Data Bicara: 66% Fans MotoGP Adalah Orang Asia, Tapi Mengapa Liberty Media Masih ‘Noleh’ ke Amerika?

TMCBLOG.com – Halo sobat sekalian, selamat datang kembali di kanal analisis TMCBlog. Hari ini kita akan membedah data yang sangat menarik sekaligus krusial bagi masa depan olahraga yang kita cintai ini. Jika biasanya kita bicara soal lap time atau teknis mesin, kali ini kita akan membedah “mesin” yang menggerakkan industri ini: Data Basis Fans MotoGP 2025.

Berdasarkan data terbaru, MotoGP mencatatkan total 632 juta pemirsa/pengguna sepanjang tahun 2025 (akumulasi kehadiran sirkuit, penonton TV, dan interaksi media sosial). Angka ini naik signifikan sebesar 12% dibanding tahun 2024. Namun, jika kita “belah” datanya, ada dinamika geopolitik balap yang sangat kontras.

Peta Demografi Fans: Asia Adalah “Tulang Punggung”

Mari kita lihat distribusi 632 juta fans tersebut dalam tabel berikut:

Wilayah Jumlah Fans (Juta) Persentase (Estimasi)
Asia 419 66.3%
Eropa 97.3 15.4%
Amerika Selatan / Latin 56.2 8.9%
Afrika 32.2 5.1%
Amerika Utara 27.8 4.4%

9 COMMENTS

  1. Ya banyak fans tapi penjualan merchan nyungsep. Fans lebih suka barang KW. Kalau amerika dipastikan barang ori yang laku keras. Buat layanan langganan streaming pun lebih murah ke Amerika daripada asia karena banyak web streaming gratisan.

  2. Bagaimana pun juga akan tetap besar basis fans MotoGP gratisan (nonton live di Trans7) dan tanpa beli merchandise apa2, tanpa nonton langsung ke sirkuit. Jgn sampe basis fans seperti ini di singkirkan, misalnya dgn menghapus live MotoGP di tv nasional yg gratisan trus cuma bisa nonton streaming berbayar.. jgn sampe..

  3. Yg disyangkan kenapa bikin sirkuit di mandalika lombok? udah tau fans motogp di indonesia di pulau jawa, harusnya sih renovasi sirkuit sentul, apalagi letaknya dekat jakarta sebagai pusat ekonomi.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP