TMCBLOG.com –Â Kiandra Ramadhipa akan memulai musim keduanya di ajang MotoJunior akhir pekan ini di Barcelona. Pebalap muda Indonesia tersebut akan bergabung bersama Honda Asia-Dream Racing Team, serta tetap mendapatkan dukungan dari Astra Honda Racing Team pada musim perdananya sebagai pebalap MotoJunior World Championship.
Ramadhipa akan mengisi posisi yang sebelumnya diisi rekan setimnya, Veda Ega Pratama, pada akhir musim 2025, dan Rama akan tetap menggunakan nomor #32, nomor yang membawanya mencetak sejarah musim lalu. Ramadhipa menjadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil meraih kemenangan di European Talent Cup. Atas tambahan dua podium lainnya, Rama berhasil menutup musim di posisi kelima klasemen.
Setelah menjalani program latihan pramusim yang produktif di Indonesia dan Spanyol bersama rekan-rekan setimnya, Ramadhipa berbicara mengenai kesiapannya menghadapi musim 2026, perbedaan yang ia rasakan dengan motor baru Honda NSF250RW, serta target utamanya musim ini.
Musim baru MotoJunior akan dimulai di Barcelona, sirkuit di mana Ramadhipa mencetak sejarah pada musim lalu. Start dari posisi ke-24, Rama berhasil melakukan comeback luar biasa dan meraih kemenangan perdananya di Eropa.
– Apa yang kamu rasakan dan lakukan selama musim dingin?
Saya merasa sangat baik sepanjang musim dingin ini. Saya banyak berlatih dan berusaha meningkatkan diri semaksimal mungkin baik secara fisik maupun teknis. Saya merasa siap menghadapi putaran pertama di Barcelona, karena itu saya ingin memulai musim dengan baik dan menunjukkan performa yang bagus.
– Sekarang kamu naik kelas dari ETC ke MotoJunior, yang berarti beralih dari Honda NSF250R ke Honda NSF250RW. Apa perbedaan yang kamu rasakan? Apakah kamu mempersiapkan fisik dengan cara yang berbeda?
Tentu saja Honda NSF250R dan NSF250RW sangat berbeda. Saya sudah merasakannya sejak pertama kali keluar ke trek. Motor RW memiliki tenaga lebih besar dan karakter stabilitas yang berbeda, sehingga membuat saya merasa lebih cepat lelah saat mengendarainya.
Tapi untungnya, persiapan diri yang saya lakukan saat jeda musim membuat saya terbiasa menyalurkan seluruh kekuatan fisik ke motor saat berkendara. Motor Moto3 membutuhkan presisi yang sangat tinggi, dan kita perlu melewati proses adaptasi untuk bisa menghadapinya.
– Bagaimana jalannya tes pramusim di Valencia dan Barcelona? Apa kesan pertama kamu setelah mengendarai motor yang lebih besar ini?
Tes berjalan sangat baik. Saya cepat mendapatkan feeling dengan motor dan juga mampu beradaptasi dengan baik, saya mencatatkan waktu 1:07 menit dan mencoba membandingkan data musim lalu bersama chief mechanic dengan catatan waktu 1:15 menit dan itu menjadikan saya lebih bersemangat, saya merasa nyaman dengan motor dan siap menghadapi balapan pertama.
– Tahun lalu adalah musim pertama kamu untuk tinggal dan balap di Eropa. Apa yang kamu pelajari selama periode tersebut, dan bagaimana hal itu bisa membantu kamu pada musim kedua ini?
Hal utama yang saya pelajari dari tahun lalu adalah karakter sirkuit dan layout, karena ini sangat penting, terutama ketika para rival sudah lebih terbiasa dengan trek-trek tersebut. Selain itu, sekarang saya jauh lebih mengenal budaya, makanan, dan rutinitas di sini.
Tahun lalu semuanya masih sangat baru bagi saya dan adaptasi pada minggu-minggu awal tidak mudah. Tetapi sekarang, saya siap menghadapi tahun kedua di kejuaraan ini dan saya akan mencoba memanfaatkan pengalaman tersebut agar bisa lebih kompetitif dan lebih matang dibandingkan tahun lalu.
– Veda, teman sekaligus rekan setim kamu di Astra Honda selama bertahun-tahun, kini memulai musim di Moto3 World Championship dengan hasil yang bagus. Apakah itu menjadi motivasi tambahan bagi kamu?
Tentu saja, hal itu membuat saya semakin termotivasi. Kami sudah satu tim selama bertahun-tahun, dan tahun lalu kami juga tinggal bersama. Jadi buat saya ini sangat menyenangkan bisa melihatnya menjalani musim rookie yang bagus di Moto3 World Championship. Kami selalu bertarung bersama, dan melihatnya terus berkembang memberikan saya banyak energi.
– Tahun lalu kamu menjalani musim rookie yang bagus di European Talent Cup, dengan dua kemenangan dan satu podium. Apa ekspektasi kamu untuk musim 2026 di kelas MotoJunior?
Saya akan mencoba meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Dan saya juga ingin meningkatkan diri, bukan hanya sebagai pebalap, tetapi juga sebagai pribadi. Namun, hal terpenting bagi saya adalah tidak membandingkan diri saya dengan pebalap atau rival lain.
Saya hanya ingin membandingkan diri saya dengan musim-musim saya sebelumnya. Dan tahun ini, lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri. Saya tidak ingin memberi tekanan tambahan kepada diri sendiri, tetapi saya punya target pribadi, seperti semua orang.
Target saya adalah berada sedekat mungkin dengan podium. Saya ingin menjadi lebih baik dibandingkan musim lalu di European Talent Cup.
– Terakhir, jika kamu harus memilih satu hal yang ingin dicapai pada 2026, apakah itu?
Seperti yang saya katakan sebelumnya, tahun ini saya ingin meningkat dari musim sebelumnya. Salah satu hal yang perlu saya tingkatkan adalah konsistensi sepanjang akhir pekan balapan.
Jika saya mampu meraih poin bagus di setiap putaran secara konsisten, maka saya yakin kami akan siap bertarung untuk target yang sama seperti tahun lalu, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan target yang lebih baik.
Setelah menjalani tes pramusim yang produktif di Valencia dan Barcelona, musim MotoJunior 2026 akan berlangsung di tujuh sirkuit berbeda, yakni Barcelona, Estoril, Jerez, Magny-Cours, Valencia, MotorLand Aragon, dan Misano.
Total akan ada 12 balapan Moto3 Junior World Championship sepanjang musim ini. Hampir seluruh seri akan memiliki dua balapan disetiap pekannya, kecuali Estoril dan Magny-Cours yang hanya akan menggelar satu race.
Pada seri pembuka di Barcelona akhir pekan ini, Ramadhipa akan mengikuti sesi Free Practice resmi pada Kamis dan Jumat. Format ini hanya berlaku untuk putaran pembuka musim, sementara pada seri-seri berikutnya seluruh rangkaian kegiatan akan dimulai pada hari Jumat.
Sesi kualifikasi akan berlangsung pada Sabtu di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Sementara itu, Ramadhipa akan menjalani dua balapan sepanjang 14 lap pada Minggu, yang dijadwalkan start pukul 11.00 dan 14.00 waktu setempat.
– based on Honda Asia-Dream Racing Team Info –









Calon penerus veda . 2028 veda ke motogp rama masuk moto2 joss
Jadi Ahrt sekarang absen ya?
Generasi Indonesia setelah Kiandra ini kayaknya masih nihil jg,belum ada yg menonjol