TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui di era MotoGP modern saat ini, jenis kelas konsesi pabrikan/konstruktor diurutkan berdasarkan persentase poin yang dicetak dalam kejuaraan konstruktor. Maksudnya, poin yang dicetak akan dibagi dengan poin maksimum yang diberikan (25 x jumlah balapan GP yang diadakan, ditambah 12 x jumlah Sprint yang diadakan).
Peringkat berdasarkan persentase poin dalam kejuaraan konstruktor akan ditetapkan sebagai berikut;
- Peringkat A : 85% atau lebih
- Peringkat B : 60% atau lebih, tetapi kurang dari 85%
- Peringkat C : 35% atau lebih, tetapi kurang dari 60%
- Peringkat D : kurang dari 35%
Peringkat konsesi dihitung dalam dua jendela (kurun waktu):
- Dari seri pertama hingga seri terakhir musim – memberikan status konsesi untuk awal musim berikutnya.
- Dari acara pertama setelah larangan uji coba musim panas hingga acara terakhir sebelum larangan uji coba musim panas musim berikutnya – memberikan status konsesi untuk sisa musim tersebut dimulai setelah rehat musim panas.
Nah, pada MotoGP Valencia adalah titik dimana status konsesi koridor paruh pertama musim 2026. Dan setelah perhitungan persentase poin musim 2025 yang dihitung mulai dari seri pembuka GP Thailand 2025 sampai seri ke-20 di GP Malaysia 2025, secara umum status konsesi MotoGP untuk kelima pabrikan, semenjak paruh ke-dua 2024 sampai Mugello 2025 poin SEMENTARA pabrikannya adalah sebagai berikut :
- Ducati : 708
- KTM :325
- Aprilia : 335
- Yamaha: 221
- Honda : 266
Sejak dari Thailand 2025 sampai Malaysia 2025 sendiri telah berlangsung 20 seri yang artinya 20 x 37 poin atau sudah ada 740 poin maksimum yang sudah digelar.
Dan persentase poin yang dicetak dibandingkan dengan poin maksimum yang diberikan untuk ke lima pabrikan sementara pasca GP Malaysia 2025 (belum official jadi patokan perhitungan konsesi)Â adalah:
- Ducati : 708/740 ~ 95,68%
- KTM : 325/740 ~ 43,91 %
- Aprilia : 335/740 ~ 45,27 %
- Yamaha : 221/740 ~ 29,86%
- Honda : 266/740 ~ 35,94%
Dari hasil sementara di atas terlihat bahwa Ducati masih di konsesi kelas A, KTM dan Aprilia masih berada di zona konsesi Kelas C, Honda berpotensi ‘naik’ ke zona konsesi Kelas C, dan Yamaha masih di zona konsesi Kelas D.
Jika Honda berhasil meraih 19 poin atau lebih di klasemen konstruktor pada Portimao dan Valencia, maka Honda akan naik dari Grade D (35% lebih rendah dari poin maksimum yang diizinkan) ke Grade C (60% hingga 35% poin) dalam perhitungan konsesi yang diatur dalam regulasi. Konsesi C, Apa yang akan berubah?
📌 Pengujian tidak lagi bebas, bahkan untuk pembalap, tetapi hanya untuk pembalap penguji;
📌 Dalam pengujian ini, maksimal 220 ban dapat digunakan, bukan 260;
📌 Pengujian hanya dapat dilakukan di tiga sirkuit pada kalender yang ditetapkan di awal tahun, sehingga tidak lagi bebas di trek mana pun;
📌 Hanya satu pembaruan aerodinamis per musim;
📌 Mesin akan dihomologasi lebih ketat;
📌 Ketersediaan 7 (atau 8 berdasarkan jumlah acara di kalender) mesin per pembalap per musim, alih-alih 9 (atau 10);
📌 Enam wild card akan tetap ada (tiga di paruh pertama musim, tiga di paruh kedua setelah jeda musim panas).





Buset aprilia ternyata masih konsesi C yg berarti masih punya byk banget kebebasan pengembangan, masih di level C aja bos aprilia kmrn berani koar2 tahun depan bakal jd penantang juara dunia karena merasa udh cukup kompetitif lawan ducati padahal poin tahun ini separuhnya ducati aja gk ada