TMCBLOG.com – Halo sobat sekalian, selamat datang kembali di tmcblog! Akhir pekan ini, mata seluruh pencinta balap dunia akan tertuju pada salah satu sirkuit paling ikonik sekaligus paling bersejarah dalam kalender FIM MotoGP™ World Championship: Sirkuit TT Assen di Belanda. Bertajuk Tissot Grand Prix of The Netherlands, balapan ini menandai putaran kesepuluh musim 2026 yang akan berlangsung dari hari ini tanggal 26 hingga Ahad 28 Juni 2026.
Menghadapi sirkuit legendaris yang dijuluki “Cathedral of Speed” ini, Michelin selaku pemasok ban tunggal telah meracik strategi alokasi ban yang sangat spesifik guna menjinakkan karakter trek Assen yang menantang.
Karakter Sirkuit Assen: Cepat, Mengalir, dan Minim Pengereman Keras
Secara layout, TT Circuit Assen memiliki panjang 4,542 kilometer dengan total 18 tikungan, yang terdiri dari 12 tikungan kanan dan 6 tikungan kiri. Menurut Piero Taramasso (Michelin Motorsport Two-Wheel Competition Manager), reputasi sirkuit ini bukan sekadar soal top speed, melainkan karena rangkaian tikungannya yang sangat cepat dan mengalir (flowing).
Karena karakternya yang mengalir, fase pengereman di Assen sebenarnya tidak sekeras sirkuit-sirkuit lainnya. Namun, tantangan utama justru beralih ke ban belakang. Ban belakang akan menerima tekanan yang sangat besar akibat akselerasi yang berulang-ulang serta waktu yang lama di posisi miring (lean angle). Ditambah lagi dengan kecepatan rata-rata yang tinggi dan perubahan arah yang cepat, fluktuasi atau variasi suhu ban harus dipantau dengan sangat ketat oleh tim. Beruntung, tingkat abrasivitas aspal Assen tergolong moderat, sehingga bisa membantu membatasi tingkat keausan ban.
Alokasi Ban Michelin MotoGP Assen 2026: Mengandalkan Formula Sukses 2025
Berkaca pada performa memuaskan dan konsistensi tinggi yang ditunjukkan baik pada sesi Sprint maupun balapan utama (Grand Prix) tahun lalu, Michelin memutuskan untuk mempertahankan basis teknis yang sama untuk musim 2026. Langkah ini dinilai positif karena semua tim dan pembalap sudah sangat familiar dengan set-up teoritis tersebut.
Berikut adalah detail spesifikasi ban slick MICHELIN Power Slick yang disiapkan:
-
Ban Depan (Symmetrical): Menggunakan konstruksi simetris. Untuk opsi kompon Soft dan Medium, Michelin menggunakan spesifikasi yang identik dengan kompon Soft dan Hard dari alokasi tahun 2025 lalu.
-
Ban Belakang (Asymmetrical): Menggunakan konstruksi asimetris. Karena jumlah tikungan kanan jauh lebih banyak (12 berbanding 6) , sisi bahu sebelah kanan ban belakang sengaja diperkuat (reinforced right-hand shoulder) untuk mengatasi tekanan ekstrem di area tersebut. Kompon Soft dan Medium untuk ban belakang ini sepenuhnya sama dengan yang digunakan tahun lalu.
Antisipasi Cuaca Ekstrem Assen juga dikenal sebagai sirkuit di mana cuaca bisa berubah drastis dalam hitungan menit—entah itu angin kencang, suhu yang mendadak mendingin, atau hujan yang tiba-tiba turun. Jika kondisi basah melanda, Michelin sudah menyiagakan rangkaian ban MICHELIN Power Rain dengan spesifikasi performa yang setara untuk para pembalap.
Jadwal Sesi Pekan Balap MotoGP Assen 2026
Aksi di lintasan akan dimulai sejak hari Jumat dengan format sebagai berikut:
-
Jumat, 26 Juni: Sesi Free Practice di pagi hari, disusul oleh sesi Practice di sore hari untuk menentukan 10 pembalap tercepat yang langsung lolos ke kualifikasi Q2.
-
Sabtu, 27 Juni: Sesi Free Practice terakhir disusul oleh sesi Kualifikasi (Q1 dan Q2) untuk menentukan posisi start. Sesi Tissot Sprint sepanjang 13 lap akan dimulai pada pukul 15:00 waktu setempat.
-
Minggu, 28 Juni: Sesi balapan utama Grand Prix sepanjang 26 lap akan dimulai pada pukul 14:00 waktu setempat.
Menarik untuk kita tunggu bersama bagaimana performa ban Michelin dalam mengawal para pembalap melibas tikungan cepat Cathedral of Speed akhir pekan ini. Semoga bermanfaat, silakan berikan komentar sobat sekalian di kolom komentar!
Based on Michelin Info





