TMCBLOG.com – sobat sekalian penggemar balap ekstrem yang memacu adrenalin, Kembali lagi di TMCBlog, di mana kita akan mengupas tuntas drama yang baru saja terjadi di gurun pasir Arab Saudi. Etape 12 Reli Dakar 2026 baru saja usai, dan percayalah mas bro, ini adalah salah satu etape paling krusial sekaligus penuh strategi yang pernah kita lihat. Tokoh utamanya? Siapa lagi kalau bukan Ricky Brabec.
Strategi Matang Ricky Brabec: Menang Etape, Amankan Puncak!
Mas bro sekalian, di Etape 12 yang menempuh rute dari Al Henakiyah menuju Yanbu sepanjang 720 km (311 km Spesial Stage), Ricky Brabec dari tim Monster Energy Honda HRC benar-benar menunjukkan kelas Ricky Brabec sebagai juara bertahan dua kali Dakar (2020 & 2024).
Brabec berhasil memenangi Etape 12 dengan catatan waktu 3 jam 19 menit 1 detik. Kemenangan ini bukan sekadar soal adu kencang, tapi soal permainan strategi. Kemarin, Brabec sengaja “mengalah” dan finis di posisi tertentu agar hari ini bisa memulai balapan dari posisi start yang lebih menguntungkan (tidak harus membuka jalur).
Hasilnya? Brabec melesat tanpa kesalahan navigasi yang berarti, mengalahkan rival terberatnya, Luciano Benavides (KTM), yang finis di posisi kedua dengan selisih waktu 3 menit 43 detik.
Klasemen Sementara: Brabec Menjauh dari Benavides
Dengan hasil gemilang di Etape 12 ini, posisi Brabec di puncak klasemen umum (Overall Standings) cukup kokoh. Berikut adalah posisi 3 besar setelah Etape 12:
| Pos | Pebalap | Tim | Selisih Waktu |
| 1 | Ricky Brabec | Monster Energy Honda | – |
| 2 | Luciano Benavides | Red Bull KTM | + 3 menit 20 detik |
| 3 | Tosha Schareina | Monster Energy Honda | + 27 menit 51 detik |
Selisih 3 menit 20 detik atas Luciano Benavides memang terlihat tipis untuk ukuran rally sepanjang ribuan kilometer, namun bagi pebalap sekaliber Brabec, ini adalah modal yang sangat berharga untuk menghadapi etape terakhir besok.
Nasib Sial Sang Juara Bertahan 2025
Sementara itu, kabar kurang sedap datang dari sang juara bertahan tahun 2025, Daniel Sanders. Pebalap Red Bull KTM ini harus berjuang keras di Etape 12 karena kondisi cedera yang dialaminya. Meski begitu, dedikasi “Chucky” patut diacungi jempol karena ia masih mampu menyelesaikan etape di posisi 15, walaupun peluangnya untuk mempertahankan gelar praktis sudah tertutup.
Berikut adalah Klasemen Umum (Overall Standings) MotoGP Dakar 2026 hingga Stage 12:
| Pos | No | Pebalap | Tim / Motor | Waktu Total | Selisih (Gap) |
| 1 | 9 | Ricky Brabec | Monster Energy Honda HRC | 48h 21′ 14″ | – |
| 2 | 77 | Luciano Benavides | Red Bull KTM Factory | 48h 24′ 34″ | + 03′ 20″ |
| 3 | 68 | Tosha Schareina | Monster Energy Honda HRC | 48h 49′ 05″ | + 27′ 51″ |
| 4 | 42 | Adrien Van Beveren | Monster Energy Honda HRC | 49h 12′ 41″ | + 51′ 27″ |
| 5 | 10 | Skyler Howes | Monster Energy Honda HRC | 49h 58′ 56″ | + 1h 37′ 42″ |
| 6 | 46 | Ross Branch | Hero MotoSports | 50h 42′ 13″ | + 2h 20′ 59″ |
Gelar Ketiga di Depan Mata antara Brabec VS Benavides
Jika tidak ada kendala teknis atau kecelakaan fatal di etape pamungkas besok, Ricky Brabec sudah berada di ambang pintu sejarah untuk meraih gelar juara Dakar ketiganya. Kuncinya ada pada kekompakan tim Monster Energy Honda yang sangat solid, di mana Tosha Schareina dan Adrien Van Beveren bermain sangat baik dalam menjaga ritme dan strategi tim.
Namun, Dakar tetaplah Dakar. Gurun Yanbu selalu punya kejutan di kilometer terakhir. Apakah Luciano Benavides bisa melakukan serangan balik “all-out” di sisa jarak yang ada? Kita tunggu saja mas bro! Silahkan dikunyah-kunyah dulu informasinya, dan mari kita doakan semua rider finis dengan selamat di podium akhir besok.
Taufik of BuitenZorg| @tmcblog




Ntab!
Luciano menang wakkk, Brabec membuat kesalahan navigasi di km akhir,