TMCBlog.com – Bro sekalaian, berbarengan dengan diperkenalkannya secara Official mesin Ducati Desmosedici Stradale  Yang akan menjadi Dapur pacu dahsyat 1103 cc bertenaga maksimum 210hp Motor superbike ( Yang rencananya dinamakan ) Ducati Panigale V, hadir pula beberapa detail penampakan Un-Official tambahan dari Motor ini . . dari striping di side fairing tertera jelas Nama PANIGALE V4 memperkuat bukti bahwa Motor ini punya rencana akan dinamakan seperti itu nanti saat launching Resmi di Gelaran EICMA MILAN 2017

Dengan bentuk penampakan depan berlampu LED Ngumpet dan disatukan dengan Dua AIr Funnel ( RAM Air besar ) untuk menyuplai udara dari depan ke arah AirBox Filter yang ditempatkan di bawah tangki bahan bakar, Dari Foto ini terlihat memang Ducati Panigale V4 terlihat agak gemuk dibandingkan Panigale bermesin L-Twin . . dan sempat membuat beberapa orang berfikiran bahwa foto foto awalnya merupakan rekayasa pengolah citra seperti Photoshop . . Namun akhirnnya . . ya beginilah adanya sang Motor superbike Yang menurut ducati Baru akan Turun di ajang WorldSBK di Musim 2019 nanti.

Dari Foto terlihat memang jelas bahwa Mesin V4 90° yang diklaim lolos euro 4 dan 155 kW (210 hp) @ 13.000 rpm dengan torsi maksimum melebihi 120 Nm (12.2 Kgm) diperoleh antara RPM 8.750 sampai 12.250 rpm ini menjadi tumpuan baik sasis alumunium dibagian depan , maupun subFrame Yang menopang bagian jok sampai buritan kebelakang . .

dan gaya seperti ini memang menjadi Gaya dari Sistem Mounting mesin dari Ducati Desmosedici GP10 Yang dikendarai oleh Stoner dan GP11 yang dikendarai oleh valentino Rossi dan Bukan Gaya mesin dengan siasis twinspar alumunium yang dikembangkan di era Gigi Dall’Igna

Suspensi depan Upside Down Ohlins, Suspensi Belakang semi Active Ohlins Yang diletakkan agak ke sebelah kiri ( tidak Centre ) . . sistem Kaki kaki belakangnya tetap mengguankan gaya Panigale yang single side swingarm . .

namun menruut informasi Un-Official, untuk versi Panigale V4 R Homologasi yang kemungkinan hanya akan diproduksi 500 unit nanti swingarm akan double side mengacu kepada kuda besi MotoGP . .

Diantara Swingarm dan Subframe selain kita melihat adanya suspensi semi-Active Ohlins .  kita juga bisa lihat ada dua kelompok Liukan Klnalpot yang terkumpul disana . . Motor ini harus Lolo Euro4 . . Bisa jadi karena alasan Euro4 ini lah yang membuat desain lilitan lilitan muffler disana begitu terlihat ribet . . Muara dari 4 keluaran dari Mesin V4 nya adalah ke sebuah end Muffler yang tersamar fairing di bagian bawah

Bagian Buritan menggunakan Lampu LED seperti Kurva kanan dan kiri yang melingkari sebuah bolongan Air Canceling yang saat ini menjadi Trend desain Motor motor sport

mesin ini menggunakan Offset 70° sama seperti Desmosedici GP yang Big -Bang dan menggunakan model pengapian Twin Pulse firing . . Crankshaft / poros engkolnya menggunakan model counter rotating Crankshaft yang akan merngurangi efek giroskopik dan membuat motor bisa lebih lincah saat berubah arah . . . Versi R yang merupakan Versi Homologasi WorldSBK dengan spesifikasi kubikasi mesin 1000cc dengan reving atau kitiran mesin yang lebih tinggi dan hanya untuk kebutuhan Track

Performa Topspeed maksimum di Tiap gear

Sekarang Kita Bicara soal Potensi performa  . . . di Video pengetesan suara Yang secara Official dirilis oleh Ducati terlihat ada semacam peta track yang merupakan peta sirkuit Mugello lengkap dengan straightnya yang panjang dan di Straightlah terlihat seperti apa Potensi topspeed dari Dcuati Panigale V di tiap Gear  . . Cekidot

Ok Kita simak kondisi lingkungan dan setingannya dulu ya . . Percobaan Ducati Panigale V4 ini dilakukan dalam keadaan Suhu udara 25° C dan suhu mesin mencapai 95° C . . Lalu setingannya adalah Mode Race, ABS mode 1, Ducati Wheelie Control (DWC)  tingkat 1 dan engine braking control (EBC) tingkat 3 . . di Video, tmcblog lihat ducati minimum hanya menggunakan gear 3 dan mengeksplorasinya sampai gear 6 . . . berapa saja top speed tiap Gear dengan setingan diatas di Mugello ? cekdiot deh

Gear 3 di RPM 13.000 tembus sampai 202 km/jam . . dan memang test ridernya memindahkan gear dari 3 ke 4 tepat di saat Power maksimum 210hp tercapai . .

Pada gear 4 test rider memindahkan gear ke gear 5 melebihi titik maksimum powernya ..  tepatnya di rpm 14.000 dan memperoleh top speed 253 km/jam disana

Pada gear 5 test rider memindahkan gear ke gear 6 kembali melebihi titik maksimum powernya ..  tepatnya di rpm 14.000 dan memperoleh top speed 281 km/jam tepat sebalum gear berpindah ke 6

setelah gear naik dari 5 ke 6 RPM pun turun dulu ke 12.800-an rpm . .  namun power terasa tidak habis di gear ini dan terus merangkak naik . .. sayang Ducati hanya menampilkan display sampai 299 km/jam do 13.750 rpm gear 4 straight Mugello . . . entah kalau diterusin bisa tembus berapa top speednya ..  menurutmu tembus sampai berapa sob . ..  ?

Taufik of BuitenZorg

67 COMMENTS

  1. kayaknya fairing tambahan yg dekat monokok itu mending dicopot kayak pas test.
    Terus panigale v4 R nya nggak dikasih winglet/hamster fairing sekalian biar ikut terhomologasi,sama liukan knalpot yg nggak perlu mending dipisah 2 undertail 2 lagi underbelly

    Guest
  2. pertarungan mesin V-4 spek wsbk tambah seru. tinggal honda ngeluarin V-4 spek wsbk. honda VTR atau RVF nanti yg rilis kang Taufiq??

    Guest
  3. Harusnya sih 350 nyampe,di redbull ring yg straight nya nggak begitu panjang aja bisa tembus 350 apalagi mugello.Ini turunan Desmo lo!!

    Courtesy of Jimoo

    Guest
  4. ini motor ducati v4….bkln meng overlap si cbr 1000rr klo gk segera bergerak mnanggapi fans boynya yg minta RVF lahir…..
    210 stndrd lhoo..blm yg versi R !! blm yg versi R lalu oprek di bikin versi race!!! 😂😂😂 bisa 350 kpj perkara gampangg !!!

    namun apa laah cm ngimpiii…cbr1000rr my 2017 sudah di rilis,, belum balik modal masak bkin lg….bisa bisa gk laku model lm..

    di beli dulu donk fbh..biar stok cpet habis….jngn jas jes juus….kyk si 6M jd pjngn dealer…..

    Guest
    • Kalo buat rvf kyanya gk ganggu pasar fireblade om, tapi kalo modal ya kudu jualan embit lebih banyak lg wkwk no offence

      Guest
    • Kayaknya Honda ga ada sentimen negatif soal keuangannya, IMHO kalaupun mereka mau bakar uang buat cepet2 rilis RVF pasti bisa.

      Tapi itu lah Honda, masih kekeh sama cbr 1000rr nya bisa dikembangkan lagi.
      Cuma selimit2 nya oprekan mereka untuk di ajang WSBK, Ducati stocknya aja udah bengis gini, gimana nanti kalau udah di oprek?

      WSBK cuma punya Ducati & Kawasaki aja, nunggu comeback nya Suzi nih.

      Guest
    • jinmo; sante bro. V-4 ducati turun baru 2 tahun lagi. wsbk masi dikuasai kawasaki. ngah ngah ngahhh

      Guest
  5. Wah musti beli ni…

    Posternya wkwkwk cilaka lu wa welass #alaPledatol

    Wak saya masih gk ngerti offset yg 70 derajat itu, ada artilelnya ndak wak?

    Guest
  6. Mesin V4 90° stroke 53,5mm 1103cc DNA mesin balap, Tinggal Open limiter, mesin mudah tembus 16-20rb rpm.
    Beda dgn mesin inline 14-15rb rpm berat naiknya kecuali sudah full tuning.

    Guest
    • Open limiter mau jebol tuh mesin kaya kasus Rossi di Mugello dan Marquez di Silverstone gara2 over rev?

      Guest
    • Ngak lah bro…
      mesin V4/L4 lebih aman high rev dibandingkan mesin inline.

      Nah, bingung kan? Ada yg tahu knp bisa begitu?

      Guest
    • firing order, perkara layout engine mau v mau inline mau boxer, kalo urusan buka rpm yang paling ngaruh ya firing order sama rasio ukuran seher sm kruk as, lah itu zx-rr screamer apa kabar? mc22 dan sebangsanya apa kabar? itu buka rpm pada sampe 20k.

      Guest
  7. Alasan ducati masih pake rangka monokok apa wak haji? Kenapa ga pake twinspar kaya desmosedici kembangan gigi dall’lgna?

    Guest
    • Motor2 d wsbk itu kan basicny adlh motor masspro yh d jual bebas d pasaran, nah klau misal ducati menggunakan sasia twinspar ala motor jepun d motorny ini, konsumen pasti “bosen” lh bro ,….. Tpi dengan sasis ala monokok ini, konsumen kan jdi banyak pilihan bro

      Guest
  8. Dgn alasan safety, bukannya top speed motor untuk produksi massal di limit sampe 299 km/jam Wak..ga boleh lebih dari itu..

    Guest
    • Yang dilimitkan speedonya doank speednya mah ttp nambah coba perhatiin yg suka tes topspeed di youtube rata” emang mentok 299 tp motor bertambah trs speednya….

      Guest
  9. Dengan spek ducati v4 ini plus keseriusan kawasaki d ajang wsbk ini, ymha kudu “mengubur dalam-dalam impianny” untuk meraih jurdun wsbk yg ke-2 sepanjang sejarah wsbk,…. saatny ymha menurunkan “hyper technologi nya” ke the king of superbike ny(R1) nih yaitu teknologi LC4V..,.,., kan 4V vs V4 masih mirip-mirip tuh(tulisannya doang tapi)😁😁😁😁

    Guest
    • justru cbr di barisan buncit thn ini kudu was was thn 2019 …
      enak enak betoot…eehhh ….kudu minggir kena bendera biru si desmo….
      teknologi inline paling lemah di antara pbrikn jepun lain..fb nya mlh gk ngakui mnta rvf,,!!!

      justru yamha sudah menurunkan teknologinya ke r1 thn di 2015,, dg mesin yg mnyerupai m1, lbh ringn, new sasis,, lbh ringn, ecu sensor imu dll lbh lngkp dr versi lm.., plus power yg lbh tinggi dr versi 2009, hasilnya rutin ngisi pos 4 5 6 thn ini dg bbrp podium!! …!!update ada hasil!!
      dmn si honda, cm gnti kemben sasis sm plus mesin sm!! plus ecu baru..
      wkwk…hasilnya thn ini lbh mngenaskn dr old cbr..

      kok bs mtr d update mkin lemot???

      tnya knp??

      Guest
    • jimo; pean tanya pabrikan e ae bro. honda jg planning racik mesin baru V-4 (info mcndotcom). bener ora yo mbuh gak ruh. namane ae berita informasi. ngah ngah ngahhh

      Guest
    • Gak usah bertele2,… Ducati rajanya wsbk, honda runner up, kawasaki menyusul ketiga, yahama menyusul ke zamban…..

      Ngenesss juga ya, untuk mengejar gelar jurdun wsbk yg ke-2 aja susah payah, pdhal udah nurunin teknologi m1 ke r1 thun 2015 kemarin(kata jimo) tpi tetap gak bisa jurdun…..

      Guest
  10. belum teruji d trek… jangan2 seperti yamaha d wsbk … d gembar gemborin ..eeee letoy..nggak sanggup njabanin ninjah…

    Guest
  11. ducati bikin motor baru lebih kenceng dari yang lama

    kawasaki ketar ketir

    honda pasrah barisan belakang

    yamaha tetap 10 besar

    wsbk makin seru

    Guest
  12. Ngak lah bro…
    mesin V4/L4 lebih aman high rev dibandingkan mesin inline.

    Nah, bingung kan? Ada yg tahu knp bisa begitu?

    Benar apa yang dikatakan bro pengamat, mesin V4/L4 emang faktanya mampu berkitir super tinggi, contohnya saja mesin F1 V10 bisa sampai 20.000 RPM, sedang mesin inline jarang yg sanggup diatas 16.000 RPM, mesin R6 yg di takometernya red line tembus 16.500 itu adalah fake karena aslinya putaran mesin cuma mentok/dilimit di 15.800-an RPM, itupun udah paling tinggi diantara supersport 600cc.

    Guest
    • Perbandingan bukan konfigurasi mas
      Mau inline/V/L dan boxxer itu semua bisa high rev
      Tapi diperuntukan untuk apa
      Misal balapan endurance kaya yg ente sebut
      Itu ditipe mobil
      Semua bisa open limit 20000km
      Tapi apa ada yg mau make motor 1000cc
      Mentok 20000km?
      Yg 16k aja udah bisa kail ampe 350kpj speed
      Soal durable kalo over DOHC ya aman aja

      R1 old saya aja msih sanggup over limit bareng ktm rc bang leo

      Guest
    • tergantung metualerginya juga,inline6 RC166 bisa 18.000rpm,cbr250rr mc22 juga bisa 20.000rpm

      Akakak metualergi bikin ngakak sendiri tuh kata2

      Guest
  13. R1 baru masih juga belum bertaji di WSBK karena dia mesinnya masih saja kalah soal power di putaran atas dibandingkan dg Kawasaki ZX-10 atau Panigale, ya maklum emang disitulah kelemahan engine I4 Crossplane Crankshaft, dimana dia memerlukan balancer tambahan akibat bentuk kruk as yang “unik” tersebut yg tentunya punya bobot lebih yang akhirnya malah justru menambah beban mesin itu sendiri sehingga power yg dihasilkan menjadi kurang maksimal. Beda dg mesin Inline screamer biasa kayak punya Kawasaki yg punya power beringas di putaran atad sesuai karakter scrramer. Kalo soal handling ane kira R1 gak masalah.

    Guest
    • Iya semua tau kelemahan CPC itu karena delay pada bukaan klep
      Coz CPC mnurut saya bagus buat motor torque
      Yg butuh aksel lebih
      Tapi terpotong di top speed
      Bagusnya CPC getar pada mesin jadi minim
      Walau udh over rev getar ditangan gk lebih kerasa dibanding inline biasa
      Pernah nyoba Zx10 pny tmen tiap speed 190 gear 3-4 gejala getar udah kerasa ditangan

      Guest
  14. Ducati masih bertahan pake pro arm. serta sasis yg beda dengan motor pabrikan jepang. ini lah ciri khas yg di pertahankan. ini penting untuk menunjukan identitas. meski katanya nanti yg type R pakai arm yg lebih konvensional demi prestasi. yamaha, honda, kawasaki juga punya identitas masing-masing. jadi jangan berharap banyak agar ducati akan seperti honda, honda akan seperti kawasaki dan yamaha akan seperti ducati. karena ini membangun image untuk jangka panjang. beda dengan motor prototype

    Guest
  15. Comment:wkwkwk saingan baru vroh .. si h2r upgrade versi baru .. Panigale v4 baru .. si HANDO bukanya upgrade cbr1000rr tapi keluarian RC213V versi jalan raya .. sungguh mengerikan dunia otomotif

    Guest
  16. Limit speed. Sama kek di jepang rata rata ya mentok 180kmj. Mau segede apapun powernya ya mentok segitu. Kecuali open limiter nah baru ketauan

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here