Beberapa Detail Suzuki Inazuma 250

Bro sekalian, sesaat setelah mengumumkan pengenalan Suzuki Inazuma di pelataran pameran Motorcycle Live di NEC in Birmingham website Suzuki ingris pun menampilkan informasi produknya di website, dan ini merupakan informasi detail resmi pertama yang tmcblog dapet tentang motor yang terispirasi dari B-King dan dinamai Suzuki GW250 / Suzuki GSR250/ Suzuki Inazuma 250 ini . . . so lets cekidot detail motor yang juga akan dipajang di gelaran Tokyo Motor Show ke 42 mendatang bro.

➡ Suzuki Inazuma di declare secara terus terang oleh Suzuki UK sangat terispirasi oleh Moge streetbike flagsipnya Suzuki yakni B-King . . . Yup emang ada garis desainnya sih bro

➡ Lampu belakangnya terdiri dari dua lapisan mika lensa, handle bar terpisah menurut suzuki bertujuan menampikan image sporty

➡ Sistem kenalpot Inazuma 250/ GW250 adalah dua pipa kenalpot bergabung dulu menjadi satu di lokasi yang dinamakan ‘Kolektor’ lalu setelah itu dilepas kembali via dua muffler kanan kiri yang memiliki deatail krom yang senanda dengan detail pipa watercooling.

➡ Sasis dari GW250/ Inazuma 250 ini adalah SEMI Double Cradle . . . dimana bisa kita simak bersama bahwa ada satu downtube mengarah kebawah yang disambung memalui sebuah sistem pengemuran dengan dua sasis cradle penyangga bawah mesin. Bagaimana Handling motor ini? menarik untuk dicoba 😀

➡ Pengereman Suzuki Inazuma 250 menggunakan sistem yang mereka sebut sebagai controllable hydraulic disc brakes . . . hmmm maksute apa yah? apa Yang di kontrol/ dikendalikan ya ? menarik untuk diketahui lebih lanjut 😀

➡ Inazuma 250 menggunakan sistem pengabutan Injeksi bahan bakar yang menyuplai campuran Udara + bahan bakar berdasarkan informasi-informasi yang diperoleh dari sensor sensor, termasuk Sensor O2 . . . so selain menghasilkan pembakaran yang sempurna diharapkan ramah lingkungan. Crankshaft Enjin Inazuma menggunakan tipe 180 derajad . . . so satu kebawah satu ke atas TMA, TMB

➡ Tipe mesin Long stroke Inazuma 250 menurut Suzuki didesain untuk mengail tenaga di rpm rendah ke menengah atau di sekitar 4000 rpm. Dan ditambah transmisi 6 percepatan menurut Suzuki cocok buat berkomuter dan Turing . . . siiiip

➡ Selain Jarum takometer yang masih analog, dan 7 lampu penanda indikator seperti lampu peringatan overheat, tekanan oli, kode FI, lampu gear Normal, lampu jauh dan lampu sen semua indikator lain adalah digital seperti Spedometer, Fuelmeter, jam, tripmeter, penunjuk gear, dan mode riding warning.

➡ Yang menarik juga adalah adanya indikator mode RPM dimana kita bisa memilih 3 mode riding yang kita akan jalani, Normal, Eco riding atau Off . . . Tapi ini bukan mapping ECU kayaknya, cuma berupa kedipan lampu dimana saatnya kita berganti gear untuk dua mode Normal dan Eco riding. Pada Mode Riding Normal lampu berkedip untuk memberi tanda dimana rider harus mengganti gear dengan pengturan riding normal ..  . dan begitu pula dengan Mode Econo . ..  lalu ada juga indikator service pemeliharaan, wah menarik nih . . . ditungu deh kehadirannya di Indonesia dengan harga yang reliable dan kompetitif tentunya , semoga Berguna

taufik of buitenZorg

123 COMMENTS

  1. Mas Haji Taufik, kalo kita perhatikan pada foto2 yg dirilis oleh Suzuki GB ini, Inazuma ngga pake standar tengah ya? berbeda dengan foto2 yg banyak beredar sebelumnya yg dari web Haojue

  2. Kelamaan nunggu launchingnya. Apanya yg mau digodok lagi sih? Lha, motor2 yg selama ini beredar yg katanya sudah melalui tahap2 penyesuaian dgn kondisi sini tetep aja gak ada yg bebas bug. Lihat aja tuh Tiger ama Scorpio. Emangnya signifikan amat yah perbedaan kondisi di sono ama sini? Paling banter beda di kondisi jalan aja, di sini banyak lobang dan polisi tidur. Kebanyakan birokrasi dan dramatisasi, selalu lamban… gimana mau terapin “Tantang” ?

  3. @103. blackhayateswift
    Kalo sekedar njual sih “gampang” mas bro, tapi yang masalah tu after salesnya. Contoh, buat training mekanik yg tersebar di seluruh Indonesia kan perlu waktu, apalagi Suzuki sini belum pernah ngeluarin produk yg 2 silinder. Belum lagi nanti masalah penyediaan spare part, itu perlu juga harus disiapkan. Ini hanya sedikit contoh. Kalo masalah birokrasi gatau deh.

  4. mas taufik,itu nama inazuma diambil dari tokoh super hero jepang.heronya berwarna biru punya tanduk warna kuning.saya tahu soalnya dulu tontonan favorit waktu masih kecil.coba dicek.

  5. saya sangat bangga ketika suzuki punya rencana melahirkan motor gede tentunya 250cc, jadi dihadapan para komptitor suzuki punya gengsi lagi, padahal THUNDER 250cc pun menurut saya masih layak untuk di lahirkan kembali. Khususnya saya pemilik THUNDER 250cc merasa tertolong separtpart murah dgn datangnya suzuki 250cc, logikanya makin banyak produksi 250, makin murah separtpart jadi berbanding terbalik antara produksi dgn cost sparepart. Jujur sparepart THUNDER selangit, teromol belakang saja saya beli 800000. Sdngkan kaya yamaha 150000 saja dah dapat. ok lanjutkan perjuangan suzuki kalahkan komptitor lain.

  6. nebar racun aja dikit…….Inazuma ini produk ekspor global dari Suzuki yang di bangun di China………bekerja sama dengan pabrikan Dachiang Motorcycle Ningbo China.

    Yang di Indonesia juga dari sono. Pertama launching di China Harga di China kisaran cengli , Kunjungin CIMA Motor di web, baca dah selengkapnya

  7. Sudah ngaspal dr november akhir.. Handling persis moge.. Bodi besar.. Beda sama yg d gambar.. Tarikan bawah manteb dengan berat sekitar 182kg.. Suara rpm atas merdu.. Beda sma ninja250 standar lhoo ya.. Hehe..

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP