TMCBLOG.com – Sepang, Malaysia. Dinamika balapan di kelas Asia Production 250cc (AP250) pada gelaran ARRC Sepang 2026 menunjukkan wajah yang berbeda antara Race 1 dan Race 2. Jika pada balapan pertama kita disuguhi pertarungan rapat khas kelas “perempat liter” Asia, maka pada Race 2 yang berlangsung dalam 8 lap ini, peta kekuatan terlihat sedikit bergeser dengan dominasi yang cukup telak dari satu pebalap.
Dominasi Mutlak Krittapat Keankum dan Yamaha R3
Sejak lampu start padam, pebalap asal Thailand, Krittapat Keankum, langsung menunjukkan taringnya. Mengandalkan performa Yamaha R3, Krittapat tidak membuang waktu untuk langsung mengambil alih pimpinan balapan. Berbeda dengan strategi slipstream yang biasanya terjadi di Sepang, Krittapat memilih untuk melakukan breakaway sejak lap-lap awal.
Strategi ini terbukti efektif. Krittapat secara konsisten mencatatkan lap time yang tajam dan berhasil memisahkan diri dari rombongan besar di belakangnya. Hingga bendera finish dikibarkan, ia berhasil menyentuh garis akhir dengan keunggulan margin yang cukup lebar, yakni sekitar 5 detik dari kejaran pack kedua. Kemenangan ini sekaligus menegaskan kompetitifnya paket Yamaha R3 di lintasan Sepang musim ini.
Kebangkitan Rheza Danica dan Drama Last Straight
Di sisi lain, perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh pebalap andalan Indonesia, Rheza Danica Ahrens. Rheza sempat mengalami kesulitan di awal balapan dan tertinggal cukup jauh dari grup depan. Ia bahkan harus berjuang keras meladeni ritme pebalap pengguna Yamaha R3 lainnya seperti Riichi Takahira dan Fahmi Basam dari tim LFN Yamaha.
Namun, pengalaman dan ketenangan Rheza mulai berbicara di paruh kedua balapan. Secara perlahan namun pasti, Rheza berhasil merangsek naik dan memimpin rombongan chaser (pengejar).
Drama sesungguhnya terjadi di straight setelah tikungan terakhir (Turn 15). Melalui taktik slipstream yang presisi, Rheza Danica berhasil mengamankan posisi kedua (Podium 2). Keberhasilan ini diikuti oleh performa impresif pebalap Yamaha Racing Indonesia, Chandra Hermawan, yang sukses menutup posisi podium ketiga (Podium 3).
Hasil Akhir Race 2 AP250 Sepang 2026
Hasil ini memastikan bendera Merah Putih berkibar ganda di atas podium Sepang pada Race 2 kelas AP250:
Keberhasilan dua pebalap Indonesia meraih podium ini menjadi modal penting bagi poin klasemen sementara di awal musim ARRC 2026. Meskipun Krittapat terlihat sulit dikejar kali ini, konsistensi para pebalap Indonesia di barisan depan patut diapresiasi.
Semoga hasil positif ini terus berlanjut di seri-seri berikutnya. Silahkan dikunyah-kunyah infonya, dan sampaikan pendapat sobat di kolom komentar.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Gaskan 321
Ngeri yamaha kalo udah pake R3,, pake R25 malah tidak bisa bejaban..
udah gak seimbang, Yamaha gak pede dengan R25 nya dan seakan secara gak langsung bilang cbr250 lebih baik dibanding R25
Ssst… Jgn jujur jujur om
Itu membuktikan bahwa yamaha butuh 321 cd buat menaklukkan 249 cc
Yang secara jelas bahwa mengakui R25 itu jauh dibawah cbr250rr