing to lose juga gitu, apa yg mau khawatirkan, toh M1 juga ga bisa diandelin, lebih baik langsung menyerap data V4nya di sisa race untuk musim selanjutnya, kan lebih enak

    • Bisa tapi dalemannya musti dijembreng ke semua anggota MSMA

      Tapi ya nothing to lose sih,di brno aja Masih cukup tertinggal jauh

    • Ga ada stock v4 untuk semua pembalap. Untuk fernandez paling juga max 2 mesin. Lagian rugi donk jika v4 nya belum stabil tapi sudah di develop untuk 4 rider

    • Yakin akan lebih baik hasilnya,,
      Apalagi rider inline 4 ujuk² pindah ke v4, bermodalkan data wildcard 1 kali,, ?
      Kalau belum bener² siap yg jd korban nanti tidurnya,,

  1. Ya betul kenapa tidak berani untuk langsung saja pindah mesin V4 klo regulasi memperbolehkan. Gass lah.. uji durabilitas juga toohh.. ah yamama

  2. Mesin V4 ini masih dalam tahap awal pengembangan dan pengumpulan data, mesin pastinya belum kompetitif, setidaknya belum dalam debutnya. Kalau lihat Ducati dulu, butuh sekitar 4 tahun dari debut GP3 pada 2023 ke gelar pertama 2027, dan hampir 20 tahun untuk benar-benar jadi penguasa MotoGP. Semoga Yamaha bisa lebih cepat.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP