TMCBlog.com – Bro sekalian, Pasca Musim pertama Jonas Folger yang menggantikan posisi Pol Espargaro sebagai rider di Tech3 . . Chief Engineer Yamaha tech3, Nicholas Goyon memberikan evaluasi perbandingan antara Jonas Folger dan Pol Espargaro di team Yamaha tech3 . ..

Pertama Tama Goyon menceritakan perbedaan Kultur dan Karakter Racing antara Folger dan espargaro . ..  Dimana Folger menurutnya lebih mau merubah diri terhadap keinginan dair Motor Yamaha M1 sedangkan Pol espargaro lebih memaksakan riding stylenya yang agresif untuk Yamaha M1  . ..  sedangkan Karakter yamaha M1 itu lebih mengedepankan handling yang lebih ‘gentle ‘

Folger Menurut Goyon, lebih memiliki karakter ‘ Yamaha Style ‘ dibandingkan Pol Espargaro dimana Jonas folger menurut goyon lebih cerdas dalam memindahkan titik berat tubuhnya untuk mengikuti style pergerakan yamaha M1 dan Juga terutama Jonas lebih bagus dalam Management ban belakang dibanding Pol . . .  nahh gimana secara statistik ??

  • Jonas Folger di Musim pertamanya mengakhiri Race di Posisi 10 dengan 13 kali race plus sudah menorehkan 1 kali podium
  • Pol Espargaro di Musim Pertamanya mengakhiri race di Posisi 6 dengan 18 Kali Race tanpa Podium dan Bahkan selama 53 kali start dengan Yamaha M1 dalam 3 musim Pol belum pernah sekalipun Podium

Gimana Menurutmu sob ?

Taufik of BuitenZorg

17 COMMENTS

  1. Hmmm…..mungkin mr. Nicholas Goyon lagi Guyon wak, sepertinya pol espargaro lebih konsisten walaupun gak pernah podium,

    Guest
    • Setuju mas bro, pol sering di baris tengah, bahkan beberapa kali mengacak acak, meski belum podium tapi karakternya yang agresif membuatnya beberapa kali overlimit, jadi M1 tidak mampu menangani skillnya.

      Guest
  2. Kalo liat hasil akhir di musim pertama mereka berdua yaa bagusan pol espargaro,

    Tapi kalo liat talenta begimana rider adaptasi dengan tunggangan yaa Folger, ..

    Folger cuma suee berapa kali cedera .. hingga hanya mampu nangkring di urutan 10 klasemen akhir.

    Guest
  3. Folger ni yg dulu di musim berapa Moto2, motor nya gak ada sponsor .. tapi hebat bisa bersaing di depan sampe komentator nyebut nyebut motor nya yg polos…. lupa saya..

    Guest
    • Di awal musim di moto 2 juga kalo ga salah, 2014 atau 2015. Pake motor warna merah, tim apa itu namanya.
      Folger cuma 3 tahun kayaknya di Moto2.

      Guest
  4. Di musim pertamanya Pol Espargaro di Tech 3, Ducati masih selevel tim satelit. Faktor luar yg sepertinya harus juga diperhitungkan.

    Guest
  5. tulisan di bokongnya kalo nggak salah Folgas,klo dia anak sini mungkin jadi gasFol jgn kasih kendor

    GWS Fol,agak sepi kalo slot di grid pas balapan kurang,moga aja di test irta Sepang udah fit

    Guest
  6. Jangan lupa, waktu Pol masuk MotoGP masih era CRT, jadi udah pasti tim satelit hampir pasti finish di top ten. Era Folger masuk udah full prototype sampai2 Tito Rabat sama Sam Lowes yg selalu jurukunci aja cuma 2detikan dari pembalap tercepat, jaman CRT pembalap CRT tercepat 1.5 detikan dibanding yg tercepat, itupun bikin pembalap CRT bisa masuk Q2, era sekarang selisih 1.5 detik udah diluar 12 besar bahkan udah mepet posisi 20an. Jadi bandinginnya gak apple to apple, lebih bijak bandinginnya sama posisi pembalap pabrikan. Jaman Pol Yamaha hampir selalu podium, jaman Folger Yamaha empot2an, itupun Folger gak jauh2 amat dibandingin Vale yang sekarang suka ngeluh.

    Guest
  7. Entah ya..cb flashback kmrn dng mengesampingkan prestasi. Knee & elbow down duo KTM Pol & Bradley di RC16 mirip lho. Artinya kan RC16 “minta” seperti itu, dan jd bukti jg bahwa Pol “mau”..

    Guest
  8. Folger itu emang pembalap bagus dan masih muda, sayangnya langganan BPJS sering cidera. Hahaha 🤣

    By the way, hope the best for Folgass !

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here