TMCBlog.com – Bro sekalian, post-season MotoGP biasanya identik dengan liburan musim dingin, tapi tidak untuk departemen R&D pabrikan Jepang satu ini. Setelah KTM membuat kejutan dengan menurunkan motor prototipe 2027 pertama kali di Jerez awal Desember lalu bersama Pol Espargaro, kini giliran Honda yang bergerak cepat.
Berdasarkan informasi valid yang dirilis oleh jurnalis Motorsport, Germán Garcia Casanova, Honda HRC akan menjalani debut tes privat motor MotoGP spesifikasi 2027 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada hari Rabu dan Kamis pekan ini.
Ini adalah pergerakan yang sangat agresif dan strategis dari HRC. Mari kita bedah lebih dalam apa saja yang sedang dimasak Honda di dapur pacu mereka.
RC214V? Debut Mesin 850cc
Dalam tes privat dua hari ini (tes terakhir di kalender 2025), Honda menunjuk test rider setia mereka, Takaaki Nakagami, untuk menjadi pilot pertama yang mencicipi mesin baru ini. Fokus utamanya jelas: Mesin 850cc.
Seperti yang kita ketahui, regulasi 2027 akan merombak total wajah MotoGP. Kapasitas mesin turun dari 1000cc ke 850cc, aero body dipangkas drastis, dan pelarangan Ride Height Device (shapeshifter). Motor yang akan dipakai Nakagami di Sepang ini bisa dibilang sebagai cikal bakal dari (sebut saja) Honda RC214V.
Namun, jangan bayangkan bentuknya sudah final. Menurut analisis TMCBlog, motor yang dipakai Nakagami kemungkinan besar adalah sebuah “Mule Bike”. Apa itu?
“Motorsport memahami bahwa motor yang akan digunakan dalam tes adalah versi basis sasis 2026, namun dengan aerodinamika yang dikurangi, tanpa perangkat ride-height device, dan tentu saja dicangkokkan jantung pacu baru 850cc.”
Jadi, ini adalah hibrida sasis terkini ( 2026 ) dengan power unit masa depan. Tujuannya murni untuk pengumpulan data karakter mesin dan ban baru.
Faktor X: Ban Pirelli
Nah, ini poin yang super krusial, Sob. Regulasi 2027 bukan cuma soal mesin, tapi juga pergantian rezim ban dari Michelin ke Pirelli. Karakter ban akan mengubah segalanya, mulai dari stiffness sasis hingga distribusi bobot.
Honda tidak mau menunggu. Mereka menerima tawaran Pirelli yang menyediakan kompon dan staf pendukung bagi tim yang ingin mencuri start tes ban 2027. Sejauh ini baru KTM dan Honda yang menerima tantangan ini, sementara pabrikan lain diprediksi baru akan mulai bergerak Februari nanti.
Timeline Pirelli sendiri cukup ketat. Mereka merencanakan dua tes resmi dengan pembalap titular (pembalap utama) pada Juni dan September 2026. Jadi, data yang dikumpulkan Nakagami minggu ini di Sepang adalah “emas” bagi insinyur Honda untuk menentukan arah pengembangan sasis sejak dini.
Strategi Split Development: Aleix vs Nakagami
Yang menarik adalah pembagian tugas di tubuh HRC Test Team. Honda sepertinya menerapkan strategi Split Focus:
-
Aleix Espargaro: Mantan kapten Aprilia ini diberikan mandat penuh untuk memimpin pengembangan motor 2026. Honda masih butuh performa di musim depan, jadi Aleix fokus membenahi RC213V 1000cc agar kompetitif di tahun terakhir era 1000cc.
-
Takaaki Nakagami: Fokus jangka panjang. Taka ditugaskan membangun fondasi data untuk proyek 2027 (850cc + Pirelli).
Informasinya, Aleix baru akan mengambil alih tongkat estafet pengembangan motor 2027 pada pertengahan musim 2026 nanti, ketika motor tersebut sudah dalam bentuk yang lebih “matang” dan siap untuk input pembalap top tier.
Side Note: Tim WSBK Juga Hadir
Selain tim MotoGP, box HRC di Sepang juga akan disibukkan oleh kehadiran tim Honda WorldSBK. Namun karena regulasi tes, mereka tidak menggunakan motor spek balap penuh, melainkan motor tes untuk menguji parts dan elemen baru.
Karena Jonathan Rea dikabarkan mengalami cedera (dan baru saja diumumkan sebagai test rider Honda SBK), kemungkinan besar tugas ini akan diemban oleh pembalap Inggris, Ryan Vickers.
Opini TMCBlog
Langkah Honda ini menunjukkan dua hal: Keseriusan dan Kewaspadaan. HRC sepertinya sadar betul mereka tertinggal jauh di era aero-ground effect saat ini. Dengan regulasi 2027 yang me-reset ulang semua teknologi (terutama pengurangan aero dan shapeshifter), ini adalah peluang terbesar Honda untuk kembali ke tahta.
Mereka tidak mau mengulang kesalahan dengan terlambat beradaptasi. Dengan mencuri start tes mesin 850cc dan ban Pirelli di Sepang, Honda berharap punya head-start data dibanding Ducati atau Aprilia. Apakah strategi “curi start” ini akan membuahkan hasil manis di 2027? Kita pantau terus perkembangannya sob!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Jiahahaa… sesuai kata Pak JK > “Lebih cepat lebih baik”
Kalau yg naik MM kayaknya akan ada hasil bagus.. kl yg skg mngkin berusaha konsisten 5 besar saja dlu walaupun harus berjibaku dgn Taro, Fermin,Digia, Paco, (MM,Bez,Am)kayaknya yg masih akan sering di podium
Sasisnya kudu dibikin lebih lentur sih karena udah ga terlau dibantu masifnya Aero device,daripada nyeleng
kembalikan desain yang dulu 2007
Banyaknya uang riset
Siapa pemasok ECU MotoGP 2027?