460x110_april

460x110kemanapun asik

lor_marc

Bro sekalian, Via artikel ini kita akan sama sama belajar menganalisis data untuk membuat analisa sederhana mengenai Karakter sirkuit yang berkaitan dengan karakter motor Motor yang dipakai di MotoGP 2014 dan mungkin juga karakter ridernya . . . mohon maaf baru kali ini kita mulai yakni dari jerez . . . tapi gak masalah tho? . . . better late than never . . .

Road to MotoGP 440x100

banner-460feb14

untuk mengenal karakter sirkuit mari kita mengetahui sirkuitnya itu sendiri mas bro cekidot gambar dari brembo berikut ini :

brembo-data

Untuk memulai analisa, boleh lah kitanya tmcblog beberkan dulu 4 data free Practice di bawah ini tentang bagaimana lap time parsial masing masing rider baik di sektor 1, 2, 3, dan 4 seperti di bawah ini :

jerez

coba bandingkan empat data data yang tmcblog dapatkan dari motogp.com mulai dari FP1 sampai FP 4 di bawah ini . . .

partial_FP1

partial_FP2

partial_FP3

partial_FP4

dari empat data di atas, sangat terlihat bahwa mulai FP1 sudah terlihat bahwa Marc Marquez sangat mendominasi sektor 1 dan sektor 3  . . sektor 1 kalau dilihat di denah sih memang rada kriting treknya . ..  sempit dan sangat pelan, banyak kelokan . . .  Lanjut Sektor 2  . . . Marquez itu paling parah di sektor 2. Dan Bukan Hanya Marquez , Pedrosapun di sektor 2 nggak terlalu istimewa laptime nya juga, cmiiw

Q2_analisis

Yup Repsol honda seperti kalah set sama Motor motor yamaha di sektor 2 . . . padalah kalo dilihat dari gambar, sektor 2 adalah sektor yang cukup sederhana, cuma satu tikungan parabolik ke kanan, lalu straight. Di sektor 2 Mulai dari FP1 sampai FP2  dikuasai oleh pembalap Yamaha, terlhat ada Rossi dan Lorenzo disana  . . .  artinya  . . . . Yamaha jago jalan straight dan Honda di jalur patah patah nih kesimpulannya? entahlah 😀

sektor 3 memang karakter treknya mirip sektor satu, tikungan dengan straight pendek, Nggak heran Marquez melakukan laptime yang cepat pada 4 kali free Practice di sektor ini. sektor 4 , selain Pedrosa di FP3, kembali umumnya yang menorehkan laptime tercepat adalah dari kalangan pembalap Yamaha . . . Lorenzo dan Rossi beberapa kali tercepat di sektor ini . . . sektor ini (4) menjadi masalah kedua bagi Marc Marquez . . .

TMCBlog yakin Manager nya Marc pun  sadar akan hal ini dimana anak didiknya lambat di sektor 2 dan 4 . . . so Emelio Alzamota, manager tim ya Marquez sepertinya mempersiapkan ramuan khusus untuk membuat Marc bisa cepat di sektor ini . . . Ibarat kata, sektor 1 dan 3 sudah bagus, tinggal PR besarnya adalah bisa berkembang cepat fokus di S2 dan S4

partial_Q2

So akhirnya yang dilakukan Marc Marquez ada sesi Qualifikasi ke 2 seperti yang terlihat pada data diatasa adalah, bagaimana bisa mendekati laptime sektor 2 dan 4 nya duo lorenzo-rossi. Jika dilihat dari Data maka Laptime Marc diusahakan untuk di dekatkan ke Lorenzo dan Rossi di kedua Sektor tersebut . . .

Terlihat walaupun Marc Pole Possition, laptime di sector 2 dan 4 bocah ini masih agak sedikit lemah . . . Yup dengan Lorenzo lebih lambat 0,009 detik di sektor 2 dan  beda 0,057 detik lebih lambat  dibanding Lorenzo di sektor 4 . . . tapi itu udah cukup buat Marquez karena gap Ia dan Lorenzo di Sektor 1 dan sektor 3 jauh lebih lagi . . . so secara akumulatif, jadi deh Ia bisa raih Pole Possition . . .

hehehe menarik yaa mempelajari data data beginian . . . Bisa jadi data ini juga menggambarkan perbedaan karakter antara M1 dan RCV . . . ini belum bicara Desmosedici GP 14 lhoo . . . kapan kapan kita sama sama diskusikan lagi hal hal macam beginian silahkan dikunyah kunyah, semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

 

 

 

110 COMMENTS

  1. Kapan – kapan dijelasin yach gmn mekanik MOtoGP menyeting pacuannya..pasti high tech banget

    Guest
  2. Mungkin disini sudah terlihat dampak pemakaian sasis baru yamaha dan gerbox seamlessnya sudah sempurna
    dan jika di tambah manajemen ban yg baik, bisa jauh ketinggalan ini…
    tapi kita lihat saja keajaiban apa yg di buat marquez atau bahkan dani pedrosa

    Guest
    • yap bro, JL bisa kenceng sekarang di track yang tidak twisty, kebalikannya di track twisty Honda mulai garang . . . ini mulai kebalik 😀

      Administrator
    • Klo saya lihat mungkin karena motor RCV bisa ngambil corner entry lebih sempit atau dalam sedangkan M1 musti agak melebar dan kayanya torsi mesih V RCV lebih gede dari mesin inline M1 ya jadi superior di tikungan twist.

      Guest
    • Wak, apa maksud wak haji .. ini mulai kebalik….apakah karakter handling motor yg mulai kebalik? Secara dulu Yamaha bagus di tikungan2 and Honda sebaliknya?

      Guest
  3. Owh. . .Pencerahan kie. . .
    Selamat pagi . . SARAPAN DULU DENGAN UDANG DIBALIK BAKWAN. . . . . .Ngoehehe. .

    Guest
  4. berarti memang dua duanya udah imbang. tapi kalo kalah, berarti rider dan teknologi kalah dikit, walaupun banyak

    Guest
  5. ooo alzamora menejerin markes tho?! kalo yg bibit2 sama alberto piuj..wheleh..wheleh..

    Guest
  6. pernah sekali ke jerez, ni sirkuit auranya memang beda wak haji.
    plus pas ane bilang dari indonesia, orang orang n security jadi ramah banget…

    Guest
  7. imho mungkin benar apa yang dikatakan cal crutchlow wak, bahwa RC 213V bisa menikung dengan line berbentuk V shape yang mana sangat efektif untuk melibas tikungan2 sempit seperti di sektor 1 dan sektor 3 sirkuit jerez ini dan belum lagi didukung oleh akselerasi RC 213V yang terkenal paling ganas menjadikan makin cepat saja keluar dari corner, justru hal sebaliknya terjadi di sektor 2 dan 4 yang hanya terdiri atas tikungan berkarakter parabolik membuat kemampuan menikung V shape ala RC 213V jadi kurang berguna, sehingga rider2 Honda harus mengakui kecepatan rider2 Yamaha yang terkenal punya cornering speed yang lebih baik

    Guest
    • ane setuju nih sama komennya bro cipluk…

      karakter tikungan2 di sektor genap emang lebih nguntungin rider M1 yang notabene lebih smooth waktu rolling speed..
      karakter tikungan2 di sektor ganjil yang cenderung patah cocok buat rider RCV yang unggul di breaking point dan akselerasi….

      Guest
    • pengecualian buat hairpin jorge lorenzo (turn 13), siapa tau di sini lagi2 jadi andalan rider RCV buat ambil manuver pamungkas hingga lap terakhir… imho

      Guest
    • Sebenernya yg jadi masalah tikungan berbentuk v di rc213v harusnya berimbas pada pemakaian ban yg lebih boros. Tapi kenapa yamaha yg boros ban? Apakah pengaruh pada deliveri power motor yamaha yg terbuang sia sia?

      Guest
    • Bisa jadi karena elektronik RCV terutama kontrol traksi lebih bagus dan cocok dengan ban bridgstone 2014 jadi ban belakang RCV minim spin sehingga bisa lebih ngegrip dan lebih hemat ban. Klo dilihat sejak race Qatar hanya RCV team factory yg gak bermasalah dengan grip ban belakang terutama ban tipe hard. Yamaha factory dan satelit, team satelite honda yg base elektronik dan chasis 2013 serta Ducati semua bermasalah ban belakang cenderung spinning.

      Guest
  8. selama marq masihh nunggang rcv.. semua sirkuit milik honda.. yakin dah.. 😀
    udang di balik bakwannya itu loh yg bikin marq hebat.. qehwhe…

    Guest
    • Disektor braking juga hoda lebih baik. Makanya disirkuit patah-patah honda lebih baik, didukung akselerasi yg bagus. IMHO

      Guest
  9. Kalau menurut data2 yg saya perloleh dah sudah dianalisa beberapa ilmuan diberbagai bidang, jerez sirkuitnya orang spanyol.

    Guest
  10. intinya tinggal tergantung faktor Skill Rider,Manejemen Ban,kesabaran sama Luck nya yg menentukan…………..
    moga2 seru nih plus ngarep sesuatu kek Jerez tikungan terakhir tahun lalu biar nambah bumbu soalnye kangen juga ama ribut2 ala Rossi VS Biaggi nihh biar tambah wow tontonannya wkwkwkwkwkwkwk

    Guest
  11. yang podium 1 kemungkinan besar Hohe atau Rossi!! wes catat! dengan teknologi R15+R25 pasti M1 jadi juara!! eh kebalik gak ya??

    Guest
  12. SENTUL besar sirkuitnya Yamaha & kawasaki….
    got dekat parkiran SENTUL sirkuitnya cebong….

    Guest
    • Dimaklumin aja broh..dia kemaren nyaleg ga jd….suaranya cuman dapet rusak15..
      blm lg tunggakan viksen yg 5thn ga lunas2..mana tiap bulan terlambat lagi..dah senewen kuadrat,

      Guest
  13. Mantab wak haji. Justru yg spt ini artikelnya lebih valid dan lengkap. Bukan argumen pribadi semata. Kalo bisa pra race moto gp ditiap sirkuit wajib diulas spt ini. Joz wes pokoe semakin didepan tmcblog.

    Guest
  14. usul wak. gimana kali sirkuit lokal juga dianalasis? ntar iri wak,masak sirkuit internasional iya tapi lokal enggak. hehe
    nuwun…

    Guest
    • kalo ada data lengkap kayak diatas bisa dianalisa, tapi kalo pake data saya pas ngegeber motor di sentul, jelas tidak valid, soale saya belum maksimal . . . entah kalo pake data azlan atau fujiwara pas di Sentul

      Administrator
  15. @bro aralle…

    klo masalah delivery power berarti di power train/ssg nya ya..?
    lagi2 masalah riset dimana honda udah lebih advance 2 tahun mungkin…
    setau ane rider2 Repsol Honda khususnya Marc selalu pakai kompon ban yang lebih keras daripada pilihan rider2 lain… mungkin ini buat akomodir cara cornering dia yang ekstrem yang sering late breaking, v turn, trus akselerasi lagi… makanya bannya lebih durabel sampai akhir race… imho

    Guest
  16. rc mesin V ramping tapi wheelbase lbh panjang.
    M1 mesin inline lebar tp wheelbase pendek.

    RC bs corner full miring, tp radius putar lbh lebar
    M1 corner agak tegak, tp radius putar sempit.

    Rc >> ecu chassis (traksi) lbh advance 3D nya & di seting lbh ke manuver drpd straight. jg lbh hemat bbm + tyre.

    M1 >> ecu di set ke acelerasi krn ngakali kalah powet. utk corner lbh ngandalin frame & skill rider.

    imho…

    Guest
  17. analisa dan perhitungan yang mantap mas.
    beda karakter antara Bigbang vs Screamer jd beda sirkuit beda laptime. tp RCV masih lbih superior dgn teknologinya. dmna motor Jenis screamer kan pling liar tenaganya dan sngat liar jika di buat nikung tp dgn di bekali SSG dan SSDS aka Seamlesshift Down Shift RCV jd smooth d tikungan.

    Guest
  18. kang haji,….kemarin siang di jalan wanayasa saya liat wara wiri motor yg kayaknya yamaha R250deh, 2 warna hitam 1 warna merah putih….pertanyaaannya knp test motornya di daerah wanayasa y kang…opo karna ada elevasi jalan biar skalian test kondisi tanjakan y…syang g sempet di jpret fotonya kang 🙂

    Guest
  19. mantap nih analisanya. di mugello koq m1 sering menang ya padahal setau ane peak power RcV lebih gede CMIIW

    Guest
  20. Wak Haji, klo gak salah di babak Q2 itu Marquez satu2nya rider yg pake ban soft 3 set. Jadi di detik2 terakhir dia ganti motor yg sudah dipasang ban baru dan langsung geber habis2an. Klo rider lain hanya pake 2 set ban soft aja.

    Guest
    • yap, itu adalah strategy nya tim . . . Lorenzo maupun pedrosa pun sebenarnya bisa melakukan hal serupa sebenarnya

      Administrator
  21. kenapa di sirkuit Austin dan Termas de Río Hondo tidak di bahas ya? padahal motor yamaho nggak bisa berkutik blazz di situ! loyo banget m1 disitu!

    Guest
  22. honda “ada udang dibalik bakwan”. siapa yg gak bisa tergoyahkan dengan kemampuan finansial honda. termasuk bridgestone. sudah lelah tdk dpt juara dunia di motogp dlm bbrp thn. skrg yamaha harus mencari settingan terbaik untuk bridgestone. beda sama h*nda, malah bridgestone yg mencocokan dengan karakter rc*213v.
    simplenya gini, pemikiran deso: katanya jago di motogp, kok motor besar produksi masal untuk H*nda kurang disukai pecinta kecepatan sih di luar sana. malah banyak yg lebih suka m1 dan zx10r. krn pasar eropa dn amerika adlh konsumen cerdas. mereka tdk lihat merk apa juara apa. lihat ducati meski gagal di motogp, fans ducati seabrek-abrek bung. karena mereka tahu yg bagus yg mana.
    “DUNIA BALAP ADALAH DUNIA, MENTAL, POLITIK, FINANSIAL!!!”

    Guest
  23. ikut ngerame-in warungnya “calon blogger kondang” ah.. hehehe
    kalo menurut ane, K45 emanh udah disiapin sejak lama, tetapi AHM terganjal Principle Jepun, sehingga belom bisa memproduksi CBR sendiri,
    lalu harga CBR CBU dinaikkan tak terbendung, bukan karena harga dollar naik, tapi agar sepi peminat sehingga dapet alasan buat meyakinkan Priciple Jepun bahwa AHM harus memproduksi CBR sendiri biar laku.. IMHO
    -I’m not FBY, FBH, FBK, FBS, and another pensboii-

    titip jemuran juga lek.. 😀
    http://www.kaskus.co.id/thread/5365ba4ca3cb17700f8b4671/paper-model-yamaha-yzf-r1-need-help

    Guest
  24. 69. DORNA MAJU TERUS!! – Mei 4, 2014

    honda “ada udang dibalik bakwan”. siapa yg gak bisa tergoyahkan dengan kemampuan finansial honda. termasuk bridgestone. sudah lelah tdk dpt juara dunia di motogp dlm bbrp thn. skrg yamaha harus mencari settingan terbaik untuk bridgestone. beda sama h*nda, malah bridgestone yg mencocokan dengan karakter rc*213v.
    simplenya gini, pemikiran deso: katanya jago di motogp, kok motor besar produksi masal untuk H*nda kurang disukai pecinta kecepatan sih di luar sana. malah banyak yg lebih suka m1 dan zx10r. krn pasar eropa dn amerika adlh konsumen cerdas. mereka tdk lihat merk apa juara apa. lihat ducati meski gagal di motogp, fans ducati seabrek-abrek bung. karena mereka tahu yg bagus yg mana.
    “DUNIA BALAP ADALAH DUNIA, MENTAL, POLITIK, FINANSIAL!!!
    ===================
    Beri data Mas bro, biar gak terkesan hoaks.

    Guest
  25. Josh tenan analisa Kang Haji. . . . Dah seharusnya paparan analisa di trans 7 ne. . .

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here