TMCBLOG.com – Komisi Grand Prix FIM resmi memperbarui aturan masuk jalur pit (pitlane entry) dalam buku regulasi MotoGP. Langkah ini diambil untuk menutup celah hukum (grey area) yang sempat dimanfaatkan secara legal oleh Marc Marquez pada Sprint Race GP Jerez. Regulasi yang awalnya berupa panduan sementara sejak GP Le Mans tersebut kini telah disahkan menjadi aturan baku yang mengikat.
Kronologi: Celah Hukum yang Dimanfaatkan Marc Marquez
Pada Sprint Race yang diguyur hujan di sirkuit Jerez, Marc Marquez mengalami kecelakaan di tikungan terakhir saat memimpin balapan. Juara dunia delapan kali tersebut tidak menyerah; ia segera mendirikan motornya yang masih menyala, lalu memotong jalur melewati area rumput langsung menuju ke pit lane untuk menukar motor dengan setelan ban basah (wet bike).
Aksi cerdik ini memicu perdebatan hangat di paddock. Secara legalitas saat itu, Marquez dinyatakan tidak melanggar aturan apa pun karena:
-
Tidak melewati garis putih pembatas dari sisi kiri sirkuit yang dilarang di Jerez (ia masuk dari arah luar/kiri).
-
Tidak membahayakan pembalap lain saat kembali ke lintasan.
-
Tetap mematuhi batas kecepatan di dalam pit lane (pitlane speed limit).
-
Mengikuti instruksi marshal karena motornya masih terus hidup.
Meskipun legal, sejumlah pembalap menilai tindakan tersebut tidak adil karena Marquez dianggap telah melewati batas jalur masuk yang seharusnya setelah berkomitmen melakukan putaran tambahan dengan ban botak (slick).
Detail Regulasi Baru Pit Lane Entry
Guna merespons protes tersebut, Race Direction sempat merilis panduan khusus di GP Prancis yang melarang pembalap memotong jalur masuk pit di luar area yang ditentukan. Kini, FIM Grand Prix Commission secara resmi meresmikan protokol tersebut ke dalam regulasi global di semua sesi, baik latihan maupun balapan.
Berikut adalah poin-poin penting dari pernyataan resmi FIM:
“Dalam semua sesi di lintasan termasuk balapan, satu-satunya akses masuk dan keluar pit lane yang diizinkan adalah dengan menggunakan titik dan rute masuk/keluar resmi yang telah ditentukan, ditandai oleh garis putih putus-putus, mengikuti jalan masuk pitlane, dan melewati titik pencatatan waktu (timing point) pitlane yang ditentukan.”
Secara spesifik, aturan baru ini menekankan aspek-aspek berikut:
-
Wajib Mengikuti Rute Resmi: Pembalap dilarang keras memotong jalan, melewati rumput, kerb bagian dalam, atau area non-balap lainnya untuk masuk ke dalam pit.
-
Garis Putih Putus-Putis Sebagai Batas: Akses masuk harus dimulai semenjak garis putih putus-putus penanda awal jalur pit.
-
Sanksi Menanti: Jika pembalap kedapatan tidak melewati garis tersebut atau tidak menggunakan seluruh panjang jalur masuk/keluar pit secara utuh, Steward berhak menjatuhkan penalti yang sesuai (seperti Long Lap Penalty atau penalti waktu).
-
Aturan Khusus Setiap Sirkuit Tetap Berlaku: Regulasi ini bersifat melengkapi instruksi spesifik (prohibited routes) yang dikeluarkan oleh Race Direction di masing-masing sirkuit.
Langkah cepat FIM ini memastikan bahwa semua pembalap kini memiliki standar pemahaman yang sama, sekaligus menyudahi taktik improvisasi ekstrim di area krusial seperti jalur masuk pit demi keselamatan bersama.
Taufik of BuitenZorg






Marq emang Mr bikin revisi aturan. Yanh paling nyesek tu jadi gaboleh bunny hop pas flag to flag 😭
Marq emang Mr bikin revisi aturan. Yanh paling nyesek tu jadi gaboleh bunny hop pas flag to flag
Anti-marquez rule, ucap jurnalis pada artikel disebelah.
Emang kalau dasarnya orang cerdas pasti banyak akal dan jago strategi
Ancen repot kl aturan yg byk lobangnya gini rawan dipintir ama rider pinter macam mm93
Hmmm
Slm YMH DAN KAWAN2 KOMUNITI (YNF COUMMINTY
Sebenernya gak ada aturan wajib lewat pit entry karna sebelum sampai ke garis start belum terhitung lapnya. Jadi perlu ditegesin lagi dengan wajib lewat pit entry
Ngomong apa gw ni
sebenernya marka garis (putih) sirkuit sudah jelas, tinggal penegakan peraturan saja..
Nyimak glitch