TMCBlog.com – Bro seklaian, Mendengar kata Safety Riding  . . kata kata ini jelas tidak seksi dalam kaca mata pemberitaan, kalah ‘seksi’ sama kata kata ‘spyshot’, ‘kupas tuntas’, ‘motor baru’, atau mungkin ‘valentino Rossi’ . . . Nah adalah kerja yang cukup berat bagi para trainer dan penggiat Safty riding untuk membuat dan mengubah paradigma ini, salah satu cacara yang tmcblog cukup apresiasi adalah yang dilakukan Astra Motor Jogjakarta yang membuat Edukasi Safety Riding Jadi Tujuan Wisata Alternatif  .. . begini ceritanya sob . . .

Tren edukasi safety riding sebagai sebuah tujuan wisata alternatif di Yogyakarta terus berlanjut di awal tahun 2018. Bertempat di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta peserta yang berasal dari berbagai kota di Indonesia belajar bersama dengan instruktur safety riding berpengalaman dari Honda mengenai sikap dan ketrampilan berkendara di jalan raya.

Tercatat dalam data Korlantas Polri jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai angka 28-30 ribu jiwa per tahun. Angka tersebut termasuk tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang tergabung dalam ASEAN. Dari jumlah tersebut, salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia adalah faktor kesalahan manusia (human error) dan perilaku berkendara di jalan raya yang tidak tepat.

Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal mengungkapkan bahwa saat ini sebagian masyarakat telah menyikapi kondisi tersebut secara proaktif, salah satunya dengan berkolaborasi bersama Astra Motor Yogyakarta menjadikan edukasi safety riding sebagai tujuan wisata alternatif di Yogyakarta.

“Di awal tahun ini terdapat peningkatan jumlah peserta edukasi safety riding dari kalangan pelajar yang berasal dari sekolah-sekolah di luar Yogyakarta. Biasanya mereka mengkombinasikan edukasi safety riding ini dengan destinasi wisata budaya, wisata alam, dan wisata belanja yang banyak terdapat di Yogyakarta saat mereka melakukan study tour ke kota pelajar ini.”

Hingga pekan keempat bulan Januari 2018 ini tercatat tak kurang dari 420 pelajar dari luar kota yang berkunjung dan belajar bersama di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Beberapa sekolah tersebut antara lain adalah SMK N Sukaresik Bandung, SMK Muhammadiyah 7 Wonosegoro – Boyolali, SMK Roudhathul Magetan, SMK N Bendo Magetan, SMK Manggalatama Binangun – Cilacap, dan SMK Muhammadiyah Muntilan.

Sebagai sebuah tujuan wisata edukatif setiap peserta yang mengikuti program edukasi akan mendapatkan serangkaian pelatihan baik secara teori ataupun praktek. Selain itu peserta juga dapat mencoba simulator canggih Honda Riding Trainer (HRT). Simulator ini akan mengajak peserta belajar perilaku aman berkendara di jalan raya hingga mengenali potensi bahaya dengan berbagai pilihan situasi, rute, hingga tingkat kesulitan yang dapat disesuaikan dengan kondisi sebenarnya.

Capaian Tahun 2017 dan Target 2018

Sepanjang tahun 2017 jumlah peserta yang mengikuti pelatihan safety riding bersama dengan tim instruktur Astra Motor Yogyakarta mencapai 8.436 orang. Peserta tersebut berasal dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, komunitas bikers, perusahaan swasta, hingga aparat dan pegawai negeri sipil. Di tahun 2018 Astra Motor Yogyakarta mencanangkan setidaknya akan memberikan pelatihan dan edukasi safety riding kepada 9.800 peserta.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan pelatihan safety riding kepada tim Astra Motor Yogyakarta di tahun 2017. Semoga di tahun 2018 ini kami dapat semakin berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang aman berlalulintas.” pungkas Iqbal

7 COMMENTS

  1. Safety riding taek honda, helm lu aja busuk bobrok model terex dari jaman batu gk pernah bagus desain dan materialnya gk safety banget, helm borongan harga @20rb/unit + motor kurang safety khas hunda di sektor rem depan gak pakem klw hujan feelnya gk enak pengalaman pake hunda repo absolut-tikerrepo-bit esp-pario karbu

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here