TMCBLOG.com – Sebuah kejutan besar yang sebenarnya sesuai dengan prediksi banyak Orang dan pergeseran peta kekuatan yang sangat masif baru saja terjadi di paddock MotoGP. Ducati Corse secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan talenta muda sensasional, Pedro Acosta, untuk dua musim ke depan (2027-2028).
Mulai musim depan, pembalap muda asal Spanyol ini akan resmi mengenakan wearpack merah khas pabrikan, bergabung dengan Ducati Lenovo Team untuk menunggangi motor pabrikan Desmosedici GP. Langkah ini menegaskan komitmen jangka panjang pabrikan Borgo Panigale untuk terus berinvestasi pada talenta muda terbaik di kelas premier.
Duet Maut Generasi Emas: Acosta Pendamping Marc Márquez
Keputusan Ducati merekrut pembalap berjuluk “El Tiburon de Mazarrón” ini tentu bukan tanpa alasan kuat. Acosta dianggap sebagai salah satu pembalap terkuat di generasinya. Track record-nya luar biasa: meraih gelar juara dunia Moto3 dan Moto2 hanya dalam kurun waktu tiga tahun sejak debutnya di kejuaraan dunia.
Di kelas MotoGP pun performanya langsung menggebrak dengan meraih gelar Rookie of the Year pada musim 2024, finis di peringkat ke-4 klasemen akhir pada musim 2025, dan hingga saat ini telah mengoleksi total 13 podium di kelas premier walaupun sampai seri terakhir Brno 2026 ia belum mengoleksi kemenangan GP satu pun.
Pengumuman ini memastikan bahwa Ducati Lenovo Team akan diperkuat oleh duet maut yang memadukan pengalaman masif dari Marc Márquez dan kecepatan mentah nan eksplosif dari Pedro Acosta. Berikut adalah pernyataan resmi dari para petinggi Ducati Motor Holding dan Ducati Corse terkait perekrutan besar ini:
Claudio Domenicali (CEO Ducati Motor Holding)
“Pedro tanpa diragukan lagi adalah salah satu pembalap muda paling berbakat di paddock MotoGP. Di usianya yang baru 22 tahun, dia adalah tipe pembalap yang dengannya sebuah babak baru yang menarik dapat ditulis.”
“Kami selalu menyukainya dan telah mengamatinya sejak lama, baik karena apa yang telah ia capai di lintasan maupun karena kepribadiannya yang langsung dan santai, yang kami yakin akan membuat para Ducatisti jatuh cinta padanya begitu ia mengenakan seragam merah.”
“Kami percaya bahwa, bersama Marc, ia mewakili pelengkap ideal untuk tim yang—berdasarkan sejarah dan hasil yang dicapai dalam beberapa tahun terakhir—ingin terus memainkan peran utama di masa depan dan tetap menjadi sumber kekaguman, rasa hormat, dan dukungan bagi para penggemar Ducati di seluruh dunia.”
Luigi Dall’Igna (General Manager Ducati Corse)
“Pedro mewakili kandidat ideal untuk masa depan Ducati Lenovo Team. Setelah konfirmasi Marc, kami ingin menambahkan pembalap muda dan cepat ke dalam proyek pengembangan Desmosedici GP.”
“Pedro, selain memiliki bakat yang tidak perlu diperdebatkan, telah menunjukkan kedewasaan yang luar biasa dalam waktu singkat. Dalam kurun waktu kurang dari enam tahun di Kejuaraan Dunia, ia telah memenangkan dua gelar di kelas bawah dan menorehkan performa yang sangat meyakinkan di MotoGP.”
“Kedatangannya di Tim akan menjadi stimulus bagi semua orang; ia akan membantu kami berkembang, dan kami akan mendukungnya dalam perjalanan menuju kematangan penuh sebagai seorang pembalap. Saya yakin bahwa, dengan dorongan dari Tim kami dan dengan diberikannya waktu yang tepat, kontribusinya pasti akan memastikan langkah maju lebih jauh dalam hal performa dan target.”
Langkah yang diambil oleh Gigi Dall’Igna dan manajemen Ducati ini sangat menarik secara strategi teknis maupun manajerial. Setelah sebelumnya mengamankan Marc Márquez di tim utama, Ducati tidak ingin kehilangan momentum regenerasi.
Dengan mengontrak Acosta hingga 2028, Ducati berhasil mengamankan aset masa depan terpanas di MotoGP saat ini sekaligus memastikan proyek pengembangan Desmosedici GP tetap memiliki input dari pembalap muda yang agresif dan adaptif. Kombinasi juara dunia multi-gelar sekelas Márquez dan the next big thing sekelas Acosta di atas motor terbaik di grid saat ini jelas menjadi sinyal bahaya yang sangat besar bagi pabrikan kompetitor untuk musim-musim mendatang.
Silakan dikunyah-kunyah informasinya, dan bagaimana pendapatmu mengenai duet baru Ducati Lenovo Team ini?
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog







Ciamik Sopo
Dua Matahari di Ducati…
Atmosfer tim jelas terasa menghangat..
Bakal cucuk cucukan di garasi dan di lintasan wkwk
Pedro dapat warisan chief mekaniknya pecco berarti wak?
pantes si Hiu akhir” ini Respect banged sm Marc ya hehehe…
rupanya per hari ini udah Sign Contract..
Yang satu murah senyum dan yang satu ketus 🙂
Perfect combo tim Lenovo
Pembalap muda dan pembalap senior
Diprediksi bakal menggila di era 850cc
Kalian jangan suka sinis sama Acosta ya. Emang cetakan pabrik wajahnya keliatan kayak sombong. Tidak diragukan lagi, dia bisa jadi icon MotoGP penerus mm93.
Marc Marquez and Sopo Acosta
Mentalnya real diuji,setelah beberapa kali kebelakang cuma dapat teammate ‘herbivora’, langsung satu kandang sama puncak rantai makanan 😅
Makin kokoh nih ducati factory, saingan berat buat Marc thn depan ada di team mate nya sendiri.
Akankah helm si hiu berhias cakar besar warna hijau
Mungkin malah dicita melepas cakar Ojo.. banteng masuk
Banteng bermoncong putih yg simpatisannya sebagian suka geber geber berisik alay?
Jijay
Kayaknya sih gitu,, cakar ijo kliatan sekarang mulai pindah ke April. Nyicil separo sebelum bener2 cabut dari ducita. Banteng masuk kembli sponsorin MM sama PA
Di tim yg sm kuat dgn soul yg selalu lapar akan kmenangan…smoga aja smua factory bs berimbang, klopun ada pun hnya sdikit ga njomplang kek saat ini…biar ketoprak dn maradona bs bicara lbih bnyak…ga sbar buat taun dpan, hal yg sm jg di alami el diablo menjalani musim yg trasa sngt amat pnjang wkwkwk
the real duet terkuat saat ini, kira2 tim pabrikan lain yakin ngga ya dengan pilihan pembalapnya? terutama yamaha yakin kah dengan martin dan ogura? ngga pengen coba talenta dari moto2 tim mereka sendiri si guevara?
Setidaknya ngapriliha agak nyantai.
2 rider nya lumayan mantab diatas kertas.
jangan Lupakan Dek Permin… Ducati mmg sdh punya plan yg sangat bagus.. kl permin bs konsisten top 5. bisa jd kuat jd kandidat pengganti MM kelak kl pensiun. dan duet sma pedro… gak kbayang org tua mrk berdua bakal bilang lagi… dasar dua Idiot…wkwkwkwk
Quartararo atau vinales perlu dikasi kesempatan cicip ducati klw tetep Performa mirip morbid stelah Ducati baru hengkang
Pabrikan Italia dalam naungan pabrikan Jerman, dengan duet rider Spanyol. Bs jd bahan psywar tambahannya Biaggi..
Masih aj ada yg halu berharap ketoprak seolah2 malaikat bagi yamama😁😀,hanya karena ganti ban,skill dewa x WSBK cm jd ayam sayur MotoGP
Sepertinya Ducati sedang menyusun script untuk menduetkan pedro dan fermin (duo idiot, kata bapak mereka) dalam 3 tahun yad. Sementara untuk kompetitor yang setara untuk melawan duet Marc dan Pedro musim depan mungkin Bezz dan Pecco di Aprill.
duet maut yg sampai sekarang (2026) di klasemen masih kalah sama duo aprilia
ojo nesu,, iki fakta per hari ini.
Comments are closed.