Update : Veda Pratama & Hakim Danish Turun 12 Posisi Start Moto3 Brno 2026

TMCBLOG.com – Sobat Sekalian, Moto3 itu selain jumlah pesertanya yang cukup banyak dan pentingnya strategi Slipstream untuk mencari laptime bagus, maka tidak jarang sesi Q2 menghadirkan fenomena saling tunggu saat keluar grid untuk time-attack dan beberapa kejadian dimana Pebalap Melambat di Badan trek aktif yang BERPOTENSI menghalangi pebalap Lain.

Dan Sampai sabtu Race weekend di Brno – Ceko khususnya pasca Q2, Stewards Panel MotoGP mengeluarkan Surat notifikasi kepada paling tidak 9 pebalap ( Rammerstorfer, O’Shea, Almansa, Kelso, Perrone, Veda, Hakim Danish, Pini dan Salmela ) yang berhubungan dengan aksi melambatnya pebalap di satu Sektor.

Motifnya sendiri seperti yang dituliskan dalam surat Notifikasi Oleh Steward Panel karena Pebalap pebalap ini terobservasi riding dengan sangat pelan di lebih dari satu seksi dari Trek dan atau kedapatan menorehkan laptime slow-sector yang lebih rendah/lebih lambat 135% dari laptime tercepat pebalap tersebut di sektor tersebut.

Untuk Rammerstorfer kena Penalty LLP. Eddie O’Shea, Almansa, Kelso, & Perrone Hukumannya masih sebatas Warning dengan tanpa perubahan di Posisi grid. Sementara Veda, Hakim Danish, Pini dan Salmela memperoleh Penalti Turun 12 Posisi start race. Sehingga Misalnya Hakim Danish dari P2 turun ke P14 sementara veda Pratama dari P8 turun ke P20.

Taufkik of BuitenZorg | @tmcblog

14 COMMENTS

  1. Cetak lap time sendiri tanpa slipstream lebih baik dari pada saling tunggu jadinya kena penalti ga belajar dari race2 sebelumnya

  2. Baru tahun pertama kok gini amat, team-nya harusnya kasih pelajaran untuk mandiri. Boleh slipstream tp jangan jadikan kebiasaan. Bakat dan skill sudah oke, motor juga oke kenapa gak confident banget sama team dan diri sendiri…

  3. asli wak q2 moto3 ini sejak 2 seri sebelum nya, bukan pada time attack malah saling tunggu, BS lah slipstream strategy

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP