TMCBlog.com – Bro sekalian, dinamika bursa transfer pebalap menjelang era baru regulasi mesin 850cc dan ban Pirelli di MotoGP 2027 makin panas dan liar! Kabar terbaru nan mengejutkan berhembus mengenai masa depan tim milik The Doctor, Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Usut punya usut, ada Negosiasi beaura intrik bisnis kelas tinggi dan tawar-menawar sengit antara Ducati Borgo Panigale dan pihak VR46 dalam menentukan line-up pebalap mereka.
Awalnya, banyak pengamat menduga jika merapatnya Nicolo Bulega ke skuat VR46 murni karena prestasi menterengnya di WorldSBK. Namun, seperti dibongkar oleh mantan Manajer Honda WorldSBK, José Manuel Escamez, dalam bincang-bincang di kanal YouTube Manuel Pecino, cerita sebenarnya di balik layar jauh lebih kompleks dan berbau ultimatum ekonomi dari Ducati!
“Ambil Bulega, atau Bayar Sendiri Motornya!”
Cerita bermula saat Ducati terikat kewajiban kontrak untuk mempromosikan Bulega ke kelas utama MotoGP. Sayangnya, kursi tim pabrikan Ducati Lenovo sudah terkunci rapat oleh Marc Marquez dan Pedro Acosta. Pilihan logis bagi Ducati adalah ‘menitipkan’ sang jawara Superbike ini ke VR46 Racing Team.
Akan tetapi, VR46 sempat menolak opsi tersebut. Ducati pun membalas dengan jurus pamungkas yang sulit ditolak secara finansial.
“Ducati memberikan ultimatum tegas kepada VR46: ‘Ambil Bulega dan kalian tidak perlu membayar biaya sewa unit motornya,'” ungkap Escamez. “Awalnya VR46 bilang tidak. Lalu Ducati merespons, ‘Ya sudah, kalau begitu kalian harus membayar sewa motor-motor itu secara penuh.'”
Dengan kata lain, demi mendapatkan dua unit prototipe Ducati GP27 secara gratis alias cuma-cuma, VR46 akhirnya bersedia menerima pengangkatan Bulega. Sebuah penghematan anggaran yang tentu bernilai amat sangat fantastis bagi tim satelit!
Syarat VR46: Selamatkan Masa Depan Franco Morbidelli!
Meskipun terlihat “dipaksa” secara halus oleh pundi-pundi uang, Valentino Rossi bukan tipe pebisnis yang mau dirugikan begitu saja tanpa syarat balik. Bergabungnya Bulega menandakan tergusurnya Franco Morbidelli dari ajang MotoGP. Sebagai salah satu pebalap kesayangan di VR46 Riders Academy, Rossi tidak ingin Franky terdepak tanpa kejelasan karier.
Rossi lantas mengajukan syarat barter: VR46 mau menampung Bulega, asalkan Ducati memberikan satu tempat resmi di tim pabrikan WorldSBK bagi Franco Morbidelli pada musim 2027. Sebuah barter silang pebalap yang sangat menarik dan saling menguntungkan (win-win solution).
Keuntungan Teknis bagi VR46 di Era 2027
Di luar hitung-hitungan finansial dan politik paddock, dari segi teknis, kehadiran Bulega sebenarnya seperti durian runtuh untuk VR46:
-
Pengalaman Mesin 850cc: Bulega adalah pebalap yang paling banyak mengumpulkan mileage saat menguji prototipe mesin 850cc Ducati untuk regulasi 2027.
-
Karakter Ban Pirelli: Musim 2027 MotoGP resmi beralih dari Michelin ke Pirelli. Bulega adalah ‘pakar’ ban Pirelli hasil bertahun-tahun dominasinya di WorldSBK (23 kemenangan dari 24 balapan sejauh ini), yang akan menjadi modal awal krusial dalam adaptasi.
Meskipun Bulega sempat memisahkan diri dari VR46 Academy usai musim Moto2 yang sulit di masa lalu, hubungannya dengan Rossi tetap terjalin amat harmonis. Gimana bro? Intrik kelas kakap antara Ducati, VR46, Bulega, dan Morbidelli ini benar-benar memperlihatkan bahwa dunia balap profesional tidak sekadar kencang di trek, tapi juga kencang di meja negosiasi finansial!
Taufik of BuitenZorg / @TMCBlog




Jika di 2027 nanti Nico gacor di MotoGP dan Franky nyungsep di WSBK, maka keputusan Vale membela Franky jadi memalukan, wak kaji. 😁
Niat awalnya kayaknya mau mentandemkan duet bapuk Franky dan marini sepertinya
Ternyata malah dititipin aldeguer dan beluga
mau jadi ketua rt aja ada politiknya kok haha. apalagi ini olahraga kelas dunia