TMCBLOG.com – Sobat sekalian, suasana di sirkuit Sepang saat ini benar-benar sedang “panas”, bukan hanya karena cuaca dan deru mesin V4 baru dari Yamaha, tapi juga karena manuver ‘Silly Season Akbar’ di balik layar yang luar biasa kencang. Baru saja hari pertama Shakedown Test 2026 dimulai, jagat MotoGP sudah diguncang rumor “gempa bumi”: Fabio Quartararo dikabarkan merapat ke HRC Honda, dan sebagai gantinya, Jorge Martin bakal menyeberang ke Yamaha!
Menanggapi bola liar ini, Paolo Pavesio, Managing Director Yamaha Motor Racing, akhirnya angkat bicara lewat interview yang dirilis GPOne. Dan jujur saja, isinya sangat menarik untuk kita bedah.
“Itu Hanya Rumor, Kami Ingin Fabio Tetap di Sini”
Pavesio langsung to-the-point. Menurutnya, isu kepindahan Fabio adalah rumor yang lumrah terjadi di bursa transfer yang sekarang bergerak sangat cepat.
“Sangat bodoh jika saya bilang saya tidak menginginkannya lagi. Fabio memberi tahu saya bahwa dia belum menandatangani apa pun dengan siapa pun. Saya berharap upaya besar yang kami lakukan saat ini bisa meyakinkannya untuk bertahan,” ujar Pavesio.
Pavesio menekankan bahwa saat ini hubungan Yamaha dan Fabio masih berada di tengah masa kontrak. Namun, ia tidak menampik bahwa di balik layar, semua orang (pabrikan dan manajer pembalap) memang sedang saling bicara. Baginya, itu adalah bagian dari “aturan main” di MotoGP yang sudah seperti industri hiburan.
Senjata Yamaha: 10 Unit M1 Bermesin V4 di Sepang!
Ini poin teknis yang paling bikin TMCBlog melongo, sob. Untuk membuktikan betapa seriusnya Yamaha ingin mempertahankan sang “El Diablo”, Pavesio membeberkan fakta mengerikan soal pengembangan motor mereka.
Ingat tidak, tiga bulan lalu di Valencia, Yamaha hanya punya beberapa motor baru. Tapi lihat di Sepang sekarang: Ada 10 unit Yamaha M1 bermesin V4 yang disiapkan! Motor-motor ini hadir dengan sasis baru, aerodinamika baru, dan evolusi mesin yang sangat masif.
Pavesio menyebut apa yang dilakukan Yamaha dalam dua tahun terakhir ini adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah MotoGP. Mereka membangun proyek motor yang benar-benar baru (pindah dari Inline-4 ke V4) sambil tetap balapan di akhir pekan. Inilah “bukti cinta” Yamaha agar Fabio tidak berpaling ke lain hati (ke Honda).
Soal Jorge Martin dan “Domino Effect”
Bagaimana dengan rumor Jorge Martin yang akan masuk ke Yamaha? Pavesio hanya tertawa kecil. Ia mengingatkan kembali kejadian musim panas lalu saat rumor menyebutkan Pecco Bagnaia sudah tanda tangan dengan Yamaha, yang membuat ponselnya tidak berhenti berdering.
“Dengan 22 pembalap dan 5 pabrikan, cepat atau lambat pasti ada rumor yang benar-benar kejadian (tersenyum). Tapi sebagai manajer perusahaan, saya hanya akan berkomentar pada berita yang sudah resmi,” tuturnya.
Namun, ia mengakui adanya Domino Effect. Jika satu pembalap top pindah, maka posisi lain akan ikut bergeser dengan sangat cepat.
Sobat sekalian, kalau TMCBlog melihat, Pavesio saat ini sedang melakukan “manajemen stres” di dalam tim. Munculnya rumor di hari pertama Shakedown jelas mengganggu fokus para mekanik dan test rider yang sudah bekerja keras berbulan-bulan di Jepang dan Eropa.
Namun, pesan Pavesio jelas: Yamaha All-Out secara teknis. Dengan 10 unit motor V4 yang dibawa ke Sepang, Yamaha ingin menunjukkan kepada Fabio bahwa “rumahnya” sudah direnovasi total menjadi jauh lebih mewah dan kencang. Jika hasil tes Sepang ini positif, kemungkinan besar Fabio akan tetap biru. Tapi jika mesin V4 ini belum memuaskan… wah, pintu Honda (yang kabarnya juga sedang berbenah lewat Aleix Espargaro) bisa terbuka lebar.
Kita pantau terus perkembangannya di hari-hari berikutnya, sob! Menurut Kalian, apakah Fabio tetap biru atau bakal pakai wearpack Honda di 2027 nanti ?
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog






Bergejolang
Kirain quartararo udah pasti honda. Ternyata masih rumor.
pasti pindah
itu artikel yang kemarin pak…
Kalau memang yamaha all out untuk pertahankan taro brarti masih ada rumor yg hampir bener terjadi Wak..
Martin tetep out dari aprilia dan memang pindah ke Yamaha factory untuk gantiin rins.
Ya kan Wak?
Tapi bisa juga si Martin bakal gantiin Toprak di Pramac, karna Topraknya digeser ke Factory team
kalau kejadian sih, ini blunder martin jilid sekian ya
ngeludahin pramac yg punya best bike ducati, malah terjun lagi ke satelit wkwkk
padahal sejak akhir musim lalu Yamaha cenderung ogah2an mempertahankan Fabio, terlalu banyak bicara ttg project V4, katanya.. sok gak butuh tp butuh.. 😅
bisa jadi pavesio cuman mau meredam situasi internal yamaha. berbulan2 ngerjain motor sesuai request fabio eh doi malah mau cabut, apa gak down tuh mental orang2 dibelakang fabio. nanti klu udah kondusif mungkin fabio beneran cabut.
apapun itu kalo emang beneran cabut bisa dimaklumi.. bertahun2 gendong Yamaha tp dirasa project V4 nya kurang berkesan baginya so far..
Martin masuk pun harusnya masih bisa.
Tinggal geser rins.
Fakta Fabio pembalap hebat yg mampu mengimbangi marq saat pake mesin inline sampai jurdun,yamama bakalan mati2 an pertahankan dia
ini era Liberty, akhirnya selamat datang drama ! kalau pun memang nanti pasti pindah di 2027 sepertinya ada yang khawatir dengan perkembangan V4 Ymh, diberikanlah sebuah berita yang mengguncang jalur peningkatan Ymh, saya yakin, FQ pun kaget, ko secepat itu rahasia terbongkar.
Biarkan saja dia pindah. Pabrikan jepang tidak boleh terlalu bergantung pada satu pembalap.
Hanya Yahaha dan FQ0 yang tau…tapi sepertinya 60 persen bakal pindah sih, maklum konon tawwaran Honhon sangat gede
Mau lepas sendiri apa dilepasin? Masalah hati dipaksakan juga susah… Lebih baik refresh dengan semangat dan orang baru…
Yakin yamama ikhlas ngelepas quartararo,dikira rider MotoGP selevel dia banyak apa,wkwkw selama ini gendong mesin keong biar mampu dibarisan depan emangnya mudah