TMCBLOG.com – Sob, MotoGP. Kembali lagi kita bahas rumor panas yang meski balapan musim 2026 baru mau dimulai, tapi radar Silly Season untuk tahun 2027 sudah mulai memancarkan sinyal kuat. Kali ini, sumbernya bukan sembarang orang, melainkan sang bos besar Aprilia Racing, Massimo Rivola.
Lewat sebuah wawancara eksklusif dengan Moto.it di Milan, Rivola melontarkan prediksi yang bisa bikin telinga petinggi Borgo Panigale merah padam. Mari kita bedah bareng-bareng mas bro…
Prediksi : Marc Marquez – Pedro Acosta di Ducati 2027!
Dalam wawancara tersebut, Rivola secara blak-blakan menyebutkan bahwa peta kekuatan grid MotoGP di tahun 2027 bakal mengalami guncangan hebat. Saat ditanya mengenai masa depan timnya sendiri dan bagaimana ia melihat rivalnya, Rivola justru memberikan “penerawangan” yang cukup berani mengenai kursi panas di Ducati Lenovo Team.
“Saya yakin Marc (Marquez) akan tetap di Ducati. Dan Pedro (Acosta) sudah bilang kalau dia ingin Ducati dengan segala cara. Jadi, menurut saya, itu adalah pasangan yang praktis sudah jadi (untuk tim pabrikan),” ungkap Rivola.
TMCBlog coba cerna pernyataan ini. Jika ini benar terjadi, artinya di tahun 2027—tepat saat regulasi mesin baru 850cc dimulai—Ducati bakal memiliki “Dream Team” paling mengerikan sepanjang sejarah: Sang legenda pemegang gelar juara dunia terbanyak di grid, bersanding dengan sang Wonderkid paling fenomenal saat ini.
Lalu, Kemana Perginya Pecco Bagnaia?
Pertanyaan ini tentu langsung mencuat. Jika Marquez tetap di tim merah dan Acosta masuk, lalu di mana posisi Pecco Bagnaia? Bagnaia adalah “anak emas” Ducati yang sudah mempersembahkan gelar juara dunia berkali-kali.
Menariknya, saat ditanya mengenai masa depan Pecco, Rivola hanya tersenyum penuh teka-teki:
“Saya tidak bisa mengatakannya padamu, tapi Pecco adalah seorang juara, multi-juara, dia diinginkan oleh semua orang.”
Kalimat “diinginkan semua orang” ini seolah memberi sinyal bahwa jika Ducati memilih duet MM93-Acosta, Pecco sudah siap ditampung oleh pabrikan lain. Apakah ke Aprilia? Atau mungkin ke KTM/Honda/ Yamaha yang butuh pengembang motor handal? Ini yang patut kita tunggu kelanjutannya.
Dapur Aprilia Sendiri Bagaimana?
Rivola juga sedikit membocorkan rencana Aprilia. Saat ini mereka sedang fokus membangun masa depan bersama Marco Bezzecchi yang ia harapkan bisa membuat sejarah baru bagi pabrikan Noale. Sementara itu, untuk Jorge Martin, Rivola berharap sang pembalap bisa segera fit 100% secara fisik agar talenta dan kecepatannya yang luar biasa bisa dieksplorasi maksimal untuk pengembangan motor RS-GP.
Mungkinkah Terjadi?
Secara logika, prediksi Rivola ini sangat masuk akal tapi juga sangat berisiko bagi Ducati. Menggabungkan dua “Alpha” dalam satu kandang bukan perkara mudah. Namun, melihat ambisi Pedro Acosta yang ingin menang secepat mungkin, dan motor Ducati yang saat ini masih menjadi motor paling kompetitif di grid, perpindahan Acosta ke kubu merah di 2027 adalah skenario yang sangat mungkin terjadi jika KTM tidak bisa memberikan motor yang setara.
Apalagi Marc Marquez. Jika ia sudah merasa “nyaman” di atas Desmosedici dan performanya masih di level atas, Ducati tentu sulit untuk melepas daya tarik marketing sekaligus teknis dari seorang Marc Marquez.
Jadi, apakah 2027 kita akan melihat The Baby Alien dan The Shark of Mazarron berbaju merah yang sama? Kita pantau terus mas bro, karena biasanya celetukan bos tim di paddock itu jarang yang cuma sekadar isapan jempol belaka. Silahkan dikunyah-kunyah dulu informasinya, dan tulis pendapat sobat di kolom komentar. Apakah setuju kalau Pecco diganti PAco di 2027?
Taufik of BuitenZorg| @tmcblog







GAS PECCO Honda
Kalau punya nyali ðŸ˜
wow… no italian on italian di pabrikan italian
Ducati adalah Jerman “max Biaggi” hehe
Aprilia adalah Italia
nah iya, baru baca juga tadi. Ducati nggak murni Italia karena ada kepemilikan Audi .
bagnaia vs martin unda undi
martin vs acosta , masih lebih jago martin, punya porto dan bawa motor bisa lebih halus
marcquez versus everyone, ngkez on track cuman rada keder pas ada ianone, di media cuman kalah dari Valeyellow.
martin vs marc justru menarik
acosta cuman overrated, masih kelas deguer dan AlMarquez saja dia itu.
masih bagusan porto si F1/4 belum lagi ada toprak.
harepin acosta menjual, lhaa sosmed dia aja belum sampe 2 juta. no where close to F1/4 dan king ngkez
Marc jatoh dan cedera gara2 ngadepin fabio waktu itu.
Waktu itu Marc Marquez kecolongan oleh Fabio Quartararo, yaitu rekor sebagai pembalap termuda POLE POSITION dipecahkan oleh Fabio Quartararo.
TETAPI itu sudah terlanjur, karena pole position dicapai saat sesi kualifikasi dan tidak cukup waktu bagi MM93 untuk bereaksi merespon untuk mencegahnya, karena waktu Q2 keburu habis…
Untungnya rekor pembalap termuda lainnya masih atas nama MM93 semua….
Pas masih nunggang rcv?
F 1/4 kalau Dari ngkez waktu itu klw ga salah di Thailand 2019 tikungan akhir. Mirip waktu mm93 kalah Dari rins di Silverstone .
Ambisius juga Ducati kalo bener kejadian
Hehe om rivola melempar wacana yg bikin was2 peco. Ntar kalo peco ga perform di awal musim 2026, bikin mudah didekati. Apalagi ntar di kasih embel2 “tim itali sebenarnya” bersama para rider itali paling berbakat.
Lempar umpan dia supaya peco makan umpannya..strike
Terlalu cerdas emang Om Rivola, hahaha. Cara dia nangani tim dan pembalap emang gokil. Mungkin alasan Brivio ke Trackhouse juga karena ada Rivola di tim Utama. Saling support.
bener juga. mantap
Marc and pedro on the same weapon. Cant wait to see!
Gila sih pembalap terbaik di grid saat ini dan calon penerusnya bakalan satu tim. Wet dream nih gigi.
kalo sampai mereka 1 tim dan acosta kalah ==> secara psikologis karirnya acosta akan selesai , gembar gembor talenta muda akan tenggelam , karena bagi marq di 2027 itu sudah nothing to loose/ga ada beban untuk duel terutama jika dia uara 10 kali (juara dunia di 2026) …sudah tidak ada alasan kualitas motor lagi bagi acosta
Italian pride tidak akan mengijinkan
Pecco bisa aja ke padepokan, ganti diGia atau Frenki.
Acosta mesti ke Ducati sebelum Brian Uriarte naik motogp. soalnya one on one di event red bull belum lama Acosta kalah sama Brian. 😀
Pecco berkali kali…nope.
“Cuma” dua kali.
Dan jurdun pertamanya kita tau sendiri kenapa
The real mind game sih dari rivola, sasarannya jelas stabilitas tim ducati lenovo di 2026 ini. Tinggal ducati corse nya kepancing gak sama umpan rivola
wonderkid?
Acosta belum pernah juara seri di motogp, padahal sudah 2 musim
Nah gtu donk, serang terus dg cara sportif.. Kn jd seru ada berita
Menurut keyakinan saya, Rivola sedang memainkan strategi untuk mengacaukan performa dan mental Pecco yang memang sudah drop habis di Ducati. Mereka sebenarnya menyerang personil yang paling mungkin untuk diganti musim 2027 yaitu Pecco B. Melempar isu transfer pebalap bahkan sebelum silly season memberikan gambaran nyata bahwa Aprillia total memburu gelar MotoGP musim ini. Dengan pernyataan Rivola bahkan sebelum roda berputar di sirkuit, tujuannya hanya satu yaitu mereka bisa fokus untuk mengalahkan Marc dengan Ducati di musim 2026. Tapi skenario ini bisa bubar jika Pecco mampu membalikkan performa dalam 5 race awal musim ini. But, sangat menarik jika melihat Marc dan Acosta satu team.