TMCblog.com – Bro sekalian, sudah dua kali kita melihat fenomena Ban Michelin Yang boleh dibilang sama sekali berbeda karakter jenis jenis komponnya bila dibandingkan misalnya dengan penyuplai Ban sebelumya. Kali Pertama Bro Bisa Lihat di red Bull ring Andrea Dovizioso yang menggunakan ban Soft memberikan kejutan karena bisa mempertahankan durabilitas . .. Kali Kedua adalah saat melihat Ban Belakang Maverick Vinales yang Juga Berjenis Soft dan bisa bertahan duapuluhan Lap dibandingkan Mayoritas Front row yang menggunakan ban belakang hard Compound . .
Jujur di awal Lap Race MotoGP redBull ring tmcblog bilang ini Dovi benar benar edan soal Perjudian ban . . . terlebih lagi saat melihat Maverick Menggunakan ban belakang Soft, yang terbayang adalah kasus strugglenya M1 soal spining ban belakang di pertengahan pertama MotoGP 2017 . . .
Bener Kata Mat Oxley, Kayaknya di era Michelin ini Mindset Kita kudu diReset soal Kompon Karet . . Mindset Mainstream yang berdasarkan karakter baku menyatakan Karet soft memiliki temperatur kerja ideal yang lebih rendah dari temperatur kerja Ideal Ban Dengan kompon Hard. Lalu Karet Kompon soft memiliki durabilitas yang lebih pendek daripada ban dengan Kompon Hard . . Dan Di era Michelin Mindset Maintream ini nggak berlaku absolut . . . bagaimana Dovi bertahan sampai Lap akhir di redBull ring dan bagaimana Bisa Maverick Vinales kembali mencetak Laptime 2:01,7 di lap terakhir Race Silverstone sangat sulit diterima nalar yang terlanjur terpola pada karakter baku maintream dari Karet Ban.
Para ahli kimia Michelin sukses membuat formula karet ban dengan kompon soft yang bekerja sangat Baik pada kondisi tempratur tinggi . .. Paling tidak Dovizioso dan Vinales yang secara empirik telah membuktikan hal ini. Dan Informasi mengenai karakter formula baru ban Soft Michelin ini telah disampaikan dalam bentuk Model Komputer ke semua team dan ride. Yap karakter performa dari grip ban Michelin yang ebrkerja di temperatur dan kondisi yang berbeda beda
. . So jadi memang dapat dipastikan semua team dan rider mengetahui hal ini ( Karakter ban ) , tinggal adu cerdas untuk bisa menyelami arti dari pemodelan Komputer Dari Michelin tersebut, keberanian, dipadu strategy menjaga durabilitas karet ban saja Yang dbutuhkan pebalap untuk pede mau menggunakan ban Soft saat Race.
So bila di Bridgestone jenis kompon itu Lumayan berbading lurus dengan Durabiliti, Grip dalam mencengkeram Asphal, dan temperatur kerja Optimum karet, Makaa di Michelin sepertinya tidak. Sepertinya perbedaan antara Ban Soft dan hard itu nggak selebar perbedaan di Bridgestone. Sayang sampai saat ini secara detail tmcblog belum memperoleh informasi resmi dari Michelin mengenai perbedaan mendasar kompon ban di MotoGP.
Dan untuk hal ini aplaus Buat Dovizioso dan Vinales yang telah berani tampil beda. Apakah Keputusan Keduaynya di redbull Ring dan Silverstone murni perjudian ? Tmcblog rasa Nggak juga .. . MotoGP selalu bermain data, dan tmcblog yakin baik dovi di redbull ring atau Maverick di silverstone paham dan yakin benar bahwa pilihan Karet Soft mereka tepat berdasarkan record data data yang telah terkumpul.
menurut mat Oxley yang Butuh diketahui bukan Hanya temperatur dari ban. Namun berbagai variabel dan jenis temperatur yang ada di ban. Ada temperatur permukaan Track, Lalu temperatur dari tapak ban yang biasa diukur mekanik dengan menempelkan ujung sensor ke permukaan ban. Dan juga temperatur dari Lapisan lapisan dalam suatu ban yang panas atau dinginnya cukup mempengaruhi elastisitas dari ban secara umum.
Selain itu ke-mature-an dari pebalap untuk menjaga durabilitas Ban dan lagi lagi Dovi dan Vinales sudah membuktikannya. Grafik di atas adalah Grafik progress laptime antara DesmoDovi #04 ( Hard – Hard ) dengan MVK#25 ( Hard – Soft )Â . . . Kita pasti berfikir, Maverick harusnya punya laptime yang cepat di lap lap awal dibanding dovi secara perbedaan kompon Hard dan soft . . Namun Nyatanya adalah Pace Maverick ya segitu gitu saja di setengah Race pertama ( 10 lap pertama ) kata orang condet laptime Maverick 11-12 sama Dovi ..
Masuk Lap 11 hampir bersamaan kedua pebalap laptimenya sama sama drop dari 2:01 ke 2:02Â . . sampai akhirnnya di lap akhir lap ke 20 MVK#25 mencoba nge-push dan mencukur laptime lebih cepat sekitar 0,7 detik lebih cepat dari Lap ke 19 . . sepertinya memang ada strategi dan upaya untuk me-maintenance karet ban oleh Maverick di lap 11 sampai 19 guna mempersiapkan tusukan di lap akhir. Sementara itu Lap 20 TMCBlog rasa Dovi sebenarnya terlihat sudah mulai struggle, Laptimenya di Last lap bahkan lebih lambat dari lap ke 19. Namun ya itu dia Sepertinya Jarak antara Maverick dan Dovi tidak cukup dekat di awal lap 20 sehingga laptime di runcingkan 0,7 detik pun masih terasa kurang. Namun begitu, menarik melihat kenyataan 12 Seri MotoGP telah dilangsungkan namun jarak point championship begitu dekat . ..
Taufik of BuitenZorg







Mohon dibahas sebagai pembanding bagaimana dengan kombinasi pilihan ban VR46 yang posisinya menurun setelah lebih dari 85% leading,apakah ada pengaruh derating of material?
Baguslah jika Marz Marquez mengalami DNF (kerusakan engine) di sirkuit Silverstone.
Hal positifnya balapan dan kompetisi perebutan juara dunia makin ramai, seru & menegangkan shg jd tontonan yg menarik.
Para fans berat ataupun simpatisan jadi tidak malu & sungkan lagi untuk mengeluarkan komentar-komentarnya….
Ayoo….saatnya keluarkan komentar kalian mumpung kompetisi masih ketat & berimbang.
Next Misano ….peluang lebih memihak ke tim yg sudah jump start lakukan private test di Rimini
Dapat artikelnya.
Saya sempat bingung waktu nonton Post-Race Conf kmrn krn Rossi blng, Soft-Medium-Hard tdk terlalu signifikan perbedaannya, sehingga keputusan akhir ada pada Rider dng naluri dan style masing”. Lha trs buat apa bikin beda kompon?
Zarco di awal” musim curi perhatian krn pakai Soft terus. Dia bilang nyaman dng style nya. Vinales yg curi perhatian kmrn dng Soft jg blng hal yg sama saat ditanya.
Artinya apakah Michelin telah menemukan formulasi kompon yg cenderung bersinggungan langsung pada riding style yg mmg mengubah mindset selama ini? Jng” nanti jenis kompon berubah ke Calm, Agressive, Very Agressive…
penyebab utama ya ecu(software)magneti marelli, perhitungannya tidak setepat ecu(software) in house.. mybe?!