CFMoto Resmi Akuisisi 51% Saham KALEX Engineering… Langkah Raksasa Menuju Kelas Primer MotoGP !

MCBlog.com – Sobat sekalian, sebuah berita flash yang cukup menghentak jagad paddock Grand Prix baru saja mendarat. Pabrikan raksasa asal Tiongkok yang sedang naik daun, CFMoto, dilaporkan telah resmi mengamankan 51% saham dari spesialis sasis papan atas dunia asal Jerman, KALEX Engineering.

Ohya sebelum ini, Alex Baumgärtel, Klaus Hirsekorn, dan Günther Holzer memiliki saham yang sama di Kalex. CFMoto mengakuisisi seluruh saham Holzer, sementara Baumgärtel dan Hirsekorn masing-masing melepaskan sebagian saham sepertiga mereka, sehingga total saham CFMoto menjadi 51 persen.

Ini bukan sekadar kerja sama branding biasa, sob. Ini adalah langkah akuisisi strategis yang bakal mengubah peta kekuatan di kelas Moto2 dan bahkan mungkin menjadi “pintu masuk” CFMoto ke kelas para raja, MotoGP!

Kalex: Sang Penguasa Intermediate Class

Kita tahu sendiri, Kalex yang bermarkas di Bobingen, dekat Munich, adalah “raja” di kelas Moto2. Sejak Stefan Bradl meraih gelar juara dunia pertama bagi mereka di tahun 2011, Kalex hampir tidak tersentuh.

  • Dominasi Mutlak: Sejak 2012 hingga 2023, Kalex menyapu bersih gelar juara dunia konstruktor Moto2.

  • Populasi Grid: Saat ini, dari 28 pembalap Moto2, 20 di antaranya menggunakan sasis racikan Klaus Hirsekorn dan Alex Baumgärtel ini.

  • Koneksi MotoGP: Kalex bahkan sempat membantu raksasa Jepang, Honda (HRC), untuk mendevelop swingarm dan sasis RC213V pada musim 2022-2023.

“Ini tidak terasa seperti akuisisi, melainkan kemitraan,” tegas Baumgärtel di Thailand. “Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan teknologi balap ke dalam produksi seri mereka, yang berarti transfer pengetahuan. Ini juga tentang melatih para insinyur; saya berharap satu atau dua orang akan ditugaskan kepada saya untuk menjelaskan filosofinya. Karena saya bukan insinyur sepeda motor terlatih, saya memiliki pendekatan yang berbeda, misalnya, mengenai kekakuan. Kami cukup mahir dalam hal ini; jika tidak, kami tidak akan berhasil untuk produsen peralatan asli lainnya.”

Kalex saat ini memiliki delapan karyawan, tiga di antaranya adalah insinyur. Baumgärtel akan tetap menjadi direktur pelaksana di bawah naungan CFMoto dan mempertahankan wewenang pengambilan keputusan tunggal terkait Moto2

Ambisi CFMoto yang Tak Terbendung

Sobat sekalian, CFMoto sebenarnya sudah lama mengincar posisi sebagai pemain kunci di MotoGP. Sebelum akhirnya “meminang” Kalex, sempat beredar rumor kuat bahwa CFMoto ingin membeli divisi balap KTM di MotoGP. Namun, negosiasi tersebut kabarnya buntu karena angka yang dipatok KTM terlalu tinggi, konon mencapai 100 juta Euro!

Alih-alih mundur, CFMoto justru bermanuver lebih cerdik. Dengan menguasai 51% saham Kalex, CFMoto secara otomatis memiliki:

  1. Akses Teknologi: Database dan know-how pembuatan sasis terbaik di dunia.

  2. Infrastruktur Balap: Fasilitas riset dan pengembangan di Jerman yang sudah teruji.

  3. Posisi Tawar di Dorna: Sebagai pemilik sasis mayoritas di Moto2, suara CFMoto kini punya bobot luar biasa di mata penyelenggara.

Menuju MotoGP di Masa Depan?

Pertanyaannya sekarang: Apakah ini sinyal CFMoto akan segera membangun motor MotoGP sendiri?

Analisis TMCBlog melihat peluang itu terbuka lebar. Dengan perubahan regulasi MotoGP yang akan datang (mungkin di 2027 atau 2028), CFMoto bisa saja menggunakan basis sasis dari kepakaran Kalex dan memadukannya dengan mesin hasil pengembangan mereka sendiri, atau tetap berkolaborasi dengan mitra teknis lainnya.

Untuk jangka pendek, sepertinya operasional Kalex di Bobingen tidak akan banyak berubah secara drastis, namun input dari CFMoto akan mulai masuk, terutama untuk memperkuat eksistensi mereka sebagai manufaktur sejati di kelas Moto2.

Langkah CFMoto ini sangat berani dan terstruktur. Mereka tidak hanya mengandalkan uang, tapi juga membeli “otak” di balik dominasi kelas Moto2 selama satu dekade terakhir. Ini adalah ancaman serius bagi pabrikan-pabrikan mapan lainnya.

Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog

6 COMMENTS

  1. Gila ya emang China sekarang di bidang teknologi hampir semua bisa mereka pegang
    Indonesia kapan ya bisa ky China

    • Pertanyaannya bukan bisa bang, tapi mau apa gak, uang korupsi pertamina aja udh bisa beli hak motogp dari dorna waktu dijual k liberty media kemarin

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP