TMCBLOG.com Sob, Mari kita bedah tipis tapi lebih dalam secara teknis ala TMCBlog mengenai Laptime Sektor VEDA Tes Jerez 2026. Karena data sektor mendetail secara resmi seringkali bersifat internal tim, kita akan melakukan simulasi analisis berdasarkan karakteristik sirkuit Jerez dan bagaimana seorang rookie seperti Veda Ega biasanya memangkas waktu sebesar 1,656 detik tersebut.
Analisis Komparasi Sektor: Di Mana Veda Ega “Meledak”?
Sirkuit Jerez memiliki karakteristik lengkap: pengereman keras (hard braking), tikungan mengalir (flowing), dan akselerasi keluar tikungan yang krusial. Berikut adalah estimasi perbandingan sektor antara Maximo Quiles (Benchmark) dan progres Veda Ega Pratama (Day 1 vs Day 2):
| Sektor | Karakter Utama | Quiles (1:43.8xx) | Veda H1 (~1:47.2) | Veda H2 (~1:45.5) | Gain (Detik) |
| Sektor 1 | T1 – T5 (High Speed & Brake) | 25.1s | 26.0s | 25.6s | -0.4s |
| Sektor 2 | T6 (Dry Sack) – T8 | 21.4s | 22.3s | 21.8s | -0.5s |
| Sektor 3 | T9 – T10 (Fast Right) | 26.9s | 27.8s | 27.3s | -0.5s |
| Sektor 4 | T11 – T13 (Final Corner) | 30.4s | 31.1s | 30.8s | -0.3s |
| Total | Laptime Tercepat | 1:43.8 | 1:47.2 | 1:45.5 | -1.7s |
Bedah Sektor per Sektor Ala TMCBlog
1. Sektor 2 (T6 Dry Sack – T8): Titik Balik Kepercayaan Diri
Di sektor ini terdapat tikungan Dry Sack (T6), pengereman paling keras di Jerez. Pada hari pertama, Veda kemungkinan besar masih beradaptasi dengan engine brake dan kekuatan rem Brembo spek Moto3 yang sangat pakem.
-
Analisis: Pemangkasan 0,5 detik di sini menandakan Veda sudah mulai berani melakukan late braking dan menemukan titik referensi pengereman yang tepat. Ia tidak lagi “ragu” saat menurunkan gigi dari kecepatan tinggi.
2. Sektor 3 (T9 – T10): Corner Speed adalah Kunci
Tikungan 9 dan 10 di Jerez membutuhkan corner speed tinggi. Motor Moto3 sangat bergantung pada momentum.
-
Analisis: Di sinilah Veda menunjukkan kelasnya sebagai juara Asia Talent Cup. Pengalamannya dengan motor spek kecil membantunya memahami bahwa di sektor ini motor tidak boleh terlalu pelan di tengah tikungan (apex). Gain 0,5 detik di sini adalah bukti ia mulai nyetel dengan sasis Moto3 yang lebih kaku.
3. Sektor 4 (T11 – T13): Menaklukkan Tikungan Jorge Lorenzo
Tikungan terakhir (T13) seringkali menjadi penentu. Keluar dari T13 menuju garis finis membutuhkan kontrol traksi manual yang presisi agar motor tidak wheelie atau slide berlebihan.
-
Analisis: Meskipun gain di sini paling kecil (0,3 detik), ini justru menunjukkan konsistensi. Veda mulai paham cara menutup line agar mendapatkan akselerasi maksimal menuju straight utama.
Mengapa 1,656 Detik Begitu Berarti?
Sobat sekalian, memangkas 1,656 detik dalam dua hari bukan hanya soal memutar gas lebih dalam. Ini adalah hasil dari kombinasi:
-
Adaptasi Elektronik: Veda mulai paham cara kerja pemetaan mesin (mapping) Moto3.
-
Manajemen Ban: Di hari kedua, ia mampu mengeksploitasi kompon ban baru (soft) dengan lebih efektif.
-
Kekuatan Mental: Tidak panik saat tertinggal jauh di hari pertama, dan secara sistematis memperbaiki setiap sektor.
Veda kini berada di kisaran 1:45 tengah. Jika ia bisa memangkas lagi 0,8 – 1,0 detik saat sesi kualifikasi di seri pembuka nanti, posisi 15 besar (zona poin) sangat realistis untuk digapai. Step By Step, Mudah Mudahan Veda Tidak pernah Puas akan apa yang tercapai dan terus meningkat sepanjang Musim Berjalan.
Taufik of ButenZorg






semoga semakin sukses dan berkah
semoga salah satu sponsor pribadinya ga bawa sial krn ga berkah
@cemara maksudnya Kang laundry yang digemari ðŸ¤
Nyuci seragam jendral siapa?
Rata-rata pembalap yang udah pernah juara atc biasanya kompetitif di zona poin, top 10, bahkan podium hanya soal waktu. Veda Ayo!!
Agak jarang sih bro, Ayumu Sasaki aja butuh bertahun2 baru bisa mulai kompetitif, itupun gegara hijrah ke KTM. Can Oncu dan Deniz Oncu juga gak begitu bagus di Moto3. Lulusan RBRC yang kemudian jadi bagus juga gak banyak. Rata2 yang bagus malah lulusan ETC atau Junior GP sih
ada versi video nya wak haji
Kalo melihat record di atc dan rbrc veda punya tingkat emosional di atas lawan. Sering kali dipertengahan race terlempar dibarisan tengah dan di lap² akhir mampu menyodok di depan…
Semoga di moto3 gak kehilangan karakter ini….
kalo pake KTM RC dijamin lebih joss
Belalang gunung kidul
Yg jls veda harus ganti tim motornya tdk kompetitif