TMCBlog.com – Assalamualaikum, Jum’at berkah Bro sekalian . . . di tataran Publik, resign nya Livio Suppo dari team manager Repsol Honda pada akhir Race MotoGP Valencia 2017 sepertinya sesuatu yang natural natural saja. Seperti sebuah peralihan masa jabatan biasa saja. Walaupun mengejutkan, tidak ada terlihat riak riak dramatis yang terjadi saat itu, Toh Livio suppo sendiri seperti tidak melakukan perlawanan . . . Lagi pula pernyataan pertama Kali mengenai hengkangnya Suppo hadir dari mulut Suppo seperti, dan ini sekali lagi memperkuat silogisme bahwa Kejadian ini murni permintaan dari Suppo. Apakah benar begitu ?

TMCBlog sebenarnya sudah mulai curiga ketika mengetahui awalnya bahwa Sebenarnya masa Kontrak Livio Suppo saat resmi hengkang dari HRC masih menyisakan 1 tahun lagi ke depan ( berakhir pada akhir musim MotoGP 2018 ) .. . Logikanya gini . .. Biasannya orang mundur dari jabatan sebelum masa tugas punya beberapa alasan, salah satunya adalah karena kegagalan . . . Orang yang mundur saat masa kekemasan juga ada seperti Casey Stoner misalnya .. Casey punya alasan yang sangat spesifik dan nggak bisa diganggu gugat . . pada dasarnya ia sudah muak dengan publisitas yang ada di MotoGP . . Michael Schumacher sempat mundur saat jalan keemasan .. namun akhirnnya balik lagi karena nggak tahan, begitu pula Biaggi dan lain lain…

Jika kita coba trace . . Marquez Juara dunia, Repsol Honda juara team 2017, Honda Juara manufaktur . . . artinya . . . apa yang sedang dilakukan Oleh Livio Suppo sedang berada pada level paling tinggi dari seorang Direktur/Manager Team MotoGP . . tapi kenapa Ia keluar ? dan anehnya, sampai sekarang nggak banyak juga alasan alasan Kuat dan Logis yang keluar dari mulut Livio Suppo saat mengkonfirmasi alasan hengkangnya ia dari HRC . .. tambah aneh kalo dipikir pikir ulang sob hehehe . . .

Dan ketika di Media Room Sirkuit Sepang, diadakan pertemuan 3 penulis Motorsport TMCBlog .. Saya sendiri, Nugie dan Manuel Pecino . . dan di salah satu pernyataannya Manuel mengatakan dengan jelas bahwa menurutnya Livio Suppo itu dipecat, bukan mengundurkan diri . . yang mecat siapa ? Ya sesuatu yang lebih berkuasa dari dirinya lah . .. diatasnya tentu sudah bukan lagi Shuhei Nakamoto kala itu . . . namun pencopotan Suppo kala itu, disinyalir kuat memang satu paket dengan dengan apa yang terjadi dengan Shuhei Nakamoto . .. Maksudnya ?

Jadi Gini sob . . kalo kita mau flashback lebih dalam, pada era tahun 2000-an awal, terlebih lagi selepas Valentino Rossi hengkang dari Honda ke Yamaha .. Honda benar benar dalam masa suram atau masa kemunduran . . . Hayden juara di tahun 2006 Boleh dibilang bukan sesuatu yang ‘luar biasa’, lebih kombinasi dari sial dan inkonsistennya Valentino Rossi Plus konsistennya mendiang Nicky Hayden kala itu. . . Setelah itu ? . . HRC boleh dibilang nggak berdaya, terlebih lagi saat tahun 2007 Stoner pindah dari LCR ke Ducati dan kebetulan naturalnya Ducati klop banget sama talentanya Stoner . Tambah susah Repsol Honda kala itu untuk menembus gelar Juara dunia . . . Biaggi, Barros, Hayden, Pedrosa, Dovizioso adalah jagoan jagoan repsol Honda kala itu.

Nahhh, Setelah menyelesaikan 9 tahun masa jabatan di F1, Shuhei Nakamoto hadir di HRC sebagai President . . di Dua tahun pertama, Nakamoto melakukan perubahan di diri management HRC, menghadirkan ” wakil Orang barat “ Yakni Livio Suppo yang secara natural seperti Hadir sepaket dengan kehadiran Stoner dari Ducati ( Livio suppo awalnya juga di gaet Honda dari Ducati pada tahun 2010 )

Nakamoto kala itu memandang, HRC butuh seorang yang berasal dari western/ barat untuk hadir dalam struktur management team yang punya otoritas lumayan banyak , lebih dari sekedar crew chief . . Ia bisa memikirkan banyak hal, mulai dari soal PR, nego gaji pembalap, team dan lain lain . . . Nakamoto saat itu merasa, kalo soal soal Humanis begitu diserahkan ke Orang Jepang, akan ada banyak tembok pembatas terutama soal komunikasi . .. Singkat kata diperolehlah Livio Suppo yang awalnya 2010 kita mengenal sebagai Marketing Director . . walau akhirnnya saat Stoner bergabung dengan HRC yakni 2011, peran Suppo bertambah menjadi Communication and Marketing Director.

Semenjak Duo Nakamoto-Suppo memegang management HRC . .. Jalannya anak perusahaan Honda yang bergerak di bidang racing ini jadi benar benar di luar jalur management mainstream gaya Jepang. Sebelum Nakamoto hadir, kita tentu nggak pernah ada yang kenal satupun pembuat keputusan di HRC . . Sebut siapa nama Petinggi HRC yang dikenal sebelum era Nakamoto? TMCBlog sendiri gelagapan kalo ditanya .. dan walaupun ingat, namun tentu level ketenarannya tidak sebanding dengan era Nakamoto-Suppo

Nakamoto Sudah Jadi RAJA . . itulah yang terlihat dari kacamata Honda Jepang saat itu . . sebuah situasi yang sebenarnya oleh Honda sudah dapat dilihatsecara kasat mata semenjak 3-4 Tahun masa bakti Nakamoto di HRC . .. Nakamoto layaknya sebuah superbody, hampir semua keputusan penting hadir dan bergantung pada iya atau tidaknya Dirinya plus ‘tangan kanan Barat’nya saat itu Yakni Livio suppo .. dan Ini tidak disukai oleh Honda jepang . .. Ini harus segera diakhiri . . Namun saat itu prestasi demi prestasi selalu hadir saat kepeminpinan nakamoto-suppo . . Honda dengan soul Ke-timurannya tidak menyukai drama, ada eweuh pakewueh hadir di sana . . Bingung, mau pake cara apa nih buat mengakhiri kepeminpinan sang eyang . . dilema . . galau . . . dan Ini melenggangkan kepemimpinan era Nakamoto-Suppo sampai beberapa Tahun kedepannya, sampai akhirnnya Honda merasa bahwa ini harus berakhir.

Sepertinya untuk menghindari drama yang terlalu berlebihan dan mencoba untuk menghindari potensi hadirnya superbody superbody selanjutnya setelah era nakamoto, perubahan dilakukan dalam pola struktural management team itu hal hal Yang awalnya dipegang oleh Duo Nakamoto – suppo dipecah menjadi 3 . . dan hadirlah saat itu Shinichi Kokubu sebagai direktur dan General Manager Technology Development Division, Tetsuhiro Kuwata direktur yang fokus memanage team dan pembalap, dan Naoki Hattori bertanggung jawab soal marketing dan persoalan persoalan institusional HRC . . Nakamoto sendiri . . . yahhh mungkin udah kayak petinggi petinggi di negara kita dimasa lalu saat akhir karirnya biasanya diberi tugas sebagai duta besar . . Nah, Untuk menghindari drama, diberilah tugas baru kepada eyang Nakamoto .. Di Dorna sebagai direktur yang ngurusin Talent . . bla bla bla sekali lagi .. nggak Logis . . . peran jenis apa pulak itu? ( kalo dibaca pakai logatnya naga bonar pasti lebih dramatis ) dari hingar bingar panas medan perang berkompetisi dengan Lin Jarvis dan Gigi Dall Igna . . tiba tiba eyang dapet peran menurut tmcblog (imho) boleh jadi ini sorry to say adalaah sebuah ‘ peran kosong ‘ buat Nakamoto, seperti ada upaya sistematis untuk mengecilkan peran Nakamoto . ..

Lahh jadi keterusan ngobrolin Nakamoto deh . . . Lanjut . . . Perlu sobat sekalian ketahui perpanjangan kontrak Livio Suppo terkhir ( berakhir pada akhir 2018 ) sebagai Direktur Komunikasi dan Marketing HRC dilakukan di akhir masa jabatan Shuhei nakamoto . . Lha ini gimana Honda jelas bingung awalanya . . ini Mbah mau di purnawira ehhh malah membuat sebuah keputusan penting dalam tubuh management . . . menurut TMCBlog, saat itu bisa saja Honda bertindak ‘Implusif’, Namun sekali lagi itu bukan karakter orang Timur dan karater Honda .. mereka nggak demen sesuatu yang dramatis . . Mereka akan buat perubahan namun terasa seperti sebuah hal yang natural dan itulah yang kita bisa lihat semenjak resignnya Nakamoto sampai resignnya Suppo . . dan menurut TMCBlog Honda berhasil membuat ini “Terasa Natural” . .

Jadi sekarang kalo sampeyan jeli sob . .. Alberto Puig itu menurut TMCBlog bukan menggantikan Posisi Dari Livio Suppo IMHO . . Lha gimana Logika dari kosa kata ” menggantikan ” itu bisa pas ? . . Livio suppo itu awalnya adalah HRC Communications and Marketing Director . . Dan Alberto Puig saat ini hanya ‘sekedar’ Team manager . .. beda dong antara Director dan manager ? Menurut TMCBlog peran Puig saat ini sebagai ‘wakil wajah barat’ di Management HRC tetap ada, walaupun dengan perbedaan tingkat jangkauan tugas dan wewenang dalam penentuan keputusan team . . . dengan kata lain downgrade dari peran Suppo saat itu . .

Yap, udah lama saya – Taufik mau berbagi ke sobat sekalian mengenai kisah ini . .. oh ya tulisan di atas walaupun ditulis mirip seperti alur cerita, Namun pada dasarnya kisah di atas lebih merupakan kumpulan puzzle puzzle yang coba TMCBlog rangkai untuk memperlihatkan logika logika yang terkuak dari hengkangnya paket Nakamoto – Suppo . . mengenai cerita persisnya mungkin hanya Tuhan, HRC, Nakamoto – Suppo yang tahu . . . mudah mudahan bisa menjadi info yang bermanfaat atau minimal memperluas cara pandang kita. .. Ciao sob !

Taufik of BuitenZorg

155 COMMENTS

  1. JL 99 nasib masa depannya minim pemberitaan wak ….
    Tidak ada kah team pabrikan yg tertarik meminangnya …..

    Guest
  2. Makin menarik
    Dari team – rider – sponsor – manager – crew
    Semua ganti2
    Klo bnran suppo ke YFR
    Kemungkinan Jervis pindah jabatan

    Guest
    • Ya memang ada isu tersebut dan
      rumornya Om Lin mau di fokuskan ke Marketing Yamaha entah global atau eropa nih

      Administrator
    • Om Suppo sudah jawab sendiri tentang rumor dia mau ke yamaha di akun pribadinya di IG, pas ada pens yg nanya. dia jawab NO (pakai huruf capital).

      Guest
  3. Jadi pada intinya, yang HRC inginkan adalah orang Jepang lebih banyak berkecimpung lagi di Tim HRC ya Pak?,.
    Dan memakai jasa Alberto Puig sebagai representasi ora barat?

    Yg saya mau tanyakan, Apakah HRC masih punya power di Dorna sepeninggalan Suppo…?

    Guest
    • sebenarnya mungkin bisa jepang bisa siapa saja, namun karakter superbodynya itu yang menurut saya lebih disorot saat jaman kepemimpinan Nakamoto San

      Administrator
    • Biar Honda ya Honda,bukan Nakamoto atau suppo jadi kalo orangnya udah nggak ada (di management itu) nggak terlalu bergantung sama tokoh itu

      Guest
    • Hehe,sama kayak sepeninggal Soichiro Honda sempet agak hilang arah inovasi inovasi nya,tapi wajar dia penemu dan pemilik sesungguhnya
      Paling tidak nggak kayak bung Karno yg diberhentikan secara paksa dan diasingkan dgn tidak layak sampai nafas terakhir

      Guest
  4. mungkin honda suka petualangan wak…gak mau juara dengan cara mudah (marquez-nakamoto-suppo + RC213V itu kombinasi yg mengerikan untuk lawan2 honda), atau ini permintaan DORRRNA supaya anak emasnya (wak Haji pasti taulah) yg sudah “berumur” itu bisa juara supaya bisa buat selebrasi perpisahan yg WOOOW nantinya….ahhh cuma mreka yg tau wak, kita cm bisa nebak2 aja

    Guest
    • Yup, yahaha n ducati yg suka OPREK REGULASI itu taπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
    • kan mungkin bro…aneh aja kan, saat mreka punya senjata kuat dan dengan mudahnya juara, mreka buat keputusan seperti ini

      Guest
    • Honhon kan juga oprek regulasi biar MM93 bisa masuk ke Repsol Honda.

      Gajah di depan mata tak tampak, Semut di ujung dunia tampak

      Guest
    • @ray regulasi rookie wajib ke satellite dulu ada setelah jolor masuk ke motogp yg salah satu alasan regulasi itu gara gara si jolor yg sekali crash sampe jumpalitan apalagi yg sampe dia cedera itu maka oleh dorna dibuatlah aturan itu. dan regulasi itu dioprek saat mm mau promosi ke motogp
      saya yakin anda tau tapi karena misi anda adalah nyeles dan anda bagian dari divisi e marketing suatu pabrikan maka tugas anda adalah mengcounter setiap hal dari pabrikan rival anda dengan sedikit mengaburkan fakta

      Guest
    • Pada ribet banget, rekor demi rekor sudah terpecahkan, pada ketar ketir rekor jumlah jurdunnya semakin mendekati pujaannya

      Guest
  5. Mantap wak haji.. selain ulasan motogp yang khas dan akurat, hal yang begini ini yang gak ada di tempat lain..

    Guest
  6. kabarnya suppo mau digaet sama YFR gantiin posisi lin jarvis,, apakah nanti bakalan sepaket sama nakamoto san?

    Guest
    • woh kalo sepaket sama nakamoto akan jadi sebuah cerita yang luar biasa secara nakamoto Honda Banget . . asli bakalan geger banget, seluruh karir hidup racingnya boleh dibilang di Honda , sedangkan Kalo suppo memang Profesional yang biasa pindah pindah pabrikan.

      Administrator
    • Samurai yang baik tidak akan meninggalkan tuannya meskipun dia sudah memasuki masa purna bakti.

      Belajar dari Masao Furusawa yang gak mau diajak ke Ducati setelah pensiun dari pekerjaannya.

      Editor
    • Tapi era yamaha masih di pegang Ichiro Yoda ,akhir nya mau juga pindah ke kawasaki om … Hehehehe

      Guest
    • coba ga ada markes… ££££££££££££££££££££££££££…πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜₯

      Guest
    • jangan suka berandai..itu koplak dan ga smart..semua berjalan sesuai skenario penguasa alam..oaham ora son??

      Guest
    • wkwkw liat tuh perkataan Suppo 2016, wkwkwkw.

      diem deh lu sales ahaem

      alien mau make motor apa aja pasti juara. jadi kasihan sama Pedrosa, mungkin kalau motornya lebih bagus dia bisa juara dunia

      Guest
    • Lho, kata fansboy rossi/markes haters yg bikin markes hebat itu RCV, yg bener yg mana nih?? Muahahaha

      Guest
    • Sama aja kalo yamaha gak ada rossi pasti zonk mentok di JL doank kan… kalo, andai, jika coba dll mah gak realistis… liat kenytaan aja sekarang nte tipikal orang yang gak bisa terima kenyataan kalo kenyataannya emang pahit….

      Guest
  7. sama halnya honda mempertahankan marketsharenya roda dua di tanah air.
    mereka gk mau indo punya product lokal, sekali tumbuh langsung dibasmi.
    mereka bikin sistem seolah2 pemerntah bergantung pd mereka(ekonomi,pengangguran), dan mereka menjaga eksistensi dgn system2 seperti diatas seolah2 berjalan dengan natural. dalam ajang balapan aja seperti itu apa lagi klo sudah ke ranah perut, eksistensi,survival, pasti lbh wow lg gerakgeriknya.

    Guest
    • Semua konspirasi pihak asing yg ada di dlm negeri sperti itu. .gk perlu sebut merk, trkecuali anda brmaksut mnyudutkan oleh krena kpentingan pribadi.

      Guest
    • Sama semua perusahaan asing yang menguasai market di negara lain juga pasti melakukannya gak cuma perusahaan otomotif lebih tepatnya semua otomotif jepang pasti saling kongkalikong untuk menahan pertumbuhan industri lokal… lo kira cuma honda aja karena dia skrg pemegang market.

      Guest
  8. Sy pikir cuma sudah gak sejalan and seirama doang HRC, Nakamoto,Suppo…

    ternyanya ada kisah yg jelimet … ..

    nice info tmcblog πŸ‘

    Guest
  9. kata vr|46 di 2017 MM nyaris jatuh tapi g jadi jatuh bukan suatu kebetulan ada sesuatu di motor Honda, apa itu Wak ?

    Guest
    • kalo ada sesuatu di rcv itu semua rider Honda (nakagami,luthi, Franky, Crutchlow, Pedrosa) kaga bakal pernah jatuh dll…….

      Guest
    • Sudah dibahas ini salah satunya karena konfigurasi mesin V4, ayo dicari di artikel sebelumnya

      Guest
    • Itu?? Ya karena yg lain butuh menang jg. .udh mau jatoh, Eh gk jadi—juara malah. .😊😊

      Guest
  10. mungkin kedepannya Anggono Iriawan AHRT di rekrut HRC, agar ada nuansa Asia ….

    secara AHM ladang duit Honda motor juga …

    ✌

    Guest
  11. dibut film bagus bingit ini… dari rossi, biaggi, barros , hayden, pedrozonk, dovi, marwoto….. ohhhh HRC skenario drama nyata kehidupan yang bagus, bahkan Sang Penguasa kehidupan menyetujui (tapi semoga ngak merestui )….

    Guest
  12. penjabaran yg mungkin belum pernah ada sebelumnya nih kang, drama2 dibalik layar motogp memang menarik untuk dibahas.. udah mirip film/sinetron…

    Guest
  13. emang bahaya di dalam struktural ada Superbody…

    kalo ingin hacurkan sesuatu, habiskan saza Superbody tersebut….. maka ostomatis hancur dengan sendirinya semua ..

    Guest
  14. Kita lihat seperti apa HRC sepeninggalan Suppo& Nakamoto …

    Itu jadi tantangan sendiri bagi HRC… true HRC selalu cari jalan sulit……

    Guest
  15. di pungut Yamaha…, cie cie yaa selalu dapet sisaan Honda, kang oci beserta burgess & crew Sutopo ehh suppo… …

    Guest
  16. artikel yang sangat ditunggu-tunggu,ruar biasa ulasannya,mantap nih warung gass terooss wak..wak ulas tetentang pengembangan M1 donk,kok kayanya yamaha lama banget merespon kelemahan M1 dari tahun ke tahun..atau petinggi-petingggi di yamaha harus dirombak juga nih wak biar maknyus..cmiwww…

    Guest
    • Salah satu kunci yang menurut saya lagi dikerjakan sama YFR adalah missing link soal electronic expert / ECU dan softwarenya . . untuk sementara belum ada update yang terdengar lagi soal ini
      Kita tunggu hasil di Tarck dimana Yamaha M1 lebih ‘netral’ biar lebih presisi

      Administrator
  17. Nakamoto kalo udah gak ada power atau istilah tmcblog “peran kosong” … percuma dong dy Dateng ke Paddock waktu Dimas Ekky Wildcard . ..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ , kita dah GR, waah dilirik/dipantau HRC niih…

    Guest
  18. Bahkan team sekelas HRC pun ada intrik di internalnya bahkan team ini terkenal solid (solid di luar, tetapi didalam tetap ada evaluasi dari Honda yang jd atasan HRC sendiri). Apapun itu kayaknya Honda tidak mau prestasi HRC tergantung pada individu2 tetapi harus menjadi etos dan darah HRC sendiri. Memang Honda saya akui ambil jalan yang sulit dr pada nanti ketergantungan dangan individu spesial. Kalo sampai Tahun ini Honda menyamai prestasi tahun lalu, berarti regenerasinya terus berjalan.

    Guest
    • itu namanya manajemen konflik. soalnya bos di kantor jg seperti itu sistem kerjanya. no individu yg menonjol. dan ini pula yg mungkin akan bikin pedrosa terdepak karena MM minta naik gaji terosss HAHAHAHA

      Guest
  19. Selanjutnya dengan posisi Pedrosa dong Wak ????

    kalo Pedrosa mau colong start , langsung ja duluan kontrak KTM di nego … HRC kontak Dovi Kam udah signal tuh…..markes dah iket kontrak

    Guest
  20. HRC mau ngusir Pedrosa gak enak hati, .. malah pake cara kontak Dovi….

    itu mah signal Alus ngusir Pedrosa…. ribeeett nih HRC.. . .. basa basi nya ..mπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚βœŒ

    Guest
  21. Gak cuma di tim balap wak taufik…. Di dunia developer besar ada yg seperti itu, soalnya pernah mengalami

    Seperangkat Top manajemen atas mulai diganti orang2 dari Singapore (pdhl mendatangkan mereka pengeluaran luar biasa) pelan2 orang lama digeser ke area jauh dari jkt, klo gak kewenangan dipreteli pelan2…. Tujuannya agar resign bedol desa semua

    Toh setelah sekian tahun org2 SG tersebut jg dihabiskan kontraknya….. Diganti yg baru lagi dari lokal jg

    Pdhl orang lama kinerja bagus, atitude kerja sudah terbangun baik, project lancar,

    Opini saya mungkin prinsipal mencegah superbody yg semakin lama membesar dan bisa menjadi ketergantungan (prinsipal bayangan) yg mengakar, inovasi2/jalan terjal baru dari prinsipal terhambat terbentur keuntungan yg dihasilkan superbody…. Istilahnya “nih gw dah kasih untung gede terus ngapain nencoba cari untung dari yg lain?”

    Guest
    • kalo ane liatnya.

      si naka dan supp ini cuma andelin MM jadi semua motor dibuild cuma untuk dia seorang. H ga mau begitu, karena kedepan akan ada anak2 baru yang muncul berkembang melihat KTM, Suzuki, Ducati mulai meningkat.

      kalo yang bisa kendarai itu motor cuma MM seorang habislah riwayat H begitu MM pindah atau pensiun.

      soalnya kalo diliat prestasi pebalap no 2 H itu cukup jauh dibanding no 1 nya. ini bakal jadi preseden buruk kedepannya.

      Guest
    • ntabs sebenarnya seperti di kubu yamaha, terlalu tergantung sama furusikawa eh sapa namanya..maap2, secara marketing tergantung sama rossi., mang dari dlu honda gtu yah, gak di balap di dunia marketing juga begitu, makanya gak ada brand ambas yang kuat banget…

      Guest
    • betul.. kubu Y juga sewaktu2 akan drop tapi dengan dia meminang MV dan JZ ada kemajuan. ga ngandelin VR doangan.

      Guest
  22. Hmmmm…
    Berarti ada orang dibalik layar yg lebih berkuasa punya keputusan absolut akan jalannya Honda GP?
    Maksudnya diganti ganti agar tidak ‘didewakan’?
    Atau agar terlihat motornya yg hebat? Bukan managementnya?
    Tapi kenapa pembalapnya tidak diganti jg?
    Kalau alasan agar tidak super harusnya pembalapnya jg dong?

    Pertanyaan utamaya siapa orang itu? HONDA SAN kah? Anak turunannya honda san? Atau pemegang saham terbesar honda?
    Lalu apa alasannya? Untuk apa?
    Benar, jangan sampai ada orang yg di dewakan. Tapi kenapa pembalapnya tidak? Marc? Dani apa lagi.. Bukannya seharusnya diganti?
    Apa mereka ingin lebih terkenal? Kenapa hanya dibalik layar?
    Strategi marketing?
    Bukankah langganan juara itu lebih baik untuk jualan?
    Atau yg dibalik layar itu jg pemilik saham dorna, butuh sesuatu agar tidak monoton & ramai tontonan?
    Atau orang yg dibalik layar itu jg punya saham Yamaha? Atau Suzuki?
    Dimana dia ingin jualan mereka dibrand lain tetap laku?
    Atau?
    Ahhh terlalu banyak kalau menduga duga.
    Ok anggaplah benar “Honda suka mencari jalan sulit”, tapi kita semua tau, Honda atau siapapun orangnya tidak akan ada yg ingin hanya sekedar mencari jalan sulit. Mereka mau menempuh jalan sulit karna iming iming keuntungan lain.
    Ingat mereka menggunakan V5, kalau tidak ada untungnya ngapain? Mesin 4segaris lebih mudah lebih murah.
    Tidak ada yg tidak ingin keuntungan.

    Guest
    • sptnya bukan Cari jalan sulit (dr sudut pandang org luar ) tp lebih ke konservatif / idealisme mereka sendiri.

      Guest
    • justru pembalap hebat mereka disimpen rapet bro…, soalnya kalo pembalap hebat trus dilepas pake brand lain, & ternyata juara, berarti yang hebat pembalapnya, bukan motornya, jadi kalo bisa si pembalap dikekepin terus sampe pensiun…, kalo pindah pun kira2 yang udah ga bisa menang, jadi yang dikenang ya motornya, ya pembalapnya
      kalo V5, secara motogp itu lab riset mereka, tentu mereka pengen nyobain ini itu, kayak jaman 2 tak mereka sempet pake V2 500cc, kalo ternyata ga sukses ya ganti lagi…, karena honda bisa dibilang inovatif, dan dengan dana riset yang gede, mereka bisa bikin apa aja, kasarannya begitu

      Guest
    • Orang diatasnya yg komisaris2 honda di Jepang. HRC kan cuma cabangnya Honda. Masih ada komisaris honda motor, nanti ada honda mobil, ada lagi atasnya yg membawahi baik motor maupun mobil pastinya.
      Klo ada yg nonton documentary Marc Marquez 2017, disitu Marc sedikit menyinggung ttg Boss2 honda pas awal film. Pas dia sarapan didatengin Kuwata yg deg2an dengan final battle Valencia.
      Soalnya ini tahun pertama Kuwata. Marc tanya apa boss2 datang, apa kuwata stress?? dan kuwata mengakui klo banyak pressure di pundaknya(dari boss2 jepang), tentunya agar Marc bisa juara.

      Guest
    • Intinya satu.
      Biar honda gak tergantung sama individu tertentu. Contoh MU speninggalan opa SAF.. gonta ganti coach tetap terpuruk..

      Guest
    • yup. karena Naka dan supp terlalu tergantung MM.

      motor itu cuma nempel ke MM aja selain itu ngga wah.
      itu yang jadi beban berat H.

      bayangkan begitu MM pensiun atau pindah pabrikan. H terpuruk banget pasti

      Guest
  23. super body atau ngandelin satu orang memang ga bagus jg. ada tuh yang penjualan nya ngandelin satu orang. lah kalo sampe mokat tuh orang banyak fans nya yang bilang bakal cabut ga seru lah dll lah. intinya mah rotasi penting, karena mungkin HRC di ibaratkan sistem yang berjalan, jadi harus tetap jalan dengan atau tanpa orang super body tsb. ini jg berlaku buat moto gp masa iya mau ngandelin nama besar legenda doang, yang ada bakal jadi bomerang buat kejuaran moto gp itu sendiri. #cumaopini #nooffense

    Guest
    • itu yang namanya aji mumpung bro…, ilmu marketing sederhana, mumpung ada brand ambassador, mumpung ada pesona yang masih bisa menarik semut2 ngerubutin motogp, ya dimanfaatin kan, toh yang dipoles gak cuma satu sisi, penyeragaman ecu, talenta2 baru, drama2 lain juga disiapkan biar kalo nama besar legenda tadi pergi, semut2 yang udah dateng gak ikut pergi. Karena juara dunia aja belum jaminan bisa jadi marketing yang baik,

      Guest
  24. Mudah mudahan supo nulis buku tentang biografinya sendiri.. Dan ada tulisan mengenai keluarnya dia dari HRC kaya rosi dulu he… Jadi rasa penasarannya terjawab.. He..

    Guest
  25. dibaca pelan pelan masih bingung sumber dan alasan kuatnya masih sebatas opini.
    kalo saya bilang mah hanya waktu yang bisa menjawab.
    suppo kan bilang pensiun karena sudah capek dan pengen istirahat dari hingar bingar dunia permotoran khususnya motogp, nah disatu sisi gosipnya dia dilirik yamaha buat menggantikam posisi lin jarvis. kalo emang istirahat dan pensiun hanya alasan buat menutupi pemecatan dia, secara logika dia bisa aja ke yamaha. tp kalo dia menolak dan memang gak terjun ke dunia motogp. yak berarti fix dia pensiun mau istirahat, gitu aja sih simple

    Guest
  26. Belum tentu juga sih isu2 tsb. Kita tidak tau pasti sebelum suppo pindah alias bukan pensiun spt yg di katakannya

    Bagaimana dgn direktur marketing com carlo fiorani ?

    Guest
    • Atau ada kaitannya dengan stoner ke ducati ? Stoner tau luar dalam rcv untuk pemgembangan ducati

      Guest
  27. karena jika nakamomoto jadi raja tunggal, itu nga bagus juga, jadi diktotor nantinya.

    tapi kenapa nakamoto ngak dibalikin aja urus f1 yg lagi babak belur?

    daripada urus pembibitan?

    Guest
  28. thun 2016 profesor shuhei kluar, thun 2017 super livio kluar, dan menyusul thun 2018 insuyur pedrosa kluar(klau jadi ). tiga orang ini tau banyak hal ttg daleman honda, klau 3 orang ini bersatu, mungkin mereka bisa menelan*angi bulat2 badan honda. klau sampai pabrikan lain kyak ktm atau yamaha ‘menangkap’ ketiga orang ini(shuhei-livio suppo-pedrosa), lampu kuning akan megnhampiri kubu honda

    Guest
    • Masalahnya gak sesimple itu bro,walupun ktm bisa bajak 3 orang tsb tpi ktm blum punya pembalap selevel MM,dan ktm jg tdk punya ahli elektronik jebolan magneti mareli macam hrc punya tosi,motogp itu komplek bro

      Guest
  29. belum terjawab nih, suppo dipecat ato dipaksa resign…., misal di mutasi ke F1 ato ngurusin AHM ato apa yang dia gak suka, trus mending resign deh…
    intinya sii, diusir secara halus..

    Guest
    • Saat ini HRC gak mungkin mindahin seseorang kayak Suppo ke Honda Formula 1 Bro.
      Karena Suppo bukan seorang engineer dan Honda di F1 cuma sebagai engine supplier tidak punya team.

      Editor
    • @nugi : iya betul, itu hanya permisalan, maksudnya bisa disimpulkan suppo disingkirkan secara halus, biasanya kan klausul kontrak kan ada bunyinya “bersedia ditempatkan dimana aja sesuai kebutuhan perusahaan “, nah ini mungkin dia ditawari posisi yang dia tidak suka, ya udah mending resign aja

      Guest
  30. Menghindari Suppo-Nakamotocentris, karna akan berbahaya buat organisasi ketika mereka berdua sudah hilang, perkuat sistem, jd siapapun yg menjalankan, sistem yang kuat akan tetap menjamin organisasi jadi kuat. Intinya sih itu, apa lg Honda kan salah satu contoh perusahaan global yg punya budaya kerja organisasi yang kuat.

    Guest
  31. Shuhei Nakamoto resmi pensiun pas umurnya tepat 60 thn karna usia pensiun di jepang memang segitu. Kalo livio suppo memang aneh secara dia masih ada kontrak 1 thn lagi, kita lihat aja kalo tahun depan dia beneran ke yamaha berarti dia memang tdk mengundurkan diri dari HRC

    Guest
  32. Mirip saat Rossi hengkang ke Yamaha. Honda maunya Rossi menang karena motor Hondanya, bukan Rossinya. Jadi, HARUS HONDA yang di atas, bukan pembalap, petinggi atau tukang kebonnya!

    Guest
    • Bisa jadi itu ego dri seorg Rossi yg msh berapi-api (kala itu). .krna bagaimanapun tidak ada pbalap yg lbh besar dri tim dan panji2nya. .
      Kasus Gerrard di Livpool jg gt, bnyk holigan kecewa. .one man club akn selalu ada, tp tidak ada pemain yg lebih besar dri klubnya

      Guest
  33. tinggal 1 aja berarti yg superpower di honda, “MARC MARQUES”

    PR HRC gimana caranya punya pembalap yg bisa menang diatas RC213V selain marques.

    Guest
    • gimana ga buruk paijo.

      ente punya motor tapi yang bisa naekin tu motor cuma 1 orang doang.
      kalo orang lain yg lain ga sehebat dia. ini berbahaya. begitu regenerasi. apa kabar anak2 baru nanti?

      Guest
  34. Waalaikumsalam, semoga kita semua mendapatkan keberkahanya..
    Mantap ulasanya wak hajie πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    Guest
  35. Wak haji….tolong dong biar artikelnya enak di baca sebaiknya sales sales yg suka bc fa jelas di blokir aja…ga enak banget liatnya wak…..seperti inisial ..paijo,muke gile,bdt,dll ……

    Guest
    • Lho malah ngomongin diri sendiri tapi paje alibi orang laenπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
    • sejak kapan sy jadi sales???.. fitnah ? hoax?

      Semoga dosa dosa melimpah ke kamu Wawan Riau .. Amin

      nick kok alay banget ..

      Guest
  36. berarti udah kebaca dong ?? Pedrosa bakal out dari HRC, .. dengan sangat mudah & memungkinkan.. gak ada istilah “Pedrosa bakal ditahan HRC hingga pensiun” …. …. suppo & Nakamoto saza dikondisikan gini.

    Nah titik Pedrosa peka apa kaga nih… dari kondisi yg ada sekarang… atau cuek bebek.. fokus natap kompetisi 2018..

    paling mungkin Pedrosa mulai open kontrak dengan beberapa pavrikan, KTM, YAMAHA, SIZUKI, APRILIA… paling mengerucut ke KTM , Yamaha…

    KTM ; banyak kawan lama disana, sponsor ok, motor mirip, juara akan dikenang dan ciptakan rekor

    Yamaha ; tantangan menaklukkan Honda dengan Yamaha M1 satelit jauh lebih seksi..

    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚βœŒ

    Guest
  37. ingat v.rossi didepak ketika lg jaya2 nya,demikian lah HRC tidak mau jika inovasi hanya bergantung pada 1 orng.
    honda msh memegang teguh pendiriannya.

    Guest
  38. Bnyk yg gk kerasaan d hrc.😭😭😭😭😭😭

    Mnding pedro mnyusul pindh dr pda d tekn jd second rider trz..

    Mm93 jg pndh..

    Pmblp hrc tnggl nama😭😭😭

    Guest
    • Fbh Paijo gntiin mm93 melawan si tua vr46..😯😯😯😯😯😁😁😁

      Cm paijo yg kerasan d honda

      Guest
  39. penuh konspirasi tingkat tunggi dalam dunia balap moto gp, prediksi ngawur saya supo akan hadir di gridnya yamaha tahun depan

    Guest
  40. karena ini masih teori sepertinya juga bisa ada penyebab lain. Kalo sy nunggu move bang Suppo. Kalo dia konfirm join geng Biru baru sy 99% yakin mereka dikick HRC.

    Guest
  41. Mengundurkan diri di masa keemasan itu akan terlihat lebih Ok.

    Lihat saja nanti s Rossi kalau dia sanggup juara dunia lagi sebelum masa kontrak habis dia bakalan Pensiun. S Rossi gagal terus pensiun karena menunggu moment yang tepat biar dikenang dengan masa keemasan, bukan dikenang pensiun ketika karir jeblok

    Guest
  42. Paling respect sama Erv Kanemoto..

    3 jaman…
    Fresdie spencer, Cadalora 250/500, sampe Biaggi pun ditangani dia semua..

    Guest
  43. Namanya beropini, kalau misal suppo berperan semacam fake fire bagi ducati (meski bukan fake fire krn gk dipecat) terkait performa ducati musim ini?

    Guest
  44. Menurutku bisa jadi masuk akal wak haji..
    Bau baunya juga ini bisa jadi kontrak marc terakhir sama HRC apalagi kalo sampe marc juara 3x berturut2 .
    Kalopun mundur maksimal 2022 itu tergantung kondisi HRC juga gimana..
    Dengan gaet rider kuat macem dovi ato johan dan juara dunia bisa jadi malah memecah anggapan bahwa honda lahh yang membawa para rider juara bukan rider yang memang bawa motor jadi juara .
    Era development terbaik honda adalah ketika 2011-2014, selama 4 musim itu RC213V bener2 bisa dikendarai semua rider, terlihat ketika 2011 casey juara dunia dani bisa sangat2 mengimbangi, 2012 dani bener2 dipuncak dan kalo bukan karna bad luck dani lahh yang juara dunia, 2013 dani mendominasi dan sekali lagi bad luck yang di dapat begitu pula marc yang dapet motor dan mekanik bekas casey sehingga adaptasinya luar biasa, 2014 sekali lagi marc dan dani sangat sangat sangat mendominasi musim dengan 2/3 dimenangi honda..
    Tapi setelah perubahan rules, arah pengembangan berubah, rancu dan mengarah pada 1 rider hingga dani dan cal bilang RC213V hanya dibuat untuk marc

    Guest
  45. Isu HRC membidik Zarco dan Dovi itu berarti akurat ya..

    Karena Marquez pun sekarang jadi superbody rider, kalo gak diimbangi pembalap kedua yg mumpuni bisa2 HRC bakal kayak YFR yg didikte Rossi terus

    Guest
  46. Klau ane beranggapan mgkin jenuh juga lippo dn butuh tantangan baru itu aja wak terlepas dari segala spekulasi nya yg pasti jika lippo trs di hrc mka marquez akan semakin dominan dn itu akan sprti rossi wktu di hrc race pun lumayan jenuh ane liatnyabkrn kurangnya taring dari pabrikan lain klau skrg smw hampir rata dgn team baru meskipun tinggal meneruskan pstinya ada titik sulit utk di benahi dn itu membuat rc213v tdk bgtu sempurna sehingga m1 mampu jabanin meskipun tdk segahar ducati😁

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.