TMCBLOG.com – Hari kedua Tes Shakedown MotoGP Sepang baru saja berakhir, dan jujur saja, hasilnya cukup membuat dahi berkerenyit sekaligus memberikan sinyal positif bagi para penggemar “Garpu Tala”. Nama yang bertengger di posisi puncak timesheet hari ini adalah Jack “The Thriller” Miller dengan 1:57,908 atau hanya 1,6 detik lebih lambat dari Rekor Laptime Sepang 1:56.337 . Namun, bukan sekadar Miller yang jadi sorotan, melainkan motor yang ia tunggangi: Yamaha M1 bermesin V4!
Miller dan Adaptasi Kilat Mesin V4 Yamaha 2026
Sobat sekalian, Jack Miller yang baru saja satu tahun bergabung dengan proyek Yamaha (via Pramac) langsung menunjukkan taringnya. Di hari kedua ini, Miller berhasil mencatatkan waktu tercepat, mengungguli para test rider pabrikan lain dan para rookie.
Yang menarik perhatian adalah pendekatan Yamaha dalam menguji prototipe mesin V4 ini. Berdasarkan pengamatan di pit lane dan data yang masuk, Miller mencatatkan waktu terbaiknya tersebut justru saat motor menggunakan konfigurasi Winglet/Aero model lama.
Lho, kok pakai yang lama? Analisis TMCBlog sederhana: Yamaha sepertinya ingin Miller fokus mencari feeling murni dari karakter penyaluran tenaga (power delivery) mesin V4 barunya tanpa terdistorsi oleh gaya tekan (downforce) berlebih dari paket aero terbaru yang lebih kompleks. Mereka ingin memastikan basis mekanis mesin ini sudah “nurut” sebelum beralih ke optimasi aerodinamika.
Meskipun statusnya adalah tes tertutup dengan akses data terbatas, informan di lapangan (seperti yang dilaporkan oleh jurnalis senior Alessio Piana) mengonfirmasi bahwa Miller mampu menembus angka yang sangat kompetitif. Keunggulan Miller hari ini terlihat di sektor 2 dan sektor 4 Sepang yang membutuhkan akselerasi kuat keluar tikungan—area yang selama ini menjadi titik lemah mesin Inline-4 Yamaha sebelumnya.
Berikut ringkasan poin penting dari performa Miller hari ini:
-
Top Speed: Ada peningkatan signifikan. Mesin V4 Yamaha ini terdengar lebih “padat” dan memiliki nafas lebih panjang di trek lurus utama Sepang. Sepertinya Yamaha telah Meng-Unlock Top-end Power M1 V4 nih.
-
Handling: Miller terlihat cukup agresif (gaya khas Miller) namun motor tetap terlihat stabil saat late braking, menandakan distribusi bobot mesin V4 ini sudah mulai mendekati titik ideal.
-
Aerodinamika: Walaupun pakai wing model lama, Miller justru merasa lebih lincah dalam flick-ability (perpindahan arah) motor di tikungan S.
Kenapa V4 Begitu Dinanti?
Sobat bisa bayangkan, selama bertahun-tahun Yamaha setia dengan Inline-4. Namun, regulasi MotoGP modern yang sangat bergantung pada aero dan perangkat elektronik membuat mesin V4 (yang secara fisik lebih ramping) menjadi pilihan logis untuk mengejar ketertinggalan top speed dan integrasi aero yang lebih efisien.
Fakta bahwa Miller bisa langsung “nyetel” dan jadi yang tercepat di hari kedua Shakedown memberikan angin segar bagi Paolo Pavesio dan tim teknis Yamaha. Ini membuktikan bahwa base dari mesin V4 mereka punya potensi besar, bahkan sebelum “disentuh” oleh perangkat aero 2026 yang baru
Poin Penting dari Lapangan
-
Dominasi Yamaha: Dengan 4 pembalap di posisi 10 besar (Miller, Quartararo, Rins, Toprak), Yamaha menunjukkan bahwa status “Rank D” (konsesi penuh) mereka manfaatkan secara maksimal untuk mengejar ketertinggalan.
-
Toprak Makin “Nyetel”: Sang juara dunia WSBK, Toprak Razgatlioglu, sukses memangkas waktu hampir 0.8 detik dibanding hari pertama. Ia terlihat makin nyaman dengan ban Michelin dan karakter mesin V4.
-
Dovizioso is Back: Kehadiran Andrea Dovizioso sebagai test rider pendamping Augusto Fernandez memberikan stabilitas data yang luar biasa bagi pengembangan mesin V4 Iwata.
-
KTM Tetap Konsisten: Pol Espargaro dan Dani Pedrosa masih menjadi tolok ukur kecepatan sasis di Sepang, meski harus rela digeser Miller di jam terakhir sesi.
Tes Shakedown memang bukan penentu hasil balapan, tapi ini adalah indikator awal. Jack Miller dengan pengalaman panjangnya di mesin V4 (Ducati dan KTM) sepertinya adalah orang yang tepat untuk memandu pengembangan Yamaha M1 V4 ini.
Besok adalah hari terakhir Shakedown sebelum para pembalap reguler lainnya turun di Tes Resmi Sepang. Apakah Yamaha akan mulai mengeluarkan paket aero “Kumis” atau “Kotak” terbaru mereka untuk dipadukan dengan mesin V4 ini? Kita pantau terus Sobat!
Silahkan dikunyah-kunyah infonya, dan sampaikan pendapat sobat di kolom komentar. Apakah ini tanda Yamaha akan kembali ke jalur juara?
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog
Hasil Shakedown test Sepang MotoGP 2026 Hari ke-2
- Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) 1’57″908
- Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) 1’57″933
- Aleix Espargaro (Honda HRC Test Team) 1’58″066
- Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) 1’58″135
- Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP) 1’58″657
- Dani Pedrosa (Red Bull KTM Factory Racing) 1’58″669
- Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha MotoGP) 1’58″805
Michele Pirro (Ducati Lenovo Team) 1’59″155 - Augusto Fernandez (Yamaha Factory Racing Test Team) 1’59″351
- Lorenzo Savadori (Aprilia Racing) 1’59″651
- Diogo Moreira (Pro Honda LCR) 1’59″930
- Mika Kallio (Red Bull KTM Factory Racing) 2’04″376






Joss wak
Ipan pertamax ketinggalan kowe pan. Nganggo bensin pertamini kon 🤣
Apakah lebih menyatu
Kandhani ooowwwggg….
toprak sempet tes m1v4 tanpa wing buritan, dan salah satu test rider ktm ngetes rc 850cc.. katanya lagi..
jangan bangga dulu,marc blm beraksi.
semoga jack bisa menang sekalai atau dua kali,kangen juga selebrasi gilanya
Kalo lihat time reportnya, waktu toprak berhenti di jam 12
Kayakya doi jumatan lalu langsung cari makan .. kagak balik lagi :))
Fix, doi jumatan terus makan mie ayam, es teh, rokok 2 batang. Ngantuk dah.
jangan terlalu jumwakwaw, karena pembalap top belum pada ikutan. tapi ya penasaran juga dengan wing model baru saat loncing.
Qtt MotoGP Sepang 2025 1.57
Quartararo yamama tercepat 1.57.195
Semoga mampu memperpendek jarak 0.5
Buat yamaha sudah terlalu bagus itu. Motor umur sehari udah bisa sekencang itu. Kalo buat nantang markes mungkin masih jauh tapi modalnya udah ada. Nggak mentok seperti motor sebelumnya.
1:56.337 Pecco 2024.
masih jauh buaangeetttt
Suhu aspal sepang 2026 lebih mirip 2025 dibanding 2024.
nah bisa juga faktor cuaca yg lagi begini ngaruh ke track
Besok Toprak bisa lah tembus 1.57
Apa bisa dibilang adaptasi Toprak lebih bagus dibanding Moreira mengingat M1 V4 ini motor yg benar2 baru dibanding RC-V yg sudah podium musim kmrn???
Bisa jadi.. Secara power motor wsbk lebih dekat ke motogp dibanding moto2 toh
Bayangin kalau Taro ga koar koar dari berapa taun lalu. Emang yamaha mau sampe bikin v4 1000cc yg cuma dipake setahun ini ??
Konon katanya nilai kontraknya 15 Jut Eur….Yassalam dah…btw bener ngga sih mesin v4 lebih ringkes dari i4?
kalo lebih ramping mah iya, tapi gak lebih ringkas karna mesin V entah itu v4 ato v2 punya blok silinder terpisah dan noken as nya jg harus pisah, jd jelas lebih rumit, belom lagi tiap mesin V4 di motogp punya sudut derajat yg beda2 dr tiap pabrikan. dari situ aja bakal beda signifikan power delivery nya.
Yang awalnya koar2 minta v4 sih aki2 46 deh.
Kalau aki aki di ujung era nya mah
Suzuki sukses pakai knalpot apatu namanya.. double barrel ? Itu aja ngebet minta dibikinin begitu juga
Mau tak sebut ribut dari era vinales, nanti pada sensi 😅
Dari dulu Yamaha kan emang juaranya test
Sepemikiran….
Kita tunggu racenya aja, karna kalo test ya gitu deh
Tenang raja terakhir belum turun gunung. Beliau masih memantau dari singgasananya