TMCBLOG.com- Sob, Sudah jadi rahasia umum kalau negara kecil Andorra yang terletak di perbatasan Spanyol dan Prancis menjadi “surga” tinggal bagi sebagian besar pembalap papan atas MotoGP. Alasan utamanya? Tentu saja fasilitas pemotongan pajak yang jauh lebih rendah dibanding negara Eropa lainnya.
Namun, beda cerita dengan peraih 9 kali gelar juara dunia Grand Prix, Marc Marquez. Pembalap bernomor start #93 ini memilih untuk melepas potensi penghematan pajak miliaran rupiah dan memutuskan memboyong tempat tinggal utamanya ke Madrid, ibu kota Spanyol yang terkenal dengan tarif pajaknya yang cukup tinggi.
Lantas, apa alasan sebenarnya di balik keputusan Si Semut Cervera ini?
Pajak Tinggi Bukan Masalah
Dalam keterangannya, Marc tidak menampik bahwa pembalap MotoGP berhak menentukan di mana mereka ingin tinggal demi efisiensi finansial, dan ia menghormati keputusan rekan-rekan seprofesinya yang memilih Andorra. Namun bagi Marc pribadi, faktor finansial tidak lagi menjadi prioritas utama dalam menentukan tempat tinggal.
“Tentu saja saya menghasilkan banyak uang. Bahkan setelah membayar pajak (di Spanyol), sisa uang saya masih sangat banyak. Itu tentu membantu,” ungkap Marc santai. Artinya, secara finansial Marc merasa sudah sangat berkecukupan, sehingga potong memotong pajak tidak lagi menjadi faktor penentu dalam gaya hidupnya.
Faktor Utama: Kebutuhan Fisik pasca Cedera 2020
Lalu, kalau bukan uang, apa yang dicari Marc di Madrid? Jawabannya adalah Performa di Atas Lintasan! Marc menceritakan bahwa di awal kariernya, ia sangat nyaman tinggal di kampung halamannya, Cervera. Saat itu fisiknya masih dalam kondisi puncak, prima, dan tidak memerlukan dukungan medis atau terapi khusus secara intensif.
Namun, segalanya berubah drastis pasca insiden cedera parah di Jerez pada musim 2020. Proses pemulihan tulang humerus serta rehabilitasi yang panjang mengubah total pola latihan dan kebutuhan fisiknya sehari-hari.
“Sejak cedera itu, saya membutuhkan peralatan/mesin khusus, tim fisioterapis, dan metode latihan yang berbeda. Itulah alasan utama saya pindah ke Madrid, karena di sana saya menemukan tim medis dan pusat performa (sports performance center) terbaik,” jelas Marc.
Fokus Pada Performance
Bagi Marc Marquez, tolok ukur utama dalam hidupnya saat ini adalah bagaimana ia bisa tampil 100% kompetitif saat menunggangi motor balapnya. “Saya akan selalu tinggal di mana saya merasa memiliki kondisi terbaik untuk tampil lebih baik di atas trek balap,” tegasnya.
Pilihan ini membuktikan bagaimana mentalitas seorang juara dunia sejati: Fasilitas pemulihan fisik, dukungan medis tingkat tinggi, dan kemudahan akses latihan di Madrid dinilai jauh lebih berharga daripada sekadar potongan pajak di Andorra. Uang bisa dicari, tetapi performa fisik di atas lintasan balap adalah hal yang tak ternilai harganya bagi seorang Marc Marquez.
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog






Nah ini soal nyaman
Mirip kayak alasan kepindahan cucurella ke real Madrid demi biar anaknya dapat fasilitas lengkap di ibukota karena berkebutuhan khusus
Gapapa pungutan pajak gede, yang penting digunakan negara untuk anu sehingga bermanfaat bagi rakyat.
Ya tax haven intumah