12 Kemenangan Memisahkan Statistik Jumlah Rossi dan Marquez

TMCBlog.com – Bro sekalian, kalau kita bicara soal kejuaraan dunia balap motor Grand Prix, tentu tidak lepas dari yang namanya statistik kemenangan di kelas para raja (GP500/MotoGP). Sepanjang sejarah sejak tahun 1949, kelas premier ini selalu menyajikan pertarungan sengit para pembalap terbaik planet bumi. Nah, dalam kesempatan kali ini, mari kita bedah statistik dan melihat daftar pembalap dengan jumlah podium Kemenangan terbanyak di kelas utama. Siapa saja mereka?

Valentino Rossi Masih Kokoh di Puncak Rekor Kelas Utama

Jika kita khusus menyempitkan radar analisis hanya di kelas tertinggi (500cc dan MotoGP), legenda hidup asal Italia, Valentino Rossi, masih memegang rekor kemenangan terbanyak sepanjang masa. Sang The Doctor telah mengoleksi total 89 kemenangan di kelas premier. Perjalanan kemenangan Rossi membentang dalam durasi rentang waktu yang luar biasa panjang, dimulai dari seri GP Donington Park tahun 2000 (bersama Honda NSR500) hingga kemenangan terakhirnya di Assen, Belanda pada musim 2017 silam.

Ancaman Nyata dari Marc Marquez

Di posisi kedua, ada sosok yang terus mendobrak rekor-rekor lama: Marc Marquez. Si Semut dari Cervera ini mencatatkan tren impresif sejak debutnya di 2013. Hingga saat ini, Marc telah mengumpulkan 77 kemenangan di kelas utama atau berselang 12 Jumlah kemenangan di belakang Rossi

Dengan fakta bahwa marc Mengantongi 2 Tahun Kontrak dengan Ducati 2027-2028, serta performa dan daya saingnya yang masih berada di level tertinggi, bukan tidak mungkin rekor 89 kemenangan milik Valentino Rossi suatu saat nanti bisa dijangkau atau bahkan dilewati oleh pembalap bernomor 93 ini.

Giacomo Agostini dan Deretan Legenda Lainnya

Memasuki peringkat ketiga, ada sang legenda era klasik Giacomo Agostini dengan torehan 68 kemenangan di kelas 500cc. Perlu dicatat bro, secara total keseluruhan kelas (termasuk 350cc), Agostini memang memegang rekor terbanyak sepanjang sejarah Grand Prix (122 kemenangan GP). Namun khusus di kelas utama, posisinya berada di bawah Rossi dan Marquez.

Melengkapi jajaran 5 besar pembalap paling sukses di kelas utama, ada nama legenda Honda era 90-an, Mick Doohan, di peringkat keempat dengan 54 kemenangan (yang diraihnya saat mendominasi era 2-tak 500cc). Sementara di posisi kelima diisi oleh juara dunia asal Spanyol, Jorge Lorenzo, yang mengantongi 47 kemenangan sepanjang kariernya di kelas premier.

Daftar Sepuluh Besar Pemegang Kemenangan Terbanyak Kelas Utama (500cc / MotoGP):

  1. Valentino Rossi – 89 Kemenangan (Kemenangan Terakhir: Assen 2017)

  2. Marc Marquez – 77 Kemenangan (Masih Aktif)

  3. Giacomo Agostini – 68 Kemenangan (Kemenangan Terakhir: Nürburgring 1976)

  4. Mick Doohan – 54 Kemenangan (Kemenangan Terakhir: Argentina 1998)

  5. Jorge Lorenzo – 47 Kemenangan (Kemenangan Terakhir: Austria 2018)

  6. Casey Stoner – 38 Kemenangan (Kemenangan Terakhir: Phillip Island 2012)

  7. Mike Hailwood – 37 Kemenangan (Kemenangan Terakhir: Kanada 1967)

  8. Dani Pedrosa & Eddie Lawson (Sama) – 31 Kemenangan

  9. Francesco Bagnaia – 31 Kemenangan (Masih Aktif)

Melihat peta statistik di atas, era modern MotoGP terbukti melahirkan persaingan yang amat sangat ketat. Pembalap seperti Pecco Bagnaia yang kini sudah menembus angka 31 kemenangan di kelas utama terus merangkak naik dan secara bertahap mengikis jarak dari nama-nama legendaris seperti Kevin Schwantz (25 kemenangan) maupun Wayne Rainey (24 kemenangan).

Pertanyaan menariknya untuk kita diskusikan bersama bro: Apakah Marc Marquez dengan sisa masa kariernya sanggup melewati rekor 89 kemenangan milik Valentino Rossi di kelas utama? Silakan ketik pendapat dan analisis masbro sekalian di kolom komentar di bawah.

Taufik of BitenZorg | @TMCBlog

14 COMMENTS

  1. Vr as gp riders 2000 ke 2017 17 years span
    Biar ga terlalu capek pas mau quit, si semut cukup bikin sama,
    atau kalau mau end the argument among the fans, semut cukup jadikan semua pencapaian dirinya dalam formula n +1, (just add 1 into whatever Rossi achieved). Kecuali perkara oldest active rider.
    Krena klw Kelamaan nunggu ga dinikahin , si Gemma mungkin berpaling. Wkwkw

  2. Keknya musim depan agak sulit, acosta musim depan keknya bakal bikin susah marc. But never say never

    • tidak bermaksud mengecewakanmu, brother. Situasinya sepertinya terbalik karena siapapun teammate Marc dialah justru yang kesusahan ngikutin ritmenya. Penjelasan paling mudah dicerna itu datang dari Dani Pedrosa, dia yg udah hafal betul motor H tapi dibuat heran ketika Marc jadi teammate nya langsung juara dunia di tahun pertama. Kemudian berangsur-angsur setelah itu Marc memecahkan rekor demi rekor adalah kondisi yang membuat teammate manapun bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Psywar Marc itu di track dan data.

      • betul.. terbaru si 63.. juga dibuat kena mental… MM mmng tdk langsung menyerang.. tp membuat team mate nya spt tertekan sendiri g bs nyamain atau pke data nya.. akhirnya spt depresi sndiri..wkwkwk mudah2han si pedro yg satu ini tdk.

    • Tahun lalu sebenarnya bisa nambah sekitar minimal 2 kalo gak cedera di Mandalika, karena masih ada Phillip Island dan Valencia yang karakter sirkuit CCW.

  3. Cuma 12 lagi aja selisihnya, musim 2026 masih menyisakan banyak seri balap dan coba dilihat kembali awal musim lalu berapa selisihnya dan sampai seri aragon marc sudah berhasil memangkas berapa selisih dari jumlah kemenangan milik rossi jadi bukan hal yg sulit klo melihat performa marc seperti apa sampai hari ini tetapi bukan hal yg mudah juga karena persaingan mungkin akan semakin sengit, tetapi jika melihat hasil tes motor baru utk yg akan dipakai mulai 2027 dan ducati masih terlihat sangat kuat dan siap sepertinya sedikit banyak akan mempermudah jalan marc untuk meraih lebih banyak kemenangan

  4. Marc bisa melampaui rossi, tp untuk total podium blm tentu… Marc selalu kampiun dgn motor kencang, rossi dgn yamaha yg lambat bs juara dunia

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP