TMCblog.com – Bro sekalian, Nama Dani Pedrosa adalah nama Yang beberapa Kali disebut Oleh valentino Rossi dan Marc Marquez sebagai pembalap Yang jangan dilupakan memiliki kans sebagai Title Contender Di awal Berjalannya MotoGP 2017. Namun Pasca Finish di Posisi 14 Pada gelaran MotoGP Misano yang sah, Dani sendiri mengatakan : ‘”You have to be realistic. Mathematically I have options, but it’s very complicated. From here to Valencia I would have to have everything perfect and my rivals all would have to do poorly.” Yap secara Matematika, Dani masih Punya Kans opsi Juara MotoGP 2017, Namun itu hanya terjadi jika semuanya berlangsung dimana Ia sangat sempurna seperti Juara Satu terus di sisa 5 Race mendatang dan semua rivalnya ( Marquez, Dovi, Vinales, Rossi ) menjalankan Race dengan sangat Buruk . .. Apa Penyebab Dani Pedrosa struggle MotoGP 2017 ? Berikut ini Kotributor Spanyol TMCBlog – Manuel Pecino menuliskannya untuk sobat sekalian . .

Pasca race MotoGP Misano 2017 setelah finish di Posisi 14 Dani Pedrosa bertemu dengan para Jurnalis. Dengan Strugglenya Race day hari itu sangat mungkin Dani menjalankan Debrief dengan mood yang buruk, Namun tidak, ia menjelaskan dengan sangat tenang kepada para Jurnalis  . . Begini katanya soal Misano 2017 ” ( Di race ) Kami tidak melakukan kesalahan apapun, Kami Nggak gagal atau melakukan setingan yang buruk . . Hanya sayanya saja Yang nggak bisa melakukan lebih cepat di Track. Hal ini sebelumnya terjadi di Le Mans, terjadi di Asse, dan saat ini terjadi di Misano “

Sebagai data referensi di race day Le Mans, Assen dan Misano Faktanya Di Prancis saat Hujan Dani Finish di Posisi 13. Di Belanda ia start dari posisi 12 dan Finish di Posisi 13 dan Di misano ia Finish race di Posisi 14 dengan jarak 1 menit 38 detik dari Marc Marquez yang race dengan Motor yang sama dengan dirinya.

Bagaimana ini terjadi pada Dani Pedrosa di 2017 Yang awalnya merupakan salah seorang pembalap spesial Hujan menjadi yang Paling lambat saat Hujan? Dani menjelaskan ” ( saya ) Tidak akan bisa Race Dengan Michelin saat kondisi Track Basah, Dingin atau memiliki grip yang sangat rendah karena dengan bobot badan yang saya miliki dan cara berkendara yang saya bisa – dalam kondisi ini Ban tidak dapat mencapai temperatur kerja. Ketika Hujan, Temperatur ban saya hanya 30 C dan race dengan temperatur ban seperti ini seperti race diatas Es “

Lebih lanjut Pedrosa menjelaskan : ” Di akhir Race ketika Track Mulai mengering dan temperatur Track Naik, saya bisa mencatat Pace 5 detik lebih cepat dari saat awal race “ Dan Saat ditanya soal apa kira kira solusinya Pedosa hanya bisa mengangkat bahu dan menggelengkan kepalanya. ” INi seperti saat kita race di Salju namun tanpa menggunakan Ban Khusus salju. Setingan ( elektronik ) bisa dilakukan seperti apapun, namun nggak akan pernah berhasil”

Yap Secara fisika ini adalah hal yang sederhana dan hanya berbasiskan Hukum Newton  . . Bobot tubuh dani Pedrosa yang ringan ( 50 kg ) membuat secara keseluruhan Ban Belakang kurang memperoleh beban ( perkalian massa x percepatan gravitasi ) untuk menghadirkan Friksi optimal saat Hujan, saat track dingin dan saat koefesien Friksi dari Asphal kurang .

FYI Bobot Tubuh Pedrosa 50 kg ..  Jika dibandingkan lagi dengan bobot tubuh pembalap MotoGP Lain Marc Marquez sedikit diatas 60kg, Vinales 62kg, Dovizioso dan Rossi diantara 67-70 kg diatasnya mungkin ada Petrucci. Ada Gap Jauh antara Pedrosa dan Petruci ( Atau redding) . . Hukum alam ( Nature ) yang terjadi di Petrucci dan Redding tidak terjadi di Pedrosa. Namun ini terjadi jelas di semua spek . . kalau di Wet/ Cold / Less Grip Race Bobot tubuh rendah merugikan Pedrosa. Namun saat race normal dengan suhu Track yang opsimal, Bobot Rendah pedrosa akan sangat menguntungkan terutama saat Berakselerasi.

So Sampai Race Di Red Bull Ring MotoGP Austria, Dani Pedrosa masih menjadi Title Contender selain Dovizioso, Marquez, Vinales dan Rossi. maslaah Di silverstone adalah Masalah Ke-bumpy-an Sirkuit. Ia Tidak menyalahkan sirkuit, Motor,  ataupun Ban Michelin secara umum, Namun kembali merefleksikan dan mencoba menarik benang merah bahwa kegagalannya di Silverstone yang bumpy juga dikarenakan postur dan Bobot tubuhnya yang ringan sehingga di atas Track yang bumpy ( bergelombang ) kembali Ban Belakang tidak memiliki grip yang optimal.

So Tentunya di 5 Race tersisa kedepan Aragon, Motegi, Phillip Island, Sepang dan Valencia dengan fakta secara matematika akan sangat kecil peluang Pedrosa meraih Titel Juara MotoGP – Dani Pedrosa akan race dengan Relax dan tanpa beban. kalau sudah begini, jangan kaget ( kecuali di Sirkuit Tabu bagi DP26- Phillip Island) Ada kemungkinan Dani Finish podium atau bahkan lebih spektakuler . . . namun dengan 3 syarat ..  asal jangan bumpy, asal jangan hujan, asal jangan track dingin . .

Manuel Pecino

 

109 COMMENTS

    • gak nyalahin ban, gak nyalahin motor, gak nyalahin elektronik, gak nyalahin pembalap lain..

      cuma bisa menyadari fisik dan gaya berkendara yang menjadi kekurangan diri

      Guest
    • Darmo goblok, nek motore bosok pembalape sing apik jare pembalape sing cepet, nek motore cepet pembalape sing ndlosor jare pembalape sing bodo. Cangkemu mencla mencle Mo, nyangkem isine elek tok koyo raimu

      Guest
    • Ingat awal musim, duo honda tidak berkutik melawan keganasan duo yamaha karena emang duo yamaha motornya lagi bagus,
      tapi pertengahan musim sampai akhir2 ini malah kebalik duo yamaha yang jarang memberikan perlawanan pada honda, sehingga duo yamaha pada akhir2 ini banyak strugle di belakang. Jadi intinya bukan rider faktor utama kesuksesannya, tapi karena motor berandil besar, mengingat M1 banyak keluhan dari vinales dan rossi di pertengahan musim sehingga sampai yamaha ganti sasis. Jadi jangan salahkan honda jika bisa merajai klasemen, tapi itu karena kemajuan honda dan kemunduran yamaha kemarin di pertengahan musim. Ingat fakta2 itu, para fb2 yg terlalu fanatik.

      Guest
  1. Gemukin badan aja. Ane aja yg tingginya mirip-mirip DP, berat ane 70 kg wkwkwk..
    Dgn berat segitu, dpt donk loss grip yg di keluhkan si DP

    Guest
  2. Solusinya ya harus nambah bobot atau massa otot,biar nggak seringan kapas atau motornya dikasih tambahan bobot biar ban tetep dapat traksi maksimal tapi pedrosa bakal lebih kerja keras lagi buat ngendarainnya karna lebih berat
    Atau yg lebih ekstrim lagi,operasi perpanjangan tulang tangan dan kaki,kayak berita april mop kemaren

    Guest
    • Masih ada temennya, Gibernau, Biagi, Capirossi, Melandi, Aoyama, Bradl, P-Espargaró, yang paling parah Tito Rabat.

      Guest
  3. Mantaf…. dani g pernah mau nyalahin sapa2 doi dgn lapang dada terima karna semua masih tahap pengembangan dari ban sampai elketronik yg baru
    Kasian vina klo ujan langsung mengkeret jadi g bisa maksimal pngen duel ama pembalap terdepan, pdahal postur tubuh bejaban dgn pembalap lainnya sayangnya m1 lemes kena air, padahal dah susah2 fp terdepan eh…. malah ujan

    Guest
  4. Wak, apakah pembalap MotoGP tidak boleh membawa beban tambahan dibadan.
    Misalkan : Bobot sepatu dinaikan 2kg, baju balap 4kg, sarung tangan ½kg.

    Guest
  5. Lah… mungkin motornya dikasih pemberat pada posisi tertentu agar bisa memberikan traksi pada ban macam tamiya bisa sedikit membantu problem dp….

    Guest
  6. tp diartikel atas bilang nya daped bagus pas ujan,,
    lah bawahnya bilang ga bisa kalo dingin kurang grip gara2 ringan,,
    jd harusnya dr dulu2 pedrosa nih pebalap takut hujan istilahnya dong?
    kan problem nya di berat badan,, agak aneh nih,,
    terus kalo kurang berat c,,
    boleh ditambah bobot ga motor nya dibagian belakang gt? imho..
    biar ada daya cengkram..

    Guest
    • Kan dp26 bilang dia gak bisa cepat d trek basah(hujan) dengan ban MICHELIN bro, sedangkan dulu(sblm thun 2016) pemasok ban adlh brigestone, waktu make ban brigestone dp26 lumayan tuh d trek basah,….

      Guest
  7. jangan salahkan motornya..karena yg udah pake rcv pernah jurdun!!! alasan masuk akal… jozzzzzz….

    Guest
  8. Yach arti nya ada yg bosok k dan ada yg tdk . M1 aja yg dirakit sama Engineer kls dewa aja ada di belakang, artinya msh mengkel. Kalu Ducati sdh Mateng. Rcv bosok,.gosong, jadi pasti duluan nyampemya, kan prosesnya duluan

    Guest
  9. mending kyk denis oncu yg maen di rbrc…jauh lbh mungil dia dr pedro..motornya kena beban tambhn biar adil..

    motogp aturannya sperti itu juga apa tidak yaa????

    Guest
    • Spek motor rbrc itu 11-12 dengan spek ktm rc250 moto3, alias motor ny mungil2 semua sehingga bobot rider tak terlalu berpengaruh besar lyakny motor motogp,…dan menanggapi badan denis oncu yg mungil tpi bisa bersaing d rbrc, pedro pun waktu masih d klas kadet(gp125 dan gp250) bisa tampil cemerlang dengan badam mungil ny bahkan jurdun, mengalahkan stoner dan dovi,…..

      PWR moto3 itu masih bermain 0,sekian sedangkan pwr motogp itu udah 2,sekian,,, jdi jangan samakan pengaruh bobot badan terhadap motor antara moto3 dan motogp,…

      Guest
    • saya ngomong faktanya denis oncu kena pnmbhn bobot mtr..itu mereka phm knp kena pnmbhn bbt..
      dan denis strugle!!

      dan..justru klo power kecil bobot rasio lbh ngaruhh…power motor moto3 kisaran 46 hp an…ibrat kpl tanker klo power gede tmbh satu ton mah masih pke ja speed ttp dama..beda dg kpl feri ketmbhn 1 ton? kgk bs jln….moga paham daah..

      klo kgk berpengaruh kgk mngkin si pedro ngeluh..

      Guest
  10. ekekeek

    analisaku ternyata masuk juga
    yg hebatt bukanlah RCV tapi marques
    yg rela peras keringat sampe 200%
    dari pembalap lain buat nutupi loyonya
    RCV …

    nah ini juga pedroza menyalahkan berat badanya untuk menutupi aib RCV

    ngahh… ngahh….

    😂😂😂😂

    Guest
  11. Jadi dari hati yg plg dalam Mbah dharmo dan rekan rekan itu berdoa agar MM pindah ke ymh, makanya bilang rcv, motor bosok, Vinales blm bisa diharapkan, naek motor kelas dewa aja keteteran, apalagi naek motor bosok.

    Guest
    • Mimpi disek mbah..

      Dulu dikatain margembel lah, ini lah, itu lah, skrg ngarep MM yg kontender terkuat jurdun 2017 diharapkeun pindah ke yamaha.. vinales knp mbah? M1 kan motor sempurna mbah? Gk salah lirik MM93 ke yamaha? Lah dulu yg nyuruh ke KTM atau Ducati sapa mbah??

      Suka-suka dia sih mau pindah kemana, cuman MM93 ini kan udah diikuti merk redbull sama repsol mbah. Asal mau saja M1 warna oranye jd seru kali yahh..behehehe

      Guest
    • M1 yg katanya motor gampang di kendalikan setara matic,M1 motor juara dunia versi legal street kok ngga ada ya???????

      Guest
    • Jangan percaya sama omongannya,wong motor masih revo,,,
      Bagi dharmo beli motor yamaha cuma ngimpi,,,

      Guest
  12. Alasan Kawasaki tidak ikut MotoGp.
    1. Riset di MotoGp sangat kurang bermanfaat.
    2. Motor yang digunakan di MotoGp tidak akan pernah bisa dirasakan FB. Kan ada Replika seperti Desmosedici RR dan RC213V-S (Replika = Palsu/KW, dari segi tenaga dan teknologi aja beda) tp bentuknya sama, kalau suka bentuknya ya tinggal bawa aja motor kalian ke bengkel modif bilang pengen mirip motor MotoGp.
    3. Riset di WSBK lebih jelas, konsumen bisa lihat, mana motor terbaik yang dijual dipasaran.
    4. Kawasaki menawarkan yang pasti, bukan mimpi dan khayalan.

    Ah Kawasaki pabrikan Gurem, Ikut MotoGp aja kaga mampu.

    Tinggal dipikir dalam”, pabrikan H yang katanya terbesar dan tercanggih, dalam 1 tahun hanya bisa bikin misin kencang 14 unit (7 untuk MM, dan 7 untuk DP), lihat mesin yang di WSBK seperti apa.
    Kawasaki bikin mesin kencang dalam 1 tahun ratusan ribu unit.

    Muncul pertanyaan Apa yang salah dengan pabrikan H, jawabannya cuma 1 semua dana dan SDM dihabiskan buat riset ke 14 mesin, terus nasib mesin yang di WSBK gimana, ya pake sisa” SDM.

    Guest
    • komen sendiri,dijawab2 sendiri
      Ente abis minum pil PCC ya nob?

      35 mesin rcv lebih tepatnya,dengan tahun rakitan yg sama dilengkapi SSG,pneumatic valve,torductor di setiap mesin

      Guest
    • lha kok tim kawasaki pucetti prestasinya gitu-gitu aja beda ama KRT,itu tandanya teknologi n oprekannya yg berperan penting,kalo pas2an juga sama aja ama superbike yg lain

      Guest
    • Lu kira honda bisa menguasai pangsa pasar market indonesia 75% mmg krn wsbk bro? Smua itu krn motogp , kita tau produk yamaha lbh bagus dr segi desain dan kualitas dr motor ahm, tp krn faktor marquez sering jurdun dibanding rossi yg sdkit demi sdikit sdh mnjadi bukit fansnya udh pada kabor hrsnya yamaha berani ambil marquez dan tinggalin rossi dijamin dgn produk yg sekarang yamaha bisa ambil market 50% dr honda…jadi mototgp mmg tdk bisa kita rasakan tp pengaruh market sangat besar sekali dibanding wsbk yg sepi penonton…klo kawasaki berpikir spt ya wajar dia kan dr dli mmg sll cRi aman liat ja dindo mana mau dia maen dipangsa skutik maenya di sport ja krn dia tau pasti bkal sulit bersaing…

      Guest
  13. Kalu mm keluar kan 200 persen utk juara, bagus. Lah rider ymh dah keluarkan100 %rider + 100% motor aja paruh kedua kompetisi ,blm pimpin point, apalagi cuma pake 50%????

    Guest
  14. Kalu kata si Mbah pake M1 MM cukup 50 % , arti ya emang Mbah pengin sangat mm pindah ke ymh. Karena tadi , MV, dah 200 % di M1 ada dibelakang.

    Guest
    • Iya, ntar M1 jadi tim oranye masbro..
      Wkwkwk
      Marq kan selalu diikutin spongsor repsol sama redbull.. terutama si repsolnya ini sih

      Guest
  15. yang komennya sok tahu apalagi menyepelekan silahkan buktikan di lintasan balap bisa ga bawa motor supaya otaknya ga kaku

    Guest
  16. Wah, numben fby semangat keluar di artikel motogp. Biasanya pada ngumpet, paling cuma si jimoo yang berani muncul. Eh tapi berani muncul deng. Klo sesembahannya menang atau hondanya yang lg trouble

    Guest
  17. Yg diungkapkan dp emang masuk akal sih wak, soalnya sy sendiri pernah mengalaminya riding tandem saat hujan ban terasa lebih ngegrip dibandingkan saat riding sendirian.

    Guest
  18. Kasian vr kayax g bkal nikah klo masih nunggu gelar ke 10 baru mo nikah
    Mv juga kasian ngebet pngen duel ama mm mlah motornya lemot sering diasepin duc, honda ato satelitnya sendiri, apa lg klo ujan lngsung mlempem performax

    Guest
    • Emang pedro pernah gagal nikah gara2 g juara ya???
      Pedro mah woles orangnya
      Rider yamama dah bayaran lebih mahal dari pedro tpi zonk mulu, klo zonk mending bayarannya g usah mahal2 buang2 duit, ntar klo juara baru minta naik gaji ato mang motornya yg brmasalah, berarti ya ga salah ridernya minta harga mahal coz terpaksa make motor yg susah jadi juara

      Guest
  19. pada sok ngerti balap. .pake komenin pebalap . .ppfftttttt

    itu mocil,metic dirumah udah kalian mengekuasai luar dalem lom???

    bandingin saat ban trisi kencang angin & gmbes, saat ujan & dry ..rider sejati sensitif akan perubahan tsb…pedrosa rider sejati..gak mau salahin ban,sirkuit,bhkan Alam yg disalahin (wet) dy salalu nunjuk ke idung sendiri klo gagal, bukan crew,bukan team,bukan motor ..

    tau kan knp pedrosa betah dipiara sama HRC… soalnya tipe rider “menyenengin”

    salut

    Guest
  20. ada lagi yg bawabawa wsbk kawasaki diartikel motogp…

    Sadar tong ..
    kawasaki yg knceng KRT doang…*!!! mbuka sana brp tim yg pke kawasaki …knp mereka zonkonz ..???

    Lagian gk malu apa bandingin kawasaki wsbk vs motogp. .. simpel ja ..motogp jatoh paling gasroot… lah kawasaki moge dipameran jatoh manja gara” cewe selfie.. ambyyaaarr fairingnya sobek”..

    pppfffffttttt…

    Guest
    • Bengek di motogp di sbk masih diterima bahkan kompetitif . Juara sbk cuma jadi kacung klo di motogp ngahaha

      Guest
    • Honda juara wsbk 6kali kawasaki hampir sama, kurang lebih lah, tapi yamaha dan suzuki cuma 1 2 an kali menang di wsbk, yang sering meang ducati

      Guest
  21. M1 Motornya kelas dewa cukup 50 % kalu yg pake MM, dipake sama MV sama vr yg rider100% dan motor 100 %, itu msh dibelakang motor bosok, jadi Mbah Darmo memohon MM pindah ke ymh. Team mate si Mbah kambing hitamkan Pedro sama motor bosok. Hadeh

    Guest
    • Bukan kurang beruntung,,
      Memang M1 nya zaza’ yg ngemposs ‘,,.
      Bagus di awal,,
      Bosok di akhir,,.

      Hadueh,,
      Kasihan FBY,,

      eeeekkkkeeeekkkk

      Guest
  22. MM pasti pindah team Mas_Bero,,
    Tapi nanti kalo dia udah bosen juara,,
    Yg namanya juara itu paket lengkap antara Skill + motor,, masih aja bilang motor gag penting,, lah kalo emang itu M1 bagus kenapa gag konsisten,,
    Bagus cuman diawal seri,,
    Kesininya cuman jadi penggembira,,
    Ai yakin , musim 2017 ini kurang 5 seri balapan lagi, yg namanya M1 gag bakal podium -1,,
    bookmark statemen Ai’ Mas_Bero,,

    Nasib – Nasib ,,
    FBY di PHP terus sama Jarvis,,
    FBY ancen PEKOK’,,

    eeeekkkkeeeekkkk

    Guest
  23. Ada lagi FB Ninja yg minim wawasan nd sok tau ‘,, ( Im-Noob )
    kamu kalo habis baca artikel tentang race result WSBK, tolong dicheck urutan terbawah itu Pembalap pakai motor apa’,,.

    Hadueh,,
    Bocah ilmunya gag nyampe’ songong ente’,,.
    Marjinal
    Marjinal,,.

    eeeekkkkeeeekkkk

    Guest
  24. Mau nambah komen ah, IMHO ibaratkan naik motor MotoGP seperti halnya gulat, banting kanan, banting kiri motor, braking dll. menambah beban pada motor Dani sepertimya tidak akan menyelesaikan masalah. ibarat gulat eh musuhnya tambah gede sementara Dani itu mungil imut imut wqwqwq kalau motor tambah berat ya kasihan dianya

    Guest
  25. Pantesan pedrosa kalo di philip island yg terkenal anginnya kencang selalu tampil buruk, karna dia terlalu ringan makanya ketiup angin mabur dia. 😁

    Guest
  26. Ngomongin Daped, dilema pokoknya,, dibilang gak hebat.. Salah, dibilang hebat.. Nyatanya kalah terus. Tiap taun kan circuitnya itu2 aja,, Ya bumpy lagi ketemunya.. Hujannya,, pake circuit indoor aja deh kalo si mikeloon masi supplier ban ny.

    Guest
  27. Dani Pedrosa itu kecil mungil, ibarat anak kecil, agak susah untuk bermanuver memeluk body motor yg berat agar bisa cepat meliuk goyang kiri-goyang kanan.
    Beda jika motornya lebih kecil atau PROPORSIONAL dgn badan Dani Pedrosa, tentu manuvernya lebih mudah dan lincah.

    Guest
  28. Ingat awal musim, duo honda tidak berkutik melawan keganasan duo yamaha karena emang duo yamaha motornya lagi bagus,
    tapi pertengahan musim sampai akhir2 ini malah kebalik duo yamaha yang jarang memberikan perlawanan pada honda, sehingga duo yamaha pada akhir2 ini banyak strugle di belakang. Jadi intinya bukan rider faktor utama kesuksesannya, tapi karena motor berandil besar, mengingat M1 banyak keluhan dari vinales dan rossi di pertengahan musim sehingga sampai yamaha ganti sasis. Jadi jangan salahkan honda jika bisa merajai klasemen, tapi itu karena kemajuan honda dan kemunduran yamaha. Ingat fakta2 itu, para fb2 yg terlalu fanatik.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.