TMCBlog.com – Halo sobat sekalian, salam dari BuitenZorg. Kabar panas bin hangat baru saja berembus dari daratan Tiongkok! Awal Januari 2026 ini, sebuah dokumen sertifikasi tipe (Homologasi) muncul di Cina dan memperlihatkan sosok yang sangat kita kenal namun dengan kode baru: Suzuki GSX250R-F versi 2026.
Ini bukan sekadar ganti stiker, sob. Suzuki (melalui kemitraan Changzhou Haojue Suzuki) memberikan update yang sudah lama dinanti-nantikan oleh para fans boy Suzuki, terutama di sektor dapur pacu. Mari kita bedah detailnya!
Desain: Tetap Sporty dengan Sentuhan Winglet!
Secara basis, Suzuki masih mempertahankan siluet GSX250R yang kita kenal; gagah, moge look, dan proporsional. Namun, ada beberapa ubahan kosmetik yang fungsional:
-
Headlamp Baru: Desain lampu depan berubah, kemungkinan besar sudah full LED dengan pancaran yang lebih tajam.
-
Winglet: Nah, ini dia! Suzuki mengikuti tren kekinian dengan menambahkan winglet pada bagian upper cowl di sekitar lampu depan. Memberikan kesan lebih agresif dan race-oriented.
-
LED Turn Signals: Lampu sein kini sudah LED dengan posisi yang sedikit bergeser.
-
Detail Lain: Perubahan juga terlihat pada panel saklar di stang (switch box) dan desain knalpot (exhaust pipe) yang baru.
Mesin: Akhirnya 4-Valve dan Power Naik Drastis!
Ini adalah poin paling krusial. Selama ini GSX250R sering dikritik karena mesin SOHC 2-katupnya dianggap kurang “nampol” untuk motor sport 250cc. Di versi 2026 (kode mesin EJB1) ini, ada lompatan performa yang signifikan:
-
Power Naik: Dari yang sebelumnya hanya sekitar 25 PS (18,4 kW), kini melonjak menjadi 29,2 PS (21,5 kW). Ada kenaikan sekitar 4,2 PS!
-
Update 4-Valve: Berdasarkan bocoran dokumen internal Haojue sebelumnya, kenaikan tenaga ini dikonfirmasi berasal dari penggunaan kepala silinder 4-valve (4 katup). Ini membuat nafas mesin lebih panjang dan power di putaran atas lebih berisi.
-
Bobot Tetap: Menariknya, meskipun tenaganya naik, bobot motor tetap bertahan di angka 178 kg (curb weight). Power-to-weight ratio-nya jadi makin asyik nih, sob!
Suzuki nampaknya masih ingin mempertahankan karakter GSX250R sebagai motor sport yang nyaman dikendarai harian (easy to ride), namun tidak mau lagi ketinggalan di atas kertas soal performa. Dengan kenaikan tenaga menjadi 29 PS, GSX250R-F kini jauh lebih kompetitif untuk menantang lawan-lawannya di kelas sport 250cc dua silinder.
Meskipun rangka dan kaki-kaki terlihat masih identik dengan versi sebelumnya (masih teleskopik untuk depan), namun kehadiran winglet dan mesin 4-katup adalah jawaban Suzuki atas permintaan pasar selama ini.
| Fitur / Spek | GSX250R Lama | New GSX250R-F (2026) |
| Kode Mesin | J517 | EJB1 |
| Power Maksimum | 25 PS (18,4 kW) | 29,2 PS (21,5 kW) |
| Jumlah Katup | 2-Valve | 4-Valve |
| Bobot Isi | 178 kg | 178 kg |
| Ban Depan | 110/80-17 | 110/80-17 |
| Ban Belakang | 140/70-17 | 140/70-17 |
| Dimensi (PxLxT) | 2.085 x 740 x 1.110 mm | 2.085 x 740 x 1.110 mm |
| Top Speed | – | 129 km/jam (Sertifikasi) |
Pertanyaannya, apakah mesin baru ini juga akan disematkan pada V-Strom 250? Sejauh ini, baru GSX250R-F yang terdaftar di dokumen homologasi. V-Strom 250 kemungkinan besar akan menyusul di kemudian hari.
Gimana menurut sobat sekalian? Apakah kenaikan 4,2 PS dan tampang baru dengan winglet ini cukup buat bikin sobat berpaling ke Suzuki? Silahkan tulis komentarnya di bawah ya! Semoga bermanfaat!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog



Masuk Indonesia dijual Rp100 jutaan juos
Murah banget….minimal pegoh lah pan
50 JT pesen 1…gadai kambing dulu
Nanggung kali nga USD tp menarik untuk coba SPK wak
Harusnya dibandingin dengan 250 silinder tunggal ya, kalau mau apple to apple.
Indonesia kiblat suzuki hanya ke india, so yg suzuki china dan taiwan minggir dulu lah, meski desain dan tampilan china taiwan lebig cakep.
Motor Turing stang tinggi dikasih winglet lucu juga
Fungsi winglet di motor 29ps itu buat apa ya?
ya kalau bobot segitu tetep aja dijejerin sama 250cc 1 silinder sport merk lain, bahkan versi mesin suzuki india wkwk
tetep sama, dibilang 2 silinder ya loyo, dibilang long stroke ya ga juga nendang torsinya.
Desain seperti ini kenapa wingletnya ga digabung fungsinya dengan part lain ya, misal sebagai pengarah angin ke mesin atau radiator dari samping bodi, atau sebagai sein motor, atau malah kalo agak ke atas dikit sebagai spion. Kan buat basis produksi.
Ssst… Itu cman kosmetik aje bang, jgn rame2
Yang 150 CC aja dah DOHC lho,masa ini 250cc masih sohc
Mesin Ijum aka Inajuma masih lestari aja di Tiongkok sana
Ga dipake bikin Intruder aja yg lebih proper buat h2h sama hodna Rebel
Menarik, tambah mekanikal items, tapi berat tetap
Sebagai fanboy. Dikasi yang model lama pun saya mau. Biarpun dibully dijalan saya juga mau.