KTM Beri “Ultimatum” kepada Brad Binder Berkenaan dengan Kontrak 2027

TMCBLOG.com – Halo sobat sekalian, kabar menarik sekaligus cukup “panas” datang dari paddock MotoGP, khususnya dari garasi tim pabrikan Red Bull KTM Factory Racing. Memasuki musim 2026, dinamika di dalam tim “Orange” ini tampaknya mengalami pergeseran besar. Jika sebelumnya Brad Binder merupakan sosok sentral dalam pengembangan RC16, kini sorotan utama mulai berpindah ke rekan setimnya, Pedro Acosta.

Dominasi Pedro Acosta dan Tekanan bagi Binder

Di tahun keduanya sebagai pembalap tim pabrikan, Pedro Acosta tidak lagi sekadar menjadi talenta muda yang menjanjikan, melainkan sudah menjadi realitas pemimpin di garasi KTM. Dengan raihan podium yang konsisten di Austin dan Thailand, Acosta terbukti mampu bertarung head-to-head dengan armada Ducati.

Di sisi lain, Brad Binder tampak kesulitan mengimbangi ritme tersebut dan sering terjebak di barisan tengah saat kualifikasi, yang memaksanya melakukan comeback berisiko saat balapan.

Gaya Balap “Old School” yang Mulai Ketinggalan Zaman?

Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM, mengungkapkan secara terbuka bahwa masalah utama Binder terletak pada gaya balapnya. Binder dikenal dengan gaya balapnya yang spektakuler: pengereman yang sangat dalam (late braking) dan sering masuk tikungan dengan kondisi motor yang sedikit sliding atau miring.

Namun, menurut Beirer, gaya tersebut sudah tidak relevan lagi dengan tuntutan ban dan teknologi MotoGP saat ini. Beirer menekankan beberapa poin krusial:

  • Adaptasi adalah Kunci: Ia mencontohkan Marc Marquez yang mampu mengubah gaya balapnya hingga lima kali sepanjang kariernya agar tetap kompetitif.

  • Evolusi RC16: Motor KTM RC16 versi 2026 sebenarnya sudah mengalami peningkatan signifikan dalam hal stabilitas dan kecepatan di dalam tikungan (cornering speed). Namun, gaya balap Binder yang terlalu banyak mengandalkan sliding justru dianggap tidak memaksimalkan potensi ban dan keunggulan baru motor tersebut.

  • Manajemen Ban: Ban saat ini menuntut pembalap untuk memaksimalkan traksi saat pengereman, bukan membiarkannya tergelincir.

Syarat Perpanjangan Kontrak 2027

Meskipun Binder masih memiliki kontrak saat ini, manajemen KTM secara tersirat memberikan “tugas rumah” yang berat jika ia ingin tetap berada di dalam proyek KTM untuk musim 2027.

Ia harus segera mengubah pola pikir dan pendekatan tekniknya sejak sesi latihan di hari Jumat agar bisa langsung menekan dan mendapatkan catatan waktu yang kompetitif.

Meski memberikan kritik tajam, Beirer juga mencoba bersikap adil dengan menyatakan bahwa KTM tetap berkomitmen untuk membuat RC16 menjadi motor yang lebih mudah dikendarai bagi seluruh pembalap mereka. Tujuannya jelas, yakni membawa ketiga pembalap lainnya (selain Acosta) untuk bisa melangkah maju ke level yang sama.

Bagaimana menurut sobat sekalian? Apakah Brad Binder yang sudah sangat identik dengan gaya sliding-nya mampu bertransformasi menjadi pembalap yang lebih “fluid” seperti yang diminta KTM? Silahkan berbagi opininya di kolom komentar.

Taufik of BuitenZorg | TMCBlog.com

10 COMMENTS

  1. Persis dugaan saya krn gaya balapnya yg membuat Binder tidak oprimal
    Perhatikan posisi tubuhnya tiap dia masuk tikungan, bahu dan kepala pasti menunduk maksimal terlihat sngt racy nunduk abis,bandingkan dengan gaya balap Acosta saat mereka depan belakang, Acosta lebih tegak tapi kecepatan masuk dan keluar tikungan lebih cepat drpd Binder

  2. Yg disampaikan tidak terlalu benar ,kalau KTM memang hebat nyatanya cuma Aprilia yang bisa dikendarai semua rider dengan berbagai macam gaya, KTM sama sebenarnya ketolong sm Acosta doang, progres motor nya tidak sehebat di media

    • Dulu saat Suzuki cabut, katemi mau bikin tim satelit ke2, mau bikin factory Gasgas, eh skrg malah bangkrut.

    • rata2 krn pengaruh aero aero an. Motor motogp uda g bs diajak grasak grusuk lagi. Harus alus dan presisi. Uda g ada tuh late braking dan miring parah elbow down lah dll. Krna aero uda koreksi smua.blm ride height device dll.

      Salam ymaha and friends komunitiy

  3. Katemi digendong acosta aja berasa superior motornya. Liat posisi rider katemi ada dimana selain acosta. Meh

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP