MARCO BEZZECCHI Memenangkan Race MotoGP CoTA Amerika 2026

TMCBLOG.com – Setelah Race Moto3 dan Moto2 yang sayangnya belum menghasilkan Poin bagi Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, hadirlah 20 Lap Red Bull Grand Prix Amerika Serikat 2026: semua pembalap menggunakan kombinasi ban Medium/Medium. Suhu udara 28°C – Suhu lintasan 40°C. Fabio Digiannantonio Start dari Posisi pertama diikui Acosta dan Bagnaia setelah Marco Bezzecchi harus menanggung Penalti Turun dua grid. Sementara itu King of CoTA Marc Marquez harus melakukan penalti LLP.

Bezzecchi Sendiri sempat memimpin pemanasan terakhir di depan Marquez dan Pole sitter Fabio Di Giannantonio. Acosta memimpin diikuti Bezzecchi dan Martin. Acosta dan Bezzechi alami sedikit benturan ketika Bezzechi Overtake Acosta.

  • Lap 2 Marco Bezzecchi memimpin 0,18 detik di depan Acosta dan Martin. Sementara Marc Marquez terus turun sampai P6
  • Lap 3 Notif LLP Untuk Marc Marquez hadir. Sementara Bezzecchi memimpin 0,33 detik dari Acosta
  • Lap 4 Marc Marquez lakukan LLP dan turun ke P11. Rekor 104 Lap memimpin telah diperoleh Bezzecchi yang berada 0,2 detik di depan Acosta.
  • Lap 5 Joan mir di P5 harus lakukan LLP setelah cut corner di lap sebelumnya.
  • Lap 6 Joan Mir  Crash sebelum melakukan LLP !

  • Lap 7 Bezzecchi memimpin 0,9detik dari Acosta
  • Lap 8 Jorge martin alami sedikit momen hampir jatuh dan membuatnya agak mundur di belakang Acosta
  • Lap 9 Bezzecchi memimpin 1 detik dari Acosta. Marc Marquez Naik ke P9
  • Lap 10 Jarak Bezzecchi – Acosta dan Martin mulai berjauhan
  • Lap 11 Bezzecchi memimpin 1,2 detik dari Acosta sementara Martin berada 0,8 detik di belakang Acosta

  • Lap 12 Ogura Overtake Bagnaia dan Naik ke P5
  • Lap 13 Bezzecchi memimpin 1,1 detik dari Acosta. Tiga Aprilia di Top-5
  • Lap 14 Ogura Naik ke P4, Martin naik ke P2 setelah Acosta melakukan Kesalahan.
  • Lap 15 Bastianini Overtake Alex Marquez dan naik ke P7. Ogura Alami masalah teknis. Marc Marquez naik ke P6
  • Lap 16 Bezzecchi memimpin sejauh 1,5 detik dari Jorge martin

  • Lap 17 Marc dan Bastianini fight dekat dan saling Overtake
  • Lap 18 Bezzecchi memimpin 1 detik dari martin. Marc Marquez Naik ke P5
  • Lap 19 Martin mencoba mendekat ke Bezzecchi. Bagnaia turun ke P8 setelah dilewati Alex Marquez.
  • Lap 20 Bezzecchi, Martin dan Digia di awal lap terakhir. Smeentara Bastianini terus mengikuti dari Dekat di belakang Marc Marquez.

Dan akhirnnya Marco Bezzecchi memenangkan race MotoGP CoTA Austin – Amerika 2026 dan meraih kemenangan beruturut turut ke-5. Jorge Martin P2 diikuti Acosta Di P3. Sementara itu Marquez berhasil bangkit dari P11 setelah LLP jadi Finish P5 di akhir Balapan ini.

Sampai bertemu lagi 25 hari, 10 Jam, 11 Menit dan 24 Detik lagi di FP1 Moto3 Jerez 2026

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

26 COMMENTS

  1. pabrikan yang dimasukin tuh orang berantakan..
    cm dia doang yg bs bw tuh motor..
    kalo dia ngaco, ywd berantakan semua..

      • Nilai pembalap yg plg kurang:
        – Morbi = E (motor bagus tp memble)
        – Rinso = D (sering posisi buncit, dimaklumi jg krn mtr memble)
        – Semir = C (sering nyungsep pdhl mtr dah ckup bgs)
        – Binder = C (mtr cukup bagus tp sering finis jauh di bawah Pedro)

    • Bs jg krn konsesi A, terbatas pengembangannya. Blm lg dipecah jg dgn alihan fokus ke musin dpn atau 50:50 dgn thn ini dgn SDM yg ada.

  2. Prime Marc sudah selesai nampaknya, Ducati apakah tidak fokus di tahun ini atau bagaimana ya?

    • Seperti nya emg waktunya yg udah selesai bang. Kalo nyalahin motor, digia yg bawa motor sama bisa kenceng gitu kok. Gp 26 pun hampir berurutan finish nya.

      • Bener, sudah masuk fase menurun. Kalau mau tau rasa kelas 850cc masih oke buat coba setahun, tapi sudah bukan fase yang bisa dengan gampang bersaing dengan talenta muda dan junior2nya.

        Jujur gw berharap Om, 2028 MM pensiun, biar naik itu FQ, PA, JM dan FB dari bayang bayang 93 di lintasan. Biarlah mereka membuat pertunjukan dan drama baru.

        Iya, Digia nyetel bener sama GP26, cuma lompatan April cukup jauh, makanya apa Ducati tidak fokus di tahun 2026 ini.

        • Kayaknya ducduc fokus ke taon 2027, mungkin pertengahan musim ada update motor yg sekarang

  3. Terkena LLP seperti Marc emang gak enak, lebaik baik turun grid seperti Bezzecchi, jadi masiha ada kesempatan buat mempertahankan posisi / lebih baik jika start nya bagus. Kalo LLP sudah pasti akan kehilangan posisi cepat / lambat.

    Kelihatan Marc main aman dan belum nyaman dgn motornya. Tapi sudah bagus bisa finish di depan team mate nya. Mungkin ceritanya hanya kena turun grid, akan lain, bahkan bisa podium walau belum 100% fit.

    Semoga support part baru mulai MotoGP di Eropa daratan bisa sangat membantu, dan kondisi fisiknya bisa mendekati 100% fit. Kelihatan tangan diperban seperti itu dah pasti gak nyaman, gak 100%.

    Yg penting dapat poin recehan dulu aja, Kejuaraan masih sangat panjang.

    • Lucu, ngejatuhin orang gegara manuver dive bomb “Ambisimu melebihi bakatmu” disamain ama “menghambat jalur orang”

      • baca konteks kalimat dengan baik, dia bilang terkenan turun grid lebih baik dibanding terkena LLP, ini fakta. dia tidak ada menyalahkan keputusan steward yang memberikan LLP kepada marq, tapi seharusnya turun grid. MM jelas dia menerima hukuman tersebut dan tidak protes, justru secara gentle meminta maaf kepada dgigia di grid. dan tambahan, pernyataan “ambisimu melebihi bakatmu” itu bukan dilansir saat Rossi menyeret jatuh stoner di trek, karena semua bisa melakukan kesalahan saat di trek. tapi maerujuk kepada saat Rossi meminta maaf kpd stoner TANPA membuka Helm. dan ini dianggap tidak Respek, tidak niat meminta maaf. literasi dan daya nalar mohon diperbaiki bro.

      • Ini maksudnya gimana bro Kamikaze ? Pernyataan yg mendukung / menyudutkan Marc ?

        “Ambisimu melebihi bakatmu” dulu ditujukan oleh Stoner ke Rossi krn dia jadi korban mirip Digia.
        “Menghambat jalur orang” ini bro Kamikaze tujukan ke siapa ? Marc yg hambat jalur Digia, atau
        dukung Marc yg seolah hukuman steward LLP menghambat “jalur podium” Marc ?

        Namanya juga insiden balap, impactnya juga tidak mendapatkan poin, bukan yg Digia harus absen
        parah seperti Marc jelas ditabrak dari belakang oleh Bezzecchi di Mandalika. Itu pun hanya di sprint race,
        di main race Digia aman.

        Ya sudahlah, lihat aja ntar di gelaran GP di daratan Eropa. Semoga aja ada perubahan di Ducati,
        Marc begini krn waktu itu tidak ikut develop motor akibat ditabrak Bezzecchi, tapi orang sudah berharap
        Marc nyetel dgn GP26 dari awal. Sulit om ….

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP