TMCBLOG.com – Halo sob, keep on track! Akhir pekan ini kita akan menyambut seri ke-87 GP Jerman, sekaligus menjadi gelaran ke-28 kalinya sirkuit Sachsenring yang legendaris ini menjadi tuan rumah sejak pertama kali digunakan pada tahun 1998. Menariknya, hingga seri ini, tercatat ada 18 pembalap full-time di grid yang sudah pernah merasakan manisnya kemenangan Grand Prix kelas premier, menyamai rekor tahun lalu. Konsistensi tingkat tinggi juga diperlihatkan Fabio Di Giannantonio dan Luca Marini yang selalu mendulang poin di 10 balapan hari Minggu sejauh musim 2026 ini. Mari kita bedah beberapa statistik penting menjelang balapan akhir pekan ini:
Peta Kekuatan Pabrikan di Sachsenring
-
Honda: Masih menjadi pabrikan tersukses di sirkuit anti-clockwise ini sejak tahun 1998 dengan total 17 kemenangan. Namun, kemenangan terakhir mereka sudah cukup lama berlalu, tepatnya tahun 2021 lewat Marc Marquez.
-
Ducati: Terus menancapkan dominasinya dengan 4 kemenangan GP. Hebatnya, pembalap Ducati sukses menyabet pole position dalam 5 gelaran MotoGP terakhir di sini, ditambah rekor sapu bersih podium 1-2-3-4-5 pada edisi 2023.
-
Yamaha & Aprilia: Yamaha mengoleksi 5 kemenangan di sini (terakhir lewat Quartararo tahun 2022). Sementara Aprilia masih memburu kemenangan GP pertamanya di trek ini setelah performa apik duo barunya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, yang absen/cedera di tahun lalu namun punya sejarah kuat di Sachsenring.
Sorotan Utama Pembalap: Ambisi dan Rekor di Depan Mata
-
Marc Marquez (Ducati Lenovo Team): Sang King of Sachsenring punya statistik mengerikan di trek ini dengan total 9 kemenangan kelas premier. Setelah meraih double (Sprint & GP) dari posisi pole pada tahun 2025 lalu , jika Marc kembali menang hari Minggu ini, ia akan mengoleksi 10 kemenangan MotoGP di satu sirkuit, menyamai rekor legendaris Giacomo Agostini di Imatra.
-
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team): Pecco menjadi satu-satunya pembalap yang selalu mendulang poin di 10 sesi Tissot Sprint musim 2026. Jika berhasil naik podium pada hari Minggu nanti, ia akan mengoleksi total 64 podium MotoGP, menyamai torehan legenda Wayne Rainey di peringkat ke-9 sepanjang masa. Selain itu, andai ada pembalap Italia (termasuk Pecco atau Bezzecchi) yang memenangkan GP kali ini, itu akan menandai kemenangan kelas premier ke-300 bagi Italia.
-
Jorge Martin & Marco Bezzecchi (Aprilia Racing): Menatap babak baru bersama Aprilia. Martin punya memori indah memenangkan double di sini tahun 2023, meski sempat absen tahun lalu karena cedera. Sementara Bezzecchi mengincar statistik unik: jika ia menang, 11 kemenangan MotoGP pertamanya akan diraih di 11 sirkuit berbeda, menyamai rekor Freddie Spencer.
-
Para Rookie dan Pemburu Kemenangan Pertama: Grid tahun ini diwarnai nama-nama menarik seperti Pedro Acosta, Luca Marini, serta dua rookie bertalenta, Diogo Moreira dan bintang WorldSBK Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha), yang semuanya berpeluang mencetak kemenangan perdana mereka di kelas MotoGP akhir pekan ini.
Sirkuit pendek dengan 10 tikungan kiri ini selalu menyajikan drama dan balapan yang menguras fisik. Apakah dominasi Marc Marquez di Sachsenring akan berlanjut di atas Desmosedici? Atau justru kejutan datang dari pasukan Aprilia dan KTM? Kita pantau bersama jalannya pekan balap ini sob.
Taufik of BuitenZorg | @TMCBLOG




Aprilia mengintai
King Marc kemungkinan yg akan menempati podium tertinggi di sini
Ai ogura semoga