TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui Tak satupun Yamaha M1V yang mengikuti sesi hari kedua Tes Sepang 2026 kemarin. Kegiatan pengujian yang dilakukan Oleh Pebalap reguler dan test Rider Yamaha pada hari rabu ditunda demi alasan Keselamatan setelah Yamaha menemukan masalah pada YZR M1V yang jadi penyebab Crash quartararo untuk kali kedua di Hari pertama Pengujian ( selasa ). Direktur Teknis Yamaha MotoGP, Massimo Bartolini memberikan Penjelasan resmi kepada Media sebagai berikut :
“Kemarin, Fabio berhenti di lintasan, dan kami memeriksa apa masalahnya. Kami memiliki gambaran tentang apa yang terjadi, tetapi kami belum yakin penyebabnya,” jelas Max. “Demi keselamatan para pembalap, bukan hanya kami tetapi juga yang lain, kami memutuskan untuk mencari tahu persis apa masalahnya sebelum kembali ke lintasan.
” Itulah mengapa kami memutuskan untuk tidak menguji hari ini. Kami akan terus menganalisis masalah ini dan berharap dapat menemukan solusinya malam ini sehingga kami dapat kembali ke lintasan besok.”
Ketika ditanya mengenai seberapa Yakin Yamaha Bisa mendapatkan solusi, Max Menjawab “Saya harap pengujian ini belum selesai. Kami sedang berhubungan dengan Jepang dan masih melakukan inspeksi. Kami perlu mengumpulkan semua informasi. Jika kami dapat kembali ke lintasan dengan aman besok (Kamis) , kami akan melakukannya. Jika tidak, kami akan mengambil keputusan.”
ketika Max Dicecar untuk menjelaskan maksud dari kemungkinan ‘masalah keselamatan’? ia menjelaskan “Motor bisa berhenti di titik-titik sulit di lintasan, seperti di Straight.”
Seberapa jauh investigasi Anda? “Kami tahu apa masalahnya, apa penyebabnya. Kami sedang menyelidikinya. Kami punya ide, tetapi kami perlu konfirmasi dari pabrikan.Ini pertama kalinya terjadi, itulah sebabnya kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk mendapatkan konfirmasi.”
Ketika ditanya Seberapa mudah atau sulitkah Yamaha untuk menyelesaikan masalah ini, Max Menjawab “Mudah untuk menyelesaikannya sebelum kejuaraan dimulai. Kita lihat apakah kita bisa melakukannya antara hari ini dan besok. Bagaimanapun, kami memiliki rencana cadangan jika terjadi skenario terburuk.”
Ketika Max ditanya mengenai Seberapa besar dampak kehilangan satu hari uji coba di sepang, ia memberikan penjelasan “Akan lebih baik jika tidak ada masalah, tetapi kami memanfaatkan sesi uji coba dengan baik. Rencana kami adalah untuk meningkatkan performa motor, yang merupakan hal baru bagi semua orang, baik para pembalap maupun kami.

” Kami menguji banyak komponen, dan tidak mudah untuk fokus pada catatan waktu putaran. Seharusnya kami sudah menemukan dasar-dasarnya dalam dua hari ini, tetapi sebagian besar pekerjaan sudah dilakukan. Ini adalah alasan lain mengapa para pembalap lebih mudah menerima istirahat ini, yang diputuskan demi kepentingan terbaik semua orang.
” Kami tidak memiliki sejarah atau pengalaman dengan motor ini, dan para pembalap juga perlu membiasakan diri dengannya, yang membutuhkan waktu. Kami, sebagai teknisi, juga harus belajar. Kami kehilangan semua kesempatan untuk melakukannya hari ini, tetapi itu bagian dari permainan.”

Diakhir Penjelasan, Bartolini memberikan kesimpulan awal penilainan pribadi mengenai Yamaha M1 “Motor ini masih dalam tahap pengembangan awal. Saat ini, kami lebih lemah dari para pesaing, tetapi itu sudah bisa diduga. Saya akan terkejut jika sebaliknya. Mendengarkan komentar dari para pembalap, kami harus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan menikung.”
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog






Canggih tapi ngeri
Semua pernah menderita, jadi ini biasa saja apalagi dengan sesuatu yang baru..
Dulu Dukati susah belok sampe dikatain motor cel*ng,
Hond4 ga ada yang bisa handle selain MM.
KTeM pernah bikin zarwo frustasi sampe ngga mau balapan lagi.
April dianggap motor lemah sebelum Rivola datang.
Lebih baik ketaun buruknya sebelum musim dimulai, daripada setelah berjalan beberap seri.
kebalikan dari yamaha 1 dekade terakhir, kalau tes paling ngacir, begitu balapan, podium pun sulit. kali aja ini tes sulit, pas balapan bisa nyempil di podium atau konsisten top5
Seberapa jauh investigasi Anda? “Kami tahu apa masalahnya, apa penyebabnya. Kami sedang menyelidikinya. Kami punya ide, *tetapi kami perlu konfirmasi dari pabrikan.* Ini pertama kalinya terjadi, itulah sebabnya kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk mendapatkan konfirmasi.”
masih harus konfirmasi, birokrasi birokrasi…
Ini kalau sampe tes buriram belum beres masalahnya fix taro bakal cabut.
Ada sedihnya, tapi juga ada rasa lega.
sy mikirnya kalau masalah blm selesai, yg didaftarin malah inline 4 hahaha
Motor buosok,DOHC kompresor wala wala
Mending balik pake sohc minarelli aja 😂
Beberapa komen saya mode trasi kok ilang padahal tidak ada kata kotor ataupun melecehkan pihak tertentu, lah yang ginian bisa lolos?
moderasi kykny nyebut brand kali
konfirmasi dulu dari pabrikan makanya
kirim mesin i4 aja balik lagi 1 mesin v4 satu i4 motor cadanganya itu, tapi ini mungkin bakalan ribet, nambah biaya besar
hari ini mereka sudah test lagi
Ada plus minusnya. Plus krn dideteksi di pre-season. Minus krn dari keseluruhan rider + 2 test rider, masalah baru ditemukan saat digeber Fabio. Toprak mungkin msh baru, tp dia sdh sekian lap di sesi rookie & test rider sebelumnya. Sepertinya hny Fabio yg serius..
Ya betul, cuma Taro yg push the limit itu motor. Karena dia emang kompetitif jd pengen akses penuh ke limit motornya. Crash 2x dia membuktikan itu. Akhirnya ketauan kan masalah V4 M1 apa..
Sementara Rins dan Miller bermain aman, dan cenderung merasa puas haha.. bahkan muji2 motornya, ketauan berusaha menjilat demi mengamankan kontraknya
seandainya pas wildcard taun kmrn ga limit rpm mungkin udah keliatan masalahnya
Memang butuh waktu
Semua serba baru
Dan itu adalah wajar
Mereka lebih tau resikonya…
Dan akan sangat bahaya bila terjadi trouble di saat balapan bukan cuma agusto…
Moga ketemu masalahnya. Nggak seru MotoGP, kalau pabrikan jepang berguguran.
Pasar terbesar pengguna motor itu asia.
mati saat straight, mesinnya kepanasan kali ya?
Pelampung karbu nya ga mau turun bang 🤣
kalo di lokal motor lg gaspol tau2 mesin mati/mejen berarti pistonnya gancet.. alias kemarin udah keputusan terbaik, jika benar demikian masalahnya bener2 bahaya buat para ridernya..
Mesinnya meleduk waktu dites dipabrik
inget tujuan utamanya itu meningkatkan performa motor dan ini super sulit apalagi dengan waktu tes hitungan hari , nah ini terbuang lagi waktunya soal perbaikan masalah ini …..dapetkan insightnya
Bayangin thn depan Pecco naek Yamaha seperti prediksi si Ramon Forcada, lalu tiba2 mesin mati di straight 😀
Belum berpengalaman mengatasi panas di silinder belakang yang tidak kena angin