TMCBLOG.com – Sobat sekalian, aspal sirkuit Sepang benar-benar membara, bukan cuma karena suhu udara yang menembus angka 50°C, tapi juga karena progres luar biasa dari garasi baru Pramac Yamaha. Setelah resmi pindah haluan menjadi tim satelit utama Yamaha, semua mata tertuju pada duet anyar mereka: si “Aussie” Jack Miller dan sang mega bintang WorldSBK yang akhirnya hijrah ke MotoGP, Toprak Razgatlioglu.
TMCBlog memantau pernyataan terbaru dari Gino Borsoi sang Team Manager Pramac Yamaha yang terdengar sangat optimis, bahkan cenderung suprised dengan apa yang terjadi di lintasan selama Shakedown Test hari ini. Yuk, kita bedah poin-poin menariknya.
Toprak: Tembus 1 Menit 58 Detik, “Hats Off!”
Ini yang paling bikin geger, sob. Bayangkan, Toprak Razgatlioglu datang ke Sepang dengan status “anak baru” yang belum pernah mencicipi sirkuit teknikal nan sulit ini sebelumnya. Namun, apa yang terjadi?
Sang Manajer tim sampai angkat topi (Hats Off). Toprak langsung berhasil mencetak lap-time di kisaran 1:58-an. Untuk seorang pembalap yang baru pertama kali meraba sirkuit Sepang dan masih beradaptasi dengan karakter ban Michelin serta rem karbon MotoGP, catatan 1:58 itu gila banget!
“Sejujurnya, saya tidak menyangka dia akan memulai sekuat ini. Setiap kali keluar ke lintasan, dia terus mempertajam waktu dan belajar hal baru,” ungkap sang Manajer.
Yang bikin tim makin jatuh cinta adalah attitude Toprak. Meskipun dia datang dengan status Juara Dunia Superbike, Toprak dikenal sangat sopan, rendah hati, dan mudah diajak bekerja sama. “Talentanya sangat serius, sekarang tinggal memolesnya saja,” tambahnya.
Jack Miller: Langsung Nyetel dengan Mesin Baru
Di sisi lain garasi, Jack Miller juga menunjukkan performa yang solid. TMCBlog mencatat bahwa mesin Yamaha yang dipakai di Shakedown 2026 ini ternyata berbeda dengan versi yang kita lihat saat tes Valencia tahun lalu. Ada pengembangan masif di sana.
Meski baru hari pertama dan kondisi aspal sangat panas, Miller sudah bisa mencetak waktu yang mendekati catatan Qualifying Lap tahun lalu. Ini menandakan bahwa base atau pondasi motor YZR-M1 versi 2026 ini sudah cukup kuat. Miller dikabarkan merasa puas dan merasa motor ini bisa dikendalikan dengan baik sesuai gaya balapnya.
PR Besar: Ban Depan dan Management Ban
Tapi tentu, ini baru awal. Sang Manajer tetap menginjak bumi. Ada dua tantangan besar yang dihadapi Toprak untuk benar-benar kompetitif:
-
Karakter Ban Depan: Toprak harus membiasakan diri dengan ban depan Michelin yang sangat berbeda karakternya dengan Pirelli yang biasa dia gunakan di WorldSBK. Titik pengereman dan feel saat masuk tikungan adalah kunci.
-
Degradasi Ban (Race Distance): Performa M1 sangat dipengaruhi oleh penurunan performa ban. Toprak perlu belajar cara memanajemen ban di paruh kedua balapan agar tidak kedodoran saat grip mulai habis.
Sobat sekalian, melihat data Shakedown ini, sepertinya kolaborasi Pramac dan Yamaha mulai membuahkan hasil positif. Kehadiran Toprak membawa energi baru yang segar, sementara pengalaman Miller menjadi penyeimbang untuk pengembangan teknis.
Jika di hari pertama saja sudah bisa tembus 1:58, kira-kira di tes resmi nanti saat karet ban sudah lebih banyak menempel di lintasan, bakal secepat apa ya Toprak? Apakah dia akan langsung mengancam posisi top level pembalap reguler lainnya?
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Diogo mantab juga, mungkin jg karena motor yg dipake lebih matang
Dibanding m1v4 yg masih half baked
2026 target toprak : the best yamaha rider
Toprak belum pake winglet pabrikan, kl cocok mgkn lebih melesat
Sama sama pertama kali naik motor MotoGP,sama2 pertama kali pegang v4 masih bagus Diego sih
Toprak itu pindahan dr motor produksi massal, diogo jebolan dari moto2 yg emang motor prototipe yg sejalur dengan motogp. Beda lah ngab.
Diogo sedikit banyak udah paham karakter motor prototipe itu gmn. Nah kalo ketoprak baru pertama kali pegang motogp, dan langsung dpt laptime 1,58,xxx juga. Jauh lebih gokil toprak sih, imo..
Liat aja nanti pas musim udah mulai, gw yakin diogo seringnya dibelakang toprak..
WSBK nggak ada seri Sepang bos
Toprak baru pertama jajal sirkuit sepang…yang lain sudah puluhan kali
Tapi jangan lupa diogo sdh berulang kali membalap di sepang.. krn brasal dr klan motogp.. toprak wsbk gak balap di sepang… but tinggal liat nt pas race aja seh.. krn kl skg mgkin beda tujuan mrk ngadepin shakedown ini.. ada cr setup tanpa push abis, ada yg cb push jg.
Ingat juga, M1 V4 baru netes kmrn sore bro smntra RC-V Diogo udah nyicip podium musim kmrn jadi bisa dibilang motor Diogo lebih siap dibanding motor Toprak
Manajer tetap menginjak bumi.
AI kah Wak?
Tapi terima kasih banyak tulisannya Wak…
Tau artinya menginjak bumi ga? Merendah loh maxudnya ngab..
Tapi dia gak salah kok bilang Ai, karena akhir2 ini gaya penulisan di TMCBlog udah berubah.
Dan buat org2 yg udah biasa pake AI seperti ChatGPT, Gemini, dll. Bisa langsung paham dan ngeuh dgn gaya penulisan AI di atas bro.
Ya terlepas dari itu ga salah juga sih menggunakan AI buat memperbaiki atau melengkapi tulisan
andai dulu sang managernya ngga keras kepala, toprak sudah bisa mencicipi motogp.
Alhamdulillaah… Manajernya sdh angkat topi berarti potensinya mmg luar biasa wakk
Setuju dengan pendapat, mirip Stoner yg adaptif